7 Rumah Adat Jawa Barat Beserta Ciri Khasnya

Rumah Adat Jawa Barat
Images by: nyero.id

Waktuku.com – Berbicara mengenai Budaya Indonesia memang tidak pernah ada habisnya. Salah satu yang menarik untuk di ulas adalah rumah adat.

Dari deretan banyaknya rumah adat yang tersebar luas di seluruh Indonesia, salah satu yang cukup menarik perhatian adalah rumah adat Jawa Barat.

Seperti halnya budaya yang dimiliki oleh daerah lain di Indonesia, rumah adat Jawa Barat tentunya mempunyai ciri khasnya tersendiri yang membedakannya dari rumah adat daerah lain.

Rumah adat sendiri merupakan salah satu identitas untuk suatu daerah yang merupakan sebuah kebanggaan serta kekayaan budaya yang harus dilestarikan. Oleh sebab itu, sebagai masyarakat Indonesia kita harus mengetahui berbagai budaya yang ada di Negeri ini.

Deretan Rumah Adat Jawa Barat Beserta Ciri Khasnya

Jika dilihat, rumah adat Jawa Barat memang terdiri dari berbagai bentuk yang berbeda-beda serta nama yang berbeda pula. Umumnya perbedaan yang dimiliki oleh rumah adat asal Jawa Barat dapat dilihat dari bentuk atap dan pintunya.

Meskipun memiliki bentuk yang berbeda, rumah adat di daerah Jawa Barat sejak dahulu umumnya memiliki ciri yang hampir serupa yakni terbuat dari material alami seperti kayu, bambu, ijuk, dan sebagainya.

Meskipun begitu, masing-masing tetap mempunyai keunikannya tersendiri. Nah untuk Anda yang penasaran, simak ulasan di bawah ini hingga selesai!

Rumah Adat Jawa Barat Kasepuhan

Rumah Adat Jawa Barat Kasepuhan 
Images by: Okezone

Rumah adat Jawa Barat yang pertama adalah Keraton Kasepuhan Cirebon yang dipercaya sebagai rumah adat paling terkenal di Jawa Barat. Rumah adat Kasepuhan ini merupakan keraton atau istana yang dibangun oleh Pangeran Cakrabuana pada tahun 1527 silam.

Pembangunan keraton ini dilakukan dengan tujuan perluasan dari keraton Pangkuwati. Sedangkan Pangerangan Cakrabuana sendiri merupakan putra dari Prabu Siliwangi yang tidak lain adalah seorang raja dari Kerajaan Padjajaran.

Rumah adat Jawa Barat kasepuhan ini terdiri dari 3 bagian antara lain;

Pintu Gerbang Utama yang memiliki dua pintu pada bagian selatan yang disebut dengan Lawang Sanga yang memiliki makna pintu 9. Dan pintu yang kedua berada di bagian utara komplek yang disebut dengan Kreteg Pangrawit yang memiliki makna jembatan.

Bangunan Pancaratna merupakan bangunan yang terletak di sebelah kiri depan kompleks yang arahnya menghadap ke arah barat.

Bangunan ini dulunya berfungsi sebagai tempat yang digunakan untuk menghadap petinggi desa atau kampung yang nantinya akan disambut oleh seorang Wedana atau Demang.

Bangunan Pangrawit merupakan bangunan yang terletak di sebelah kiri depan kompleks dan menghadap ke arah utara.

Bangunan yang satu ini memiliki fungsi sebagai tempat untuk beristirahat dan pengadilan. Pengrawit pun dapat dijadikan tempat untuk para perwira melatih para prajurit.

Rumah Adat Jawa Barat Julang Ngapak

Rumah Adat Jawa Barat Julang Ngapak
Images by: Popbela.com

Rumah Adat Jawa Barat yang selanjutnya adalah rumah atau imah julang ngapak yang memiliki arti burung yang mengepakkan sayap bentuknya pun dinilai sesuai dengan sebutannya.

Bagian atap rumah adat yang satu ini terlihat bagaikan burung yang sedang mengepakkan sayapnya. Di mana bagian atap rumah ini memiliki bentuk yang melebar pada setiap bagian sisinya.

Selain itu pada bagian atas atap juga terdapat kayu yang memiliki bentuk huruf V yang membuat bentuknya secara keseluruhan begitu mirip dengan burung yang sedang mengepakkan sayapnya.

Selain itu, Rumah Adat Jawa Barat Julang Ngapak ini dilengkapi dengan cagak gunting atau capit hurang yang terletak pada bagian bubungannya. Hal tersebut bertujuan agar air hujan tidak masuk ke dalam rumah.

Umumnya rumah adat yang satu ini dapat Anda jumpai dengan mudah di daerah Tasikmalaya, Jawa Barat. Menariknya, beberapa gedung yang berada di Institut Teknologi Bandung sendiri menggunakan model atap dari rumah adat julang ngapak ini.

Rumah Adat Jawa Barat Badak Heuay

Rumah Adat Jawa Barat Badak Heuay
Images by: perpustakaan.id

Tak hanya burung yang sedang mengepakkan sayapnya, Rumah adat Jawa Barat yang selanjutnya juga memiliki filosofi yang berasal dari hewan. Rumah adat tersebut adalah rumah Badak Heuay yang memiliki arti yang sangat unik yakni seekor badak yang sedang menguap.

Ciri khas dari rumah adat yang satu ini dapat dilihat pada bagian atap yang memiliki bentuk menyerupai badak yang sedang menguap. Jika diperhatikan dengan detail, bentuk atap bagian belakang hingga ke tepi memang terlihat layaknya badak yang sedang menguap.

Rumah adat Jawa Barat yang satu ini dapat dengan mudah Anda temui di daerah Sukabumi, Jawa Barat. Bentuk dari atap dari rumah adat yang satu ini memang masih banyak digunakan oleh mayoritas masyarakat Sukabumi.

Meski zaman telah modern dan muncul berbagai jenis rumah dengan konsep modern, Rumah adat Badak Heuay masih dilestarikan hingga saat ini oleh masyarakat Jawa Barat.

Rumah Adat Jawa Barat Jolopong

Rumah Adat Jawa Barat Jolopong
Images by: nesabamedia.com

Rumah adat Jawa Barat yang yang selanjutnya adalah rumah jolopong yang memiliki arti terkulai atau tegak lurus. Jika melihat bentuknya dengan rumah adat asal Jawa Barat yang lain, bentuk rumah adat asal Jawa Barat yang satu ini memang memiliki konsep dan desai yang lebih sederhana.

Terlepas dari kesederhanaannya tersebut, rumah adat yang satu ini juga sering disebut dengan suhuan. Berdasarkan informasi yang dilansir dari perpustakaan.id, bagi mayoritas masyarakat Sunda, rumah adat ini merupakan rumah yang cukup istimewa.

Hal tersebut dikarenakan rumah adat yang sederhana ini dapat dengan mudah dibangun dan tak memerlukan banyak material untuk membangunnya. Rumah adat yang satu ini dapat dengan mudah dijumpai di daerah Garut, Jawa Barat.

Sebagian wilayah di Garut masih menggunakan dan terus melestarikan rumah adat yang satu ini. Bahkan beberapa gedung pemerintahan pun memakai desain rumah adat yang satu ini.

Rumah Adat Jawa Barat Parahu Kumureb

Rumah Adat Jawa Barat Parahu Kumureb
Images by: nesabamedia.com

Rumah adat Jawa Barat yang tak boleh kelewatan untuk dibahas adalah rumah parahu kumureb. Rumah adat ini memiliki makna perahu tengkurap karena bentuknya yang sekilas terlihat layaknya gunung tangkuban perahu.

Bentuk rumah adat ini diklaim lebih rumit jika dibandingkan dengan rumah adat yang ada di Jawa Barat lainnya. Sayangnya, Rumah adat Parahu Kumureb ini memiliki beberapa kelemahan yakni mudah bocor saat hujan deras. Hal tersebut disebabkan karena rumah adat yang satu ini menggunakan banyak sambungan.

Meski sudah jarang digunakan, rumah adat Jawa Barat yang satu ini dapat Anda jumpai di daerah Ciamis, Jawa Barat.

Rumah Adat Jawa Barat Capit Gunting

Rumah Adat Jawa Barat Capit Gunting
Images by: nesabamedia.com

Rumah Capit Gunting menjadi ruma adat Jawa Barat selanjutnya yang akan diulas. Sesuai dengan namanya, rumah adat Jawa Barat yang satu ini memiliki bentuk yang serupa dengan gunting.

Bentuk gunting pada rumah ini terlihat dari adanya persilangan antara kayu dan bambu yang terletak pada bagian ujung atap rumah adat ini sehingga membuat bentuknya terlihat sangat unik. .

Rumah Adat Jawa Barat Togong Anjing

Rumah Adat Jawa Barat Togong Anjing
Images by: infogtk.org

Tak sampai disitu, rumah adat Jawa barat yang selanjutnya adalah rumah togong anjing yang memiliki ciri khas yang sangat unik yakni memiliki arti anjing duduk. Ciri khas rumah ini adalah desain atapnya yang terdiri dari dua lapis. Atapnya pun berbentuk segitiga dan menjorok ke bagian depan.

Nah itu dia ulasan lengkap mengenai rumah adat Jawa Barat yang perlu diketahui dan terus dilestarikan oleh kita semua sebagai masyarakat Indonesia.