uang baru indonesia 100 ribu
Pecahan uang 100 ribu.

Waktuku.com – Kehadiran uang baru, masih terasa asing di Masyarakat, sebagian dari Masyarakat masih enggan untuk menerima kehadiran uang baru.

Kali ini datang dari Menado, uang baru masih di tolak sebagian kecil oleh pedagang yang berada di Manado, salah satunya di kalangan pedagang kecil di Kota Manado.

Raynaldi Salindeho, salah satu warga Kota Manado, mengatakan sejumlah pedagang warung kecil di pinggiran kota, masih menolak untuk menerima uang baru sebagai alat pembayaran yang sah, saat ia membeli barang di warung salah satu dari mereka.

“Kata pemilik warung, uangnya palsu. Jadi saya tak jadi beli barang. Ternyata hampir semua warung kecil masih menolak,” ucap Raynaldi.

Raynaldi mengaku uang pecahan Rp 50 ribu yang ingin dibelanjakannya tersebut terpaksa ditukar kepada orang lain sebelum bisa membeli barang. “Terpaksa tukar uang dulu,” ungkap Raynaldi.

Uang baru memang saat ini belum banyak ditemukan di Kota Manado, beberapa orang masih menjadikan koleksi pada uang baru ini, karena masih banyak yang belum memiliki uang baru di Kota Manado. “Nanti, kalau sudah banyak beredar, baru mau pakai. Kalau sekarang, disimpan dulu, karena memang belum banyak yang punya,” tutur Donny Musmar, warga lain di kota Manado, seperti kami kutip dari tempo.co.

Dalam kenyataannya masih banyak daerah lain juga yang belum mendapatkan uang baru, atau uang emisi, dan sebagian juga dari masyarakat enggan untuk ke Bank-bank menukarkan uang lama mereka untuk beralih ke uang yang baru.

Selain ketidaktahuan masyarakat awam akan uang baru ini juga dari mereka malas untuk ke Bank-bank adalah, karena sistem sebagian Bank membuat masyarakat awam masih belum mengerti untuk menukarkan uang mereka.

Selain masyarakat seharusnya pemerintah juga bisa memberikan sosialisasi terhadap masyarakatnya, jangan hanya terfokuskan saja oleh pemerintah pusat, sebaiknya ini menjadi PR bagi pemerintah daerah terutama yang berada di kota Manado.

Kota Manado hanya sebagian kecil dari mereka yang belum dan enggan menerima kehadiran uang baru di tengah-tengah masyarakat, belum lagi hal ini terjadi didaerah luar pulau jawa, yakni sumatera, nusa tenggara, sulawesi, papua hingga daerah terpencil lainnya, Manado hanya sebagian kecil contoh saja yang terjadi.

Mari kita sukseskan penyaluran uang emisi (uang baru) yang dicanangkan oleh pemerintah.

Dewabet