14 Peninggalan Kerajaan Kutai Lengkap dan Singkat

Peninggalan Kerajaan Kutai

Waktuku.comPeninggalan kerajaan kutai, kerajaan martadipura atau disebut dengan kerajaan kutai ialah kerajaan hindu tertua di Indonesia. Kerajaan ini berlokasi di Muara Kaman, Kalimantan Timur yang dekat kota tenggarong dan tepat dihulu sungai Mahakam. Disebut kutai diambil dari nama daerah saat ditemukannya prasasti yang melukiskan kerajaan itu. Peninggalan kerajaan Kutai juga tertulis dalam prasasti tersebut.

Nama kutai diwariskan oleh para ahli sebab tidak ada prasasti yang dapat memahami dan menjelasakan tentang nama kerajaan ini. Dan hal ini juga dikarenakan sumber berita sejarah yang diperoleh sangat sedikit.

Kerajaan ini berada berdasarkan sumber berita dari sebuah penemuan yaitu sebuah prasasti yang berwujud yupa/tiang batu yang berjumlah 7 buah. Yupa menggunakan huruf pallawa dan bahasa sansekerta dapat disimpulkan mengenai keberadaan kerajaan kutai diberbagai faktor kebudayaan, yakni politik, social, ekonomi dan budaya.

Isi dalam prasasti tersebut menyatakan bahwa kerajaan pertama Kerajaan Kutai ialah Kudungga. Dia memiliki seorang putra bernama Asawarman yang dijuluki sebagai wamsakerta (pembentuk keluarga). Sesudah meninggal, Asawarman digantikan Mulawarman.

Nama Asawarman dan nama nama raja generasi berikutnya menyatakan untuk penggunaan nama tersebut karena masuknya pengaruh hindu dalam kerajaan kutai dan menyatakan bahwa raja-raja kutai ini adalah orang Indonesia asli yang memeluk agama hindu.

Raja Raja Kerajaan Kutai:

– Maharaja Irwansyah
– Maha Sri Aswawarman
– Maharaja Marawijaya Warman
– Maharaja Gejayana Warman
– Maharaja Tungga Warman
– Maharaja Jayanaga Warman
– Maharaja Nalasinga Warman
– Maharaja Nala Parana Tungga
– Maharaja Gadinga Warman Dewa
– Maharaja Indra Warman Dewa
– Maharaja Sangga Warman Dewa
– Maharaja Singsingmangaraja Xxi
– Maharaja Candrawarman
– Maharaja Prabu Nefi Suriagus
– Maharaja Ahmad Ridho Darmawan
– Maharaja Riski Subhana
– Maharaja Sril Langka Dewa
– Maharaja Guna Parana Dewa
– Maharaja Wijaya Warman
– Maharaja Indra Mulya
– Maharaja Sri Aji Dewa
– Maharaja Mulia Putera
– Maharaja Nala Pandita
– Maharaja Indra Paruta Dewa
– Maharaja Dharma Setia

Apa Saja Peninggalan Kerajaan Kutai?

Di abad 21 peninggalan kerajaan Kutai sekarang ini, lebih dari satu peninggalan sejarah kerajaan kutai yang masih bisa kita temukan di Museum Mulawarman yang letaknya di Kota tenggarong, Kutai Kartanegara. Bila suatu saat kamu berwisata dikota sana, sempatkanlah untuk berkunjung dan melihat bukti besarnya keberadaan asal dari kerajaan kutai, Lebih jelasnya dibahas berikut ini:

1. Prasasti Yupa

prasasti yupa
Image by: situsbudaya.id

Prasasti yupa merupakan satu peninggalan sejarah kerajaan kutai yang tertua. Benda bersejarah satu ini adalah bukti terkuat adanya kerajaan hindu yang bersarang diatas tanah Kalimantan. Kurang lebih ada 7 prasasti yupa yang hingga kini masih selalu ada.

2. Ketopong Sultan

Ketopong Sultan
Image by: kutaikartanegara.com

Ketopong sultan ialah mahkota sultan kerajaan kutai yang terbuat asalnya dari emas. Berat dari emas 1,98 kg dan peninggalan ini disimpan di Museum Nasional jakarta. Ketopong sultan kutai ini ditemukan tahun 1890an di daerah muara Kaman, kutai kartanegara. Di Museum Mulawarman, ketopong panjang merupakan ketopong tiruan.

3. Kalung Ciwa

kalung ciwa
Image by: satujam.com

Kalung ciwa ialah peninggalan yang ditemukan pada era pemerintahan Sultan Muhammad Sulaiman. Ditemukan pada tahun 1890 oleh seorang masyarakat sekitar Danau Lipan, Muara Kaman. Kalung ciwa sampai sekarang ini masih dipakai sebagai perhiasan kerajaan dan digunakan oleh sultan pada wakty penobatan sultan baru.

4. Kalung Uncal

kalung uncal

Kalung uncal ialah kalung emas dengan berat 170 gram dan dihiasi liontin berelief cerita ramayan. Kalung ini telah menjadi atribut kerajaan kutai martadipura yang merasa digunakan oleh sultan kutai kartanegara saat kutai martadipura berhasil ditaklukan.
Berdasarkan dari penelitian para ahli, kalung uncxal diperkirakan berasal dari india (unchele). Di dunia ini, kalung uncal hanya ada 2,yang satu berada di india dan satunya ada di museum mulawarman, kota tenggarong.

5. Kura-Kura Emas

kura kura emas kerajaan kutai
Image by: moondoggiesmusic.com

Peninggalan ini sangat unik, karena jenisnya kura-kura tapi berbentuk emas. Benda ini sekarang berada di museum mulawarman. Ukuran besarnya setengah dari kepalan tangan. Berdasarkan label yang tertera dalam etalasenya, benda ini unik ditemukan daerah long lalang, daerah yang letaknya di hulu sungai Mahakam.

Berdasarkan riwayatnya, benda ini diketahui adalah persembahan yang berasal dari seorang pangeran dari kerajaan di China dari sang putri raja kutai, Aji bidara putih. Sang pangeran mempersembahkan lebih dari satu bendas unik di kerajaan sebagai bukti keseriusan yang mendambakan mempersunting sang putri.

6. Pedang Sultan Kutai

pedang sulatn kerajaan majapahit
Image by: moondoggiesmusic.com

Pedang sultan kutai ini terbuat dari sebuah emas yang padat. Pegangan pada pedang terukir gambar seekor harimau yang telah siap menerkam, dsan pada ujungnya pedang dihiasi dengan seekor buaya. Pedang sultan ini berada di museum nasional jakarta.

7. Tali Juwita

tali juwita kerajaan kutai
Image by: moondoggiesmusic.com

Tali juwita merupakan peninggalan kerajaan kutai yang disimbolkan dengan 7 muara dan 3 anak sungai (sungai kelinjau, belayan serta kedang pahu) yang menjadi kepunyaan sungai Mahakam. Tali juwita berasal dari benang sebanyak 21 helai yang biasanya digunakan dalam upacara tradisi bapelas.

8. Keris Bukit

keris bukit kang kerajaan kutai
Image by: sejarahlengkap.com

Keris bukit kang ialah keris yang digunakan oleh permaisuri Aji Putri Karang Melenu, permaisuri raja kutai kartanegara pertama. Menurut legenda, permaisuri ini merupakan putri yang ditemukan di sebuah gong yang telah hanyut pada atas balai bamboo.

9. Kelambu Kuning

kelambu kuning

Terdapat lebih dari satu benda peninggalan dari kerajaan yang telah dipercaya mempunyai kekuatan magis oleh masyarakat tradisi kutai hingga saat ini. Benda-benda ini kemudian diletakan dalam kelambu kuning untuk menjauhkan tulak dan bala yang bisa ditimbulkannya.

10. Singgasana Sultan

singgasana sultan kerajaan kutai
Image by: sejarahlengkap.com

Singgasana sultan ialah peninggalan kerajaan Kutai yang selalu terjaga hingga saat ini. Benda itu terletak di museum mulawarman. Pada zaman dahulu setinggil atau singgasana ini dipergunakan oleh sultan aji Muhammad sulaiman, sultan aji Muhammad parikesit dan beberapa raja dikerajaan kutai sebelumnya. Singgasana ini disempurnakan dengan payung, umbul-umbul dan peraduan pengantin dari keraton.

11. Meriam Kerajaan Kutai

meriam kerajaan kutai

Ialah kerajaan yang disempurnakan bersama dengan proses pertahanan yang kuat. Ini dibuktikan oleh banyaknya peninggalan sejarah yang berwujud meriam serta lebih dari satu alat bela dirinya. Jumlah meriam kerajaan kutai ada 4 yang hingga saat ini masih terjaga rapi. Dari 4 meriam ini antara lain : meriam sapu jagat, meriam gentar bumi, meriam sri gunung dan meriam aji entong.

12. Tombak Kerajaan Majapahit

tombak kerajaan kutai

Tombak-tombak tua ini berasal dari Kerajaan Majapahit dan termasuk peninggalan kerajaan kutai. Tombak-tombak ini telah ada di Muara sejak jaman dahulu. Ini menyatakan bahwa kerajaan kutai dan Kerajaan Majapahit pada era silam memiliki interaksi yang sangat erat.

13. Keramik Kuno Tiongkok

keramik kuno tiongkok kerajaan kutai
Image by: indonesiakaya.com

Ratusan keramik kuno ini telah diperkirakan berasal dari beragam dinasti di kekaisaran Cina jaman dulu yang sempat ditemukan terkubur di sekitar danau Lipan dalam hal ini dikatakan bahwa kerajaan kutai serta kekaisaran china telah melakukan interaksi perdagangan yang erat saat era silam. Sejumlah ratusan keramik kuno yang telah menjadi peninggalan kerajaan Kutai itu kini tersimpan di bagian bawah tanah musium mulawarman di Tenggarong, Kutai kartanegara.

14. Gamelan Gaja Prawoto

Gamelan Gaja Prawoto

Dalam Museum Mulawarman terdapat selengkap gamelan. Gamelan-gamelan ini telah dipercayai berasal dari kepulauan Jawa. Tak hanya itu, ada lebih dari satu topeng, keris, wayang kulit, pangkon, dan juga barang-barang kuningan serta perak yang ada sebagai peninggalan kerajaan kutai waktu silam. Hal ini dinyatakan bahwa telah terdapat interaksi erat antara kerajaan-kerajaan di Jawa dengan Kerajaan Kutai Kartanegara
Masa Kejayaan Kerajaan Kutai

Kerajaan kutai juga pernah jaya di masanya. Di masa tersebut kehidupan ekonomi sosialnya sangat makmur. Masa kejayaan kerajaan Kutai dalam kehidupan masyarakatnya seperti dibawah ini.

Raja Raja Kerajaan Kutai dan Tahun Memerintah

1. Tentang Kerajaan Kutai

Tidak banyak berita/sumber tentang Kerajaan Kutai yang temukan. Tetapi berdasarkan prasasti Yupa, puncak dari kejayaan Kerajaan Kutai yaitu berada pada masa kepemerintahan Raja Mulawarman. Karena kekuasaan Kerajaan Kutai hampir meliputi seluruh wilayah Kalimantan Timur rakyatnya Kerajaan Kutai bisa hidup sejahtera dan makmur.

2. Kehidupan Dalam Politik Kerajaan Kutai

Penemuan prasasti-prasasti di Kutai, terkandung keliru satu prasasti yang tetulis dan pada initinya arti tulisan ini bahwa pada masa kerajaan Kutai, mereka sudah bisa mengenal dengan sistem pemerintahan. Pemerintahan tidak dipimpin oleh kepala suku, tetapi dipimpin oleh Raja. Dalam prasasti ini termasuk bukti bahwa raja-raja Kutai ialah orang Indonesia asli yang memang sudah memeluk agama Hindu.

3. Kehidupan Dalam Ekonomi Kerajaan Kutai

Menurut geografisnya Kerajaan Kutai berada dijalan perdagangan antara india dan cina. Kerajaan Kutai sudah menjadi area yang menarik untuk didatangi para pedagang. Hal ini buktikan dengan kegiatan perdagangan sudah menjadi anggota yang berasal dari kehidupan masyarakat Kutai, yang berada disamping pertanian.

Melalui interaksi dari dagang, baik jalan transportasi sungai-laut ataupun transportasi darat, berkembanglah interaksi religius/agama dan kebudayaan dengan wilayah-wilayah sekitarnya.

4. Kehidupan Dalam Kerajaan Kutai Dalam Agama

Kehidupan kebudayaan pada masyarakat Kutai erat kaitannya dengan agama atau kepercayaan yang dianut. Yupa ialah satu hasil budaya di masyarakat Kutai, yakni tugu batu yang merupakan hasil warisan nenek moyang bangsa Indonesia dan berasal dari zaman Megalitikum, yaitu berwujud menhir.

5. Kehidupan Dalam Sosial Dan Budaya Kerajaan Kutai

Kerajaan Kutai telah mendapat dampak agama Hindu, maka dari itu kehidupan agamanya sudah lebih maju. Misalnya adalah pelaksanaan upacara pemberkatan atau penghinduan seseorang yang memeluk pada agama Hindu yang disebut Vratyastoma.

Upacara ini dipimpin oleh para pendeta atau brahmana asal dari India. Tapi pada masa pemerintahan Mulawarman, upacara ini dipimpin oleh kaum brahmana berasal dari Indonesia. Ternyata Indonesia miliki tingkat intelektual yang tinggi sebab dapat menguasai bahasa Sanskerta. Dan bahasa ini bukanlah bahasa yang biasa dipakai sehari-hari oleh rakyat India tetapi bahasa formal kaum brahmana dalam masalah keagamaan.

6. Keruntuhan Pada Kerajaan Kutai

Kerajaan Kutai telah berakhir dan sementara Raja Kutai yang bernama Maharaja Dharma Setia tewas pada peperangan di tangan Raja Kutai Kartanegara abad ke-13, Aji Pangeran Anum Panji Mendapa. Perlu difahami bahwa Kutai Martadipura berlainan dengan Kerajaan Kutai Kartanegara pertama kali ibukotanya berada di Kutai Lama (Tanjung Kute).
Kutai Kartanegara ini yang dinamakan dalam sastra Jawa Negarakertagama. Kutai Kartanegara setelah itu berubah menjadi kerajaan Islam yang dinamakan Kesultanan Kutai Kartanegara.

Nah inilah beberapa pembahasan mengenai Peninggalan Kerajaan Kutai, dengan berbagai pembahasan mulai dari sejarah kerajaan kutai dan prasasti kerajaan kutai, semoga bermanfaat, terimakasih.