Inilah Penyebab Dan Gejala Menopause Pada wanita
Ilustrasi. By: infosehatbugar,com

Waktuku.comInilah penyebab dan gejala menopause pada wanita, setiap wanita tentunya akan mengalami masa berakhirnya siklus menstruasi (haid) seiring dengan proses penuaan. Masa berakhirnya siklus menstruasi atau haid ini biasa disebut dengan menopause.

Fase ini disebabkan oleh perubahan pada kadar hormon tubuh wanita. Menjelang akhir usia 30 tahun, kinerja ovarium akan menurun dan pada akhirnya berhenti memproduksi hormon reproduksi pada kisaran umur 50 tahun. Faktanya, usia terjadinya menopause pada wanita yang satu dengan yang lainnya berbeda-beda, namun umumnya terjadi pada sekitar usia 50 tahun.

Namun demikian, juga ada wanita yang mengalami masa menopause sebelum usia 40 tahun. Ini yang disebut dengan menopause dini atau prematur.

Menopause dini terjadi akibat ovarium berhenti menghasilkan hormon-hormon reproduksi dalam jumlah normal. Penyebab masalah ini belum diketahui secara pasti, namun kelainan genetika atau penyakit autoimun diduga berpotensi menjadi pemicunya.

Selain fase alami, menopause juga bisa dipicu oleh sejumlah faktor diantaranya;

• Prosedur medis, misalnya operasi pengangkatan rahim atau ovarium.

• Metode pengobatan kanker, seperti kemoterapi dan radioterapi. Kedua metode ini dapat memicu menopause dini. Namun, siklus menstruasi terkadang dapat kembali terjadi setelah proses kemoterapi dan radioterapi berakhir.

• Kondisi kesehatan tertentu, seperti sindrom Down atau penyakit Addison.

Gejala Menopause pada wanita:

Tidak semua wanita memiliki proses menopause yang sama. Proses ini umumnya ditandai dengan menstruasi yang berakhir secara bertahap. Frekuensi dan interval menstruasi akan semakin jarang sebelum akhirnya berhenti sama sekali.

Namun, tidak juga menutup kemungkinan bahwa ada sebagian wanita yang mengalami menopause dengan siklus menstruasi atau haid yang berakhir secara tiba-tiba. Jika hal ini terjadi, gejala-gejala yang dialami biasanya akan lebih parah.

Menjelang menopause, ada beberapa indikasi emosional serta fisik yang dapat dirasakan oleh seorang wanita. Gejala-gejala tersebut biasanya meliputi:

1. Perubahan pada siklus menstruasi, misalnya frekuensi menstruasi yang tidak teratur, volume pendarahan yang sedikit atau berlebih.
2. Sensasi rasa panas, berkeringat, dan jantung berdebar (hot flushes).
3. Kekeringan vagina yang dapat menyebabkan rasa gatal atau sakit saat berhubungan seks.
4. Penurunan gairah seks
5. Berkeringat pada malam hari
6. Gangguan tidur, contoh sering terbangun tiba-tiba dan insomnia.
7. Sulit konsentrasi
8. Emosi yang tidak stabil, misalnya uring-uringan, sedih, atau depresi
9. Kenaikan berat badan dan metabolisme yang lambat
10. Sakit kepala
11. Rambut yang menipis dan kulit kering
12. Lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih

Jika Anda mengalami gejala menopause yang parah, misalnya terjadi infeksi atau muncul rasa nyeri akibat vagina yang kering, ataupun apabila terjadi pendarahan setelah melewati masa menopause.

Itulah beberapa penyebab dan gejala menopause pada wanita. Sejatinya, tiap wanita tidak perlu khawatir akan masa menopause ini. Karena, semua wanita nantinya akan mengalami masa menopause atau berakhirnya siklus menstruasi atau haid secara permanen. (inh/alodokter)