Penelitian Kuantitatif: Pengertian, Tujuan, Jenis & Karakter

Penelitian Kuantitatif
image by: harmony.co.id

Waktuku.com – Penelitian kuantitatif merupakan salah satu metode penelitian yang sering dilakukan oleh banyak orang.

Bahkan, ada juga beberapa mahasiswa dan mahasiswi yang memanfaatkan jenis penelitian ini, ketika mereka hendak membuat skripsi yang merupakan tugas penting dalam kehidupan mereka.

Ketika Anda sedang berencana membuat skripsi dalam waktu dekat ini, maka metode penelitian ini bisa menjadi jalan yang tepat untuk Anda.

Sebab, dengan menggunakan jenis penelitian yang sangat bermanfaat ini, Anda bisa mengerjakan skripsi dengan lebih mudah dan cepat.

Pengertian dan Tujuan Penelitian Kuantitatif

Pada dasarnya, metodologi kuantitatif ini akan mengandalkan kemampuan menghitung yang sangat tepat, sehingga metode ini akan sangat cocok untuk Anda yang sedang meneliti suatu hal yang berkaitan dengan hal ini. Namun, hal ini akan berbeda jika Anda sedang meneliti sesuatu yang subjektif.

Maka, jenis penelitian yang bisa Anda lakukan adalah penelitian kualitatif. Biasanya, penelitian kualitatif akan lebih cocok digunakan untuk meneliti masalah sosial dan beberapa masalah dengan tema berkembang lainnya, yang sulit untuk dijabarkan dalam sebuah statistika.

Sementara itu, untuk penelitian kuantitatif sendiri adalah sebuah upaya yang dilakukan oleh seorang peneliti dalam menemukan pengetahuan tertentu, yang di dalamnya akan terdapat sebuah data yang berupa rangkaian angka.

Jadi, untuk lebih sederhananya bisa dibilang bahwa penelitian kuantitatif merupakan jenis penelitian ilmiah yang disusun secara sistematis terhadap beberapa bagian, yang bertujuan untuk menemukan kausalitas dan mengetahui keterkaitannya tentang hal tersebut.

Sampai disini bisa diambil poin yang jelas bahwa tujuan utama dari penelitian jenis ini adalah untuk mengembangkan model matematis, yang dimana di dalam penelitian ini akan membangun hipotesis yang berhubungan dengan fenomena alam yang sedang diteliti.

Jenis-Jenis Penelitian Kuantitatif

Sama halnya seperti penelitian kualitatif yang di dalamnya akan dibagi menjadi beberapa jenis tertentu, pada penelitian jenis kuantitatif pun juga akan seperti itu.

Maka dari itu, Anda juga perlu memahami jenis-jenis ini secara satu per satu, supaya Anda bisa semakin mengenal metode ini dengan baik.

Berikut adalah berbagai macam jenis penelitian kuantitatif yang memiliki fungsinya masing-masing, yang antara lain:

1. Metode Komparatif

Jenis yang pertama adalah metode komparatif. Pengertian dari metode ini sendiri adalah sebuah penelitian yang ditujukan untuk mengetahui perbedaan variable yang sedang diteliti.

Jadi, penelitian ini tidak mengharapkan kemampuan manipulatif, sehingga hasil akan semakin terbukti akurat.

Untuk melakukan jenis penelitian yang satu ini, Anda perlu mengutamakan jalan yang alami, karena memang penelitian komparatif sering dikenal sebagai penelitian yang dilakukan dengan sealami mungkin. Dengan demikian, hasil dari penelitian ini dapat lebih mudah untuk dipahami dan dilihat jelas.

2. Metode Deskriptif

Di dalam metode deskriptif, hasil penelitiannya akan berasal dari sebuah fakta yang disampaikan dengan cara mendeskripsikan suatu hal yang sedang atau sudah dilihat, diperoleh, maupun dirasakan. Dalam hal ini, peneliti yang melakukan metode ini akan menuliskan sebuah laporan khusus.

Ketika ada seorang peneliti yang memilih untuk memanfaatkan salah satu jenis penelitian kuantitatif ini, maka mereka perlu menulis atau melaporkan hasilnya sesuai dengan pandangan mata mereka.

Jadi, peneliti hanya perlu menggambarkan subjek dan objek yang sedang diteliti tanpa adanya rekayasa tertentu.

3. Metode Korelasi

Biasanya, metode korelasi akan digunakan untuk membandingkan persamaan maupun perbedaan, yang bertujuan untuk menciptakan hasil penelitian yang lebih spesifik dan jelas.

Dengan demikian, bisa dipastikan bahwa metode korelasi cocok dilakukan oleh peneliti yang sedang mencari tahu tentang titik tolak penelitian yang sudah jelas.

Jadi, pada dasarnya, jenis penelitian kuantitatif yang satu ini akan sangat berbeda dibanding jenis-jenis yang sebelumnya.

Dikarenakan ketiga jenis di atas memiliki fungsi dan tujuan yang berbeda satu sama lain, jadi penting untuk Anda lakukan mencari jenis penelitian yang menurut Anda paling mampu memenuhi kebutuhan Anda dengan baik.

Dengan begitu, hasil penelitian dapat lebih mudah untuk dipahami dan Anda pun tidak akan mengalami kesulitan untuk menemukan hasil dari penelitian yang sedang Anda lakukan tersebut.

Karakteristik Penelitian Kuantitatif

Pada dasarnya, setiap jenis penelitian akan memiliki karakternya masing-masing, sehingga beberapa jenis penelitian ini akan memiliki perbedaan satu sama lain.

Untuk karakteristik yang dimiliki penelitian berbentuk kuantitatif sendiri bisa dibilang cukup mudah untuk dipahami, dan antara lainnya adalah:

1. Segi Desain

Karakteristik dari jenis penelitian ini yang pertama bisa dilihat dari segi desainnya. Dengan melihat desain dari jalannya penelitian ini, Anda bisa mengenali karakternya dengan baik.

Untuk lebih jelasnya, berikut informasi lengkapnya:

– Spesifik, rinci, dan jelas
– Sejak awal telah ditentukan secara matang dan tepat
– Berperan sebagai pegangan dalam langkah demi langkah

2. Segi Tujuan

Tidak hanya memiliki karakteristik yang terlihat jelas di bagian desainnya saja, tapi penelitian ini juga memiliki karakteristik kuat pada segi tujuannya.

Berikut adalah karakteristik dari segi tujuannya yang perlu Anda ketahui:

– Menunjukkan hubungan antar variabel
– Menguji sebuah teori tertentu
– Mencari generalisasi yang memiliki nilai prediktif

3. Segi Teknik Pengumpulan Data

Teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian ini juga tergolong cukup berbeda dibanding teknik pengumpulan data yang dilakukan dalam penelitian kualitatif.

Untuk lebih tepatnya, teknik pengumpulan data dalam penelitian ini akan meliputi proses:

– Kuesioner
– Observasi dan wawancara yang terstruktur dengan baik

4. Segi Instrumen Penelitian

Untuk karakteristiknya yang keempat, dapat dilihat dari instrumen yang digunakannya dalam penelitian tersebut, dan di antara lainnya adalah:

– Proses tes yang terstruktur
– Angket yang berisi beberapa pertanyaan khusus
– Wawancara yang terstruktur
– Instrumen terstandar

5. Segi Data

Setelah data mulai terkumpul, karakteristik dari penelitian kuantitatif juga akan semakin terlihat secara jelas.

Umumnya, data yang ada dalam penelitian ini akan memenuhi kriteria seperti:

– Kuantitatif
– Hasil pengukuran variabel di dalam penelitian dioperasionalkan dengan menggunakan instrumen yang tepat

6. Segi Contoh

Umumnya, sebuah penelitian akan menghasilkan contoh terlebih dahulu sebelum akhirnya hasil yang sebenarnya bisa keluar dengan tepat.

Untuk itu, penting juga Anda ketahui karakteristik penelitian ini dari segi contohnya, yaitu:

– Besar
– Representatif
– Random
– Ditentukan sejak awal

7. Segi Hubungan dengan Responden

Karena pada dasarnya hasil penelitian ini akan berasal dari proses observasi dan wawancara responden, jadi hubungan antara responden dengan peneliti pun juga patut untuk diperhatikan. Sementara itu, karakteristik yang dikaitkan dengan hubungan responden ini sendiri adalah:

– Berjarak, bahkan terkadang ada juga yang dilakukan tanpa kontak
– Kedudukan peneliti tergolong jauh lebih tinggi dibanding responden
– Jangka pendek hingga hipotesis dapat dibuktikan dengan baik

8. Segi Hasil Penelitian

Tentu karakteristik dari penelitian ini akan semakin terlihat begitu hasil sudah keluar dengan tepat. Umumnya, hasil penelitian kuantitatif akan menunjukkan ciri-ciri:

– Valid dan didukung dengan reliabilitas instrument
– Semua kegiatan yang terencana sudah berhasil diselesaikan dengan baik

Beberapa informasi yang ada di atas memang tidak terlalu sulit untuk dipahami. Bagi Anda yang sedang bingung memilih jenis penelitian manakah yang bisa Anda lakukan untuk membuat karya ilmiah yang sempurna, jenis penelitian ini bisa menjadi jalan yang tepat untuk Anda.