Proses Fotosintesis: Pada Tumbuhan Besarta Persamaan Reaksinya

Proses Fotosintesis

Waktuku.com – Proses fotosintesis merupakan reaksi kimia yang terjadi pada makhluk hidup khususnya tumbuhan. Dalam proses ini tumbuhan akan menghasilkan makanan sendiri yang dibutuhkan untuk terus hidup di lingkungan tempat hidupnya. Hal inilah yang membuat tumbuhan menjadi sejenis makhluk hidup yang berbeda dengan lainnya. Karena dengan melakukan fotosintesis mereka akan bisa menghasilkan makanan untuk disuplai ke seluruh bagian tumbuhan tersebut.

Tumbuhan selama ini memang sudah masuk ke dalam organisme autotrof dimana tumbuhan itu mampu membuat makanannya sendiri. Hal ini tentu saja membuat tumbuhan menjadi salah satu makhluk hidup istimewa. Dengan memiliki klorofil di bagian batang dan dengan adanya cahaya matahari, proses pembuatan makanan di dalam tumbuhan menjadi lebih mudah dijalankan.

Di bawah ini akan dibahas secara lengkap tentang fotosintesis baik dari definisi secara lengkap, proses terjadinya dari tahapan awal sampai selesai serta beberapa faktor yang mempengaruhi terjadinya fotosintesis. Ada pula persamaan reaksi serta rumus fotosintesis yang bisa dipahami semua pembaca supaya informasi menjadi lebih mudah dipahami.

Pengertian Proses Fotosintesis Pada Tumbuhan

Di dalam pengertian secara umum, fotosintesis merupakan proses biokimia untuk memproses pembentukan zat makanan yang didalamnya mengandung karbohidrat dan dilakukan oleh tumbuhan yang mengandung zat hijau daun (klorofil).

Hanya saja tidak semua dari jenis tumbuhan mampu melakukan sebuah fotosintesis. Karena harus tumbuhan yang memiliki klorofil saja yang bisa mengelola makanannya sendiri.

Sedangkan dalam pengertian KBBI, fotosintesis diartikan sebagai pemanfaatan cahaya matahari yang dilakukan oleh tumbuhan hijau (berklorofil) untuk mengubah karbondioksida dan air, sehingga menjadi karbohidrat dan diedarkan ke seluruh bagian tumbuhan.

Dari beberapa arti diatas, dapat disimpulkan jika fotosintesis merupakan aktivitas yang dilakukan tumbuhan untuk membuat cadangan makanan sendiri dengan memanfaatkan energi matahari sebagai sumber utama di dalam prosesnya.

Proses Terjadinya Fotosintesis

Berkaitan langsung dengan proses terjadinya fotosintesis dan saja hal pertama yang harus diperhatikan yaitu jenis tumbuhan yang mengalami proses memasak makanan tersebut. Karena hanya tumbuhan yang memiliki klorofil atau zat hijau saja yang bisa melakukan proses ini. Pada proses terjadinya fotosintesis, tumbuhan selalu membutuhkan karbondioksida dan air untuk melakukan reaksi kimia. Apalagi dalam proses tersebut cahaya matahari mempunyai peranan yang sangat penting. Jadi dapat disimpulkan jika fotosintesis hanya bisa dilakukan tumbuhan pada waktu siang hari.

Tumbuhan memperoleh karbon dioksida (CO2) dari udara dan langsung diambil oleh stomata atau mulut daun. Dan untuk mendapatkan air (H2O) tumbuhan mendapatkannya dari dalam tanah melalui akar dan langsung dialirkan ke batang tumbuhan. Semakin banyak air yang terdapat di sekitar tumbuhan, tentu saja akan memudahkan dalam proses memasak makanan tersebut.

Ketika cahaya matahari jatuh dan ditangkap oleh permukaan daun, kemudian klorofil akan mengikat cahaya matahari tersebut. Saat itu cahaya akan menembus lapisan epidermis transparan, kemudian proses tersebut akan diteruskan ke bagian mesofil. Pada bagian mesofil tersebut fotosintesis akan berlangsung secara bertahap. Setelah proses selesai maka akan menjadi energi.

Setelah menjadi energi proses berikutnya yaitu mengubah air menjadi glukosa/gula (C6H12O6) dan sebagian lagi akan menjadi oksigen (O2). Di dalam tahap akhir ini, semua proses fotosintesis kemudian akan menjadi makanan yang siap untuk disuplai ke seluruh bagian tumbuhan.

Pada bagian lain, oksigen yang juga dihasilkan dari fotosintesis akan dikeluarkan tumbuhan melalui stomata. Oksigen bebas tersebut bisa dimanfaatkan oleh makhluk hidup lain seperti hewan dan manusia untuk bernafas.

Faktor yang Mempengaruhi Proses Fotosintesis

Sejumlah faktor yang mempengaruhi dalam fotosintesis yang terjadi didalam tumbuhan. Karena beberapa faktor tersebut memang membuat proses terjadinya fotosintesis berjalan secara normal. Dibawah ini adalah penjelasan mengenai komponen yang mempengaruhi terjadinya fotosintesis serta pengertiannya.

Klorofil

Untuk melalui fotosintesis setiap tumbuhan harus memiliki syarat yaitu memiliki klorofil atau zat hijau daun. Di dalam pengertian secara umum klorofil merupakan zat penghijau yang khususnya terdapat di daun tumbuhan.

Untuk jenis tumbuhan yang tidak mempunyai klorofil biasanya tidak akan mampu melakukan fotosintesis sendiri. Sehingga tidak semua tumbuhan bisa melakukan fotosintesis karena syarat utamanya memang harus memiliki klorofil.

Cahaya Matahari

Faktor berikutnya yang mempengaruhi fotosintesis yaitu tersedianya cahaya matahari. Dengan bantuan cahaya matahari proses terjadinya fotosintesis akan berjalan secara maksimal. Karena itulah maka fotosintesis memang hanya bisa terjadi pada siang hari Pada saat matahari bersinar cerah.

Semua intensitas cahaya matahari memang sangat mempengaruhi fotosintesis. Karena semakin tingginya intensitas cahaya maka energi yang bisa dihasilkan juga semakin. Hal ini juga bisa mempercepat terjadinya proses fotosintesis pada tumbuhan tersebut.

Air (H2O)

Untuk mempermudah proses reaksi pada saat melakukan fotosintesis, tumbuhan membutuhkan air sebagai bahan yang digunakan pada proses tersebut. Karena tanpa adanya air semua proses yang terjadi dalam reaksi akan terhambat. Untuk mendapatkan air tumbuhan menyerap dari dalam tanah.

Pada saat kondisi lingkungan yang tidak mendukung atau kekurangan air, biasanya stomata tumbuhan akan tertutup. Penyerapan karbondioksida juga akan terhambat sehingga hal ini sangat mempengaruhi tumbuhan pada saat ingin melakukan fotosintesis.

Karbondioksida (CO2)

Faktor terakhir yang membantu dalam proses fotosintesis yaitu adanya karbondioksida. Untuk mendapatkan karbondioksida tumbuhan bisa mengambil secara bebas di udara melalui stomata. Hasil respirasi yang dilakukan hewan dan manusia juga bisa dimanfaatkan tumbuhan untuk mendapatkan karbon dioksida.

Dengan banyaknya karbondioksida yang ada di udara, tentu saja hal tersebut akan membuat tumbuhan semakin mudah menjalankan proses fotosintesis.

Reaksi Yang Terjadi Pada Proses Fotosintesis

Dalam proses fotosintesis berupa terjadi beberapa reaksi. Jika disimpulkan maka proses terjadinya fotosintesis bisa dilihat dari reaksi berikut ini:

6H2O + 6CO2 + cahaya —> C6H12O6 + 6O2

Keterangan:
H2O = air
O2 = oksigen
C6H12O6 = gula/glukosa
CO2 = karbondioksida

Dari pengertian diatas bisa disimpulkan jika proses fotosintesis memang diawali dengan adanya air, oksigen dan cahaya matahari. Tanpa beberapa hal tersebut tentu saja proses terjadinya reaksi kimia akan terhambat dan bahkan tidak akan bisa berlangsung.

Setelah proses fotosintesis selesai biasanya tumbuhan akan mengedarkan semua cadangan makanan untuk memenuhi kebutuhan baik dari batang sampai ke bagian yang lain. Asalkan cuaca mendukung dan cahaya matahari terus bersinar secara terik, proses terjadinya fotosintesis akan bisa berjalan secara lancar.

Hal tersebut juga bisa bermanfaat bagi makhluk hidup lain di sekitarnya. Karena dari hasil fotosintesis terdapat oksigen yang bisa dimanfaatkan untuk bernafas. Bisa disimpulkan jika proses fotosintesis memang sebuah hal yang memberikan banyak manfaat bagi lingkungan di sekitar tumbuhan hijau.

Setelah mempelajari beberapa ulasan di atas, tentu saja semua pengertian tentang proses fotosintesis bisa semakin Anda pahami. Karena di dalam proses fotosintesis tumbuhan hijau memang membutuhkan beberapa faktor untuk membuat sempurna reaksi kimia yang terjadi di dalam prosesnya. Semoga dengan mempelajari hal tersebut, anda semakin mendapatkan banyak pengetahuan dan memahami cara hidup tumbuhan autotrof tersebut.