6 Hewan Metamorfosis Sempurna Beserta Prosesnya

Metamorfosis Sempurna
image by: media-cldnry.s-nbcnews.com

Waktuku.com – Metamorfosis sempurna merupakan salah satu proses yang luar biasa dari siklus hidup hewan.

Dalam hal ini, proses metamorfosis adalah suatu proses dimana tubuh hewan mengalami perubahan secara bertahap. Dimulai dari tingkat larva hingga menjadi hewan dewasa.

Proses perjalanan metamorfosis ini dapat diamati mulai dari awal hingga akhir. Contohnya saja metamorfosis pada hewan serangga dan amfibi.

Larva hewan ini akan mengalami proses perubahan yang jauh berbeda ketika sudah menjadi hewan dewasa.

Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis yang sempurna diartikan sebagai perubahan bentuk hewan secara bertahap mulai dari larva hingga hewan secara sempurna.

Ada juga yang menyatakan bahwa merupakan proses perkembangan biologi suatu hewan atau makhluk hidup.

Perkembangan yang terjadi pada metamorfosis ini meliputi serangkaian perubahan dari fisik hingga perubahan struktur hewan, tanpa melalui proses kelahiran maupun penetasan. Perubahan ini lebih diakibatkan karena adanya pertumbuhan dan diferensiasi sel.

Dalam proses metamorfosis sempurna ini, hewan pada umumnya akan mengalami sebanyak empat tahapan.

Dimulai dari tahap telur, tahap larva, tahap pupa, dan tahap dewasa. Masing-masing tahapan ini dapat diamati dan berubah dalam beberapa waktu.

Selain terdapat metamorfosis yang sempurna, hewan juga bisa saja mengalami metamorfosis yang tidak sempurna.

Dalam metamorfosis ini, tidak mengalami empat tahapan seperti pada umumnya, namun hanya mengalami tiga tahapan saja, yaitu telur, larva, serta yang terakhir imago.

Tahapan Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis yang prosesnya sempurna, seperti yang telah disebutkan sebelumnya, memiliki empat tahapan hingga hewan berubah menjadi hewan dewasa. Dalam masing-masing tahapan tersebut, dapat dijelaskan seperti dibawah ini.

1. Tahap Telur

Hewan betina akan memilih tempat untuk bertelur. Biasanya masing-masing hewan telah memiliki tempat yang cocok sesuai dengan kebutuhan tumbuh kembang calon anaknya. Misalnya saja untuk kupu-kupu di permukaan daun.

2. Tahap Larva

Setelah proses induk bertelur, maka dalam sekian waktu telur-telur tersebut akan menetas dengan sendirinya.

Setelah proses penetasan telur ini maka akan masuk pada tahapan larva. Dalam fase ini, larva hewan ini akan sangat aktif terutama dalam hal makan.

Mengingat fase larva adalah fase dimana hewan ini membutuhkan makanan yang banyak, maka induk hewan akan menempatkan telur-telurnya pada tempat yang memiliki banyak suplai makanan. Tentu saja hal ini sesuai dengan jenis makanan masing-masing hewan.

3. Tahap Pupa

Pada tahapan pupa ini banyak dikatakan sebagai tahap transisi. Nantinya, larva hewan yang telah memasuki masa tertentu, akan berubah menjadi kepompong. Apabila diamati, badan kepompong ini dilindungi dengan kerangka di bagian luarnya.

Kerangka tersebut memiliki sifat yang keras dan kokoh. Fungsinya adalah melindungi larva yang ada didalamnya dari kondisi luar, sehingga dapat larva akan mengalami perubahan bentuk yang sempurna. Pada tahap ini hewan telah masuk dalam kondisi inaktif.

4. Tahap Imago

Setelah masa waktu pupa terlampaui, maka tahapan selanjutnya adalah tahapan imago. Pada tahapan ini, pupa akan terlihat keluar dari cangkang menjadi bentuk hewan dewasa atau biasa disebut dengan imago.

Wujud hewan yang telah melalui masa imago ini akan sangat berbeda dari wujud awalnya. Contohnya adalah kupu-kupu, dimana dari telur, ulat, dan kepompong akan berubah menjadi kupu-kupu dengan warna yang indah.

Hewan yang Mengalami Metamorfosis Sempurna

Metamorfosis sempurna yang telah dijelaskan berdasarkan tahapan-tahapan diatas dialami oleh hewan-hewan tertentu.

Berikut ini adalah contoh-contoh hewan yang mengalami proses metamorfosis yang sempurna.

1. Nyamuk

nyamuk
image by: voi.id

Nyamuk adalah salah satu hewan yang mengalami proses metamorfosis yang sempurna. Tahapan yang harus dilalui adalah dari telur – larva/jentik – pupa – imago atau nyamuk dewasa. Nyamuk melewati tahapan tersebut tanpa melewatkan tahapan yang lainnya. Baca juga daur hidup nyamuk

2. Kupu-Kupu

kupu kupu
image by: klook.com

Seperti yang telah diketahui bersama, kupu-kupu adalah jenis hewan yang paling sering dijadikan contoh metamorfosis yang sempurna. Fase yang dialami juga terdiri dari empat tahapan, yaitu dari telur – larva – pupa (kepompong) – dan imago yaitu kupu-kupu dewasa. Baca juga daur hidup kupu-kupu

3. Katak

katak
image by: theconversation.com

Katak juga merupakan salah satu hewan yang mengalami tahapan dalam metamorfosis yang sempurna. Dalam hal ini uritan metamorfosis dari katak dimulai dari bentuk telur – kecebong – katak muda – dan imago atau katak dewasa. Baca juga daur hidup katak

4. Lalat

lalat
image by: a-z-animals.com

Tahapan perubahan tubuh lalat, juga mengikuti tahapan pada metamorfosis sempurna. Sama dengan tahapan hewan yang lainnya, lalat akan berubah menjadi bentuk dewasa mulai dari telur – larva – kepompong/pupa- lalat dewasa. baca juga daur hidup lalat

5. Semut

semut
image by: bbci.co.uk

Jenis hewan lainnya yang mengalami metamorfosis yang sempurna adalah semut. Jenis serangga ini akan mengalami perubahan bentuk dari beberapa tahapan. Tahapan pertama yaitu telur – larva – kepompong – dan semut dewasa.

6. Lebah

lebah
image by: ideas.ted.com

Lebah akan mengalami bentuk metamorfosis yang sama dengan kupu-kupu. Tahapan yang akan dilalui oleh lebah dimulai dari telur – larva – kepompong/pupa – imago atau lebah dewasa.

Perbedaan Metamorfosis Sempurna dan Metamorfosis Tidak Sempurna

Metamorfosis yang sempurna tidak terjadi pada semua hewan. Ada beberapa hewan yang mengalami metamorfosis tidak sempurna.

Pada awal materi ini telah disampaikan bahwa metamorfosis yang tidak sempurna hanya memiliki 3 tahapan, yaitu telur – nimfa – imago.

1. Perbedaan Jumlah Stadium

Perbedaan pertama yang paling terlihat dari dua jenis metamorfosis ini yaitu jumlah stadium.

Dalam hal ini untuk metamorfosis yang sempurna akan terjadi dalam empat tahapan, yaitu telur, larva, pupa, hingga menjadi hewan dewasa.

Sedangkan stadium yang terjadi pada metamorfosis tidak sempurna, hanya mengalami tiga tahapan saja. Stadium dimulai dari bentuk telur, larva atau nimfa, dan imago atau hewan dewasa.

2. Keberadaan Stadium Pupa

Perbedaan selanjutnya dapat dilihat dari ada tidaknya stadium pupa atau lebih familiar disebut dengan kepompong. Stadium ini hanya dialami oleh hewan yang termasuk dalam metamorfosis yang sempurna.

Stadium pupa merupakan stadium peralihan dari stadium larva menjadi stadium imago atau hewan dewasa. Pada hewan dengan metamorfosis tidak sempurna, tidak akan mengalami tahapan pupa ini.

3. Tingkat Perubahan Bentuk Hewan

Tingkat perubahan bentuk hewan juga dapat menjadi pembeda antara metamorfosis sempurna dengan metamorfosis tidak sempurna.

Pada proses yang sempurna, organisme akan memiliki bentuk yang sangat berbeda dibandingkan pada stadium awalnya.

Namun pada metamorfosis yang tidak sempurna, organisme tidak terlalu banyak mengalami perubahan yang signifikan seperti pada proses yang sempurna. Contoh perubahan bentuk pada metamorfosis yang sempurna adalah dari ulat menjadi kupu-kupu.

4. Contoh Hewan

Mungkin banyak yang telah mengetahui beberapa contoh hewan yang masuk dalam kategori mengalami metamorfosis yang sempurna dan tidak sempurna.

Hal yang perlu diingat adalah, metamorfosis ini hanya terjadi pada hewan bertelur yang tidak mengalami prose pengeraman.

Hewan-hewan ini juga tidak dilahirkan seperti pada jenis hewan yang lainnya. Untuk bisa berubah bentuk dari telur hingga hewan dewasa, membutuhkan waktu yang bervariasi. Masing-masing hewan memiliki waktu perubahan yang berbeda.

a. Hewan Bermetamorfosis Sempurna
– Kupu-kupu
– Nyamuk
– Lebah
– Semut
– Lalat
– Katak

b. Hewan Bermetamorfosis Tidak Sempurna
– Jangkrik
– Belalang
– Kecoa
– Tonggeret

Siklus biologi hewan terdiri dari tahapan-tahapan yang berbeda. Beberapa hewan mengalami proses metamorfosis sempurna, untuk merubah bentuk awal yaitu telur, menjadi bentuk hewan dewasa seperti induknya.