5 Contoh Teks Ulasan, Ciri-Ciri, Serta Strukturnya yang Baik

Contoh Teks Ulasan
image by: copypress.com

Waktuku.com – Contoh teks ulasan terdiri dari beberapa jenis seperti ulasan terhadap sebuah karya seperti film, novel, hingga puisi. Ada pula ulasan yang mengulas suatu produk atau jasa.

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), ulasan diartikan sebagai kupasan, tafsiran, atau komentar. Sementara itu mengulas artinya memberikan penjelasan, komentar dan penafsiran dalam bentuk pendapat.

Teks ulasan disebut juga dengan resensi dan umumnya berbentuk seperti sebuah teks yang mengulas tentang isi, kelebihan, dan kekurangan suatu karya.

Adanya teks ulasan berfungsi untuk menimbang, menilai, dan mengajukan kritik terhadap berbagai aspek yang ada dalam sebuah karya.

Sebuah teks ulasan memiliki struktur, ciri-ciri, hingga tujuan tersendiri. Nah, berikut ini pembahasan beserta contoh teks ulasan dalam berbagai jenis.

Struktur, Ciri-Ciri dan Tujuan Teks Ulasan

Struktur, Ciri, dan Tujuan Teks Ulasan
image by: markfiniti.com

1. Struktur Teks Ulasan

Sebuah teks ulasan memiliki strukturnya sendiri yang akan membuat alur tulisannya menjadi lebih runut dan mudah dipahami. Struktur dari sebuah teks ulasan umumnya terdiri dari 4 bagian, yakni orientasi, tafsiran, evaluasi, dan rangkuman.

Orientasi adalah bagian awal dari sebuah teks ulasan. Bagian ini menjelaskan mengenai gambaran umum terkait sebuah karya yang akan dibahas. Orientasi juga menjelaskan tentang apa saja yang akan dibahas dalam teks ulasan tersebut.

Kemudian bagian tafsiran akan berisi penjabaran rinci dan mendalam tentang berbagai aspek dari sebuah karya. Contohnya seperti kelebihan, kekurangan, keunikan, kualitas dan aspek lainnya dari karya tersebut.

Selanjutnya pada bagian evaluasi, penulis akan memberikan pandangan dan penilaiannya terhadap karya tersebut berdasarkan aspek-aspek yang telah diulas sebelumnya.

Terakhir yaitu rangkuman, yakni merupakan bagian penutup yang isinya berupa kesimpulan dari keseluruhan teks yang telah dibuat.

2. Ciri-Ciri Teks Ulasan

Ada beberapa ciri yang terdapat pada sebuah teks ulasan, di antaranya:

– Memiliki 4 struktur, yaitu orientasi, tafsiran, evaluasi, dan rangkuman.

– Di dalamnya terdapat informasi yang didasarkan pada pandangan atau opini penulis tentang karya yang sedang diulas.

– Opini penulis yang disampaikan dalam teks ulasan berdasarkan pada poin yang dijabarkan pada teks tersebut.

3. Tujuan Teks Ulasan

Sementara itu, sebuah teks ulasan dibuat berdasarkan tujuan tertentu, yakni:

– Memberikan informasi kepada pembaca mengenai kelebihan dan kekurangan sebuah karya.

– Menjadi bahan pertimbangan kepada pembaca sebelum memutuskan untuk menikmati suatu karya maupun produk.

– Mengajak pembaca agar dapat ikut menilai dan merenungkan berbagai aspek dari karya yang diulas.

– Memberi kemudahan pada pembaca untuk memahami kaitan dari sebuah karya terhadap karya lainnya yang sejenis.

Contoh Teks Ulasan Film dan Buku

1. Contoh Teks Ulasan Film

Contoh Teks Ulasan Film
image by: imdb.com

Judul: Ulasan Film Laskar Pelangi

Orientasi:

Film ini tayang pada 2008 lalu dan merupakan hasil adaptasi dari novel yang berjudul sama yang ditulis oleh Andrea Hirata.

Disutradarai oleh Riri Riza, film ini menggaet sederet aktor kenamaan Indonesia seperti Cut Mini, Ikranagara, Tora Sudiro, Slamet Rahardjo, dan masih banyak lagi.

Ulasan:

Cerita ini berisi tentang sekelompok anak yang memiliki semangat belajar dan bersekolah yang tinggi. Meski mereka bersekolah di sekolah yang penuh keterbatasan, semangat mereka menggapai cita-cita tetap tinggi.

Di awal cerita dikisahkan ada sekumpulan anak yang tinggal di Desa Gantung, Belitung Timur. Mereka bersekolah di Sekolah Muhammadiyah yang hendak dibubarkan karena jumlah siswa dan siswinya tak sampai 10 orang.

Pembubaran tersebut ditunda dengan syarat mereka harus bisa membuat jumlah siswa dan siswi menjadi minimal 10 orang pada tahun ajaran baru. Semua usaha telah dilakukan namun di tahun ajaran baru, jumlah siswanya hanya 9 orang.

Tiba-tiba sesaat sebelum kepala sekolah berpidato, Harun dan Ibunya datang untuk mendaftar. Semua anak dan guru pun langsung bergembira menyambut Harun.

Penilaian:

Film ini memiliki premis cerita yang bagus dan menginspirasi. Akan tetapi sangat disayangkan karena alurnya terkesan monoton dan hanya berpusat pada pendidikan di SD Muhammadiyah.

Namun secara keseluruhan, film ini dibuat dengan sangat baik. Pengambilan kisah romansa di film ini juga menjadi bumbu yang cukup menarik.

Kesimpulan:

Melalui film Laskar Pelangi, dapat disimpulkan bahwa film ini membuat kita dapat melihat ceria yang terispirasi dari kisah nyata pengarangnya. Banyak pesan moral yang didapat dari film ini yang membuat penonton meneteskan air mata.

2. Contoh Teks Ulasan Buku

Contoh Teks Ulasan Buku
image by: liputan6.com

Judul: Resensi Novel Cinta Brontosaurus

Orientasi:

Buku berjudul Cinta Brontosaurus ini ditulis oleh Raditya Dika, seorang stand up comedian terkenal Tanah Air. Buku ini diterbitkan oleh penerbit Gagas Media dan resmi diluncurkan pada 2006 silam.

Ulasan:

Seorang penulis bernama Dika baru saja putus cinta dari Nina. Sejak kejadian itu, ia percaya bahwa cinta itu ada kadaluwarsanya.

Akan tetapi, Kosasih yang merupakan agen naskah Dika berusaha membangkitkan lagi kepercayaan Dika terhadap cinta. Hal ini justru membuat Dika berjumpa dengan berbagai wanita dengan cara yang aneh.

Akhirnya, tanpa sengaja Dika bertemu dengan Jessica yang ternyata memiliki jalan pemikiran yang sama anehnya dengan Dika. Dika pun mendapatkan tawaran film untuk bukunya yang berjudul Cinta Brontosaurus.

Namun, masalah baru datang ketika naskahnya harus diubah menjadi bergenre horor. Padahal, buku tersebut berisi tentang kisah cinta.

Penilaian:

Buku ini memiliki tampilan yang sangat menarik, di mana bagian covernya nampak sangat ceria. Isi bukunya pun cukup mengaduk emosi pembacanya dan berhasil menggabungkan aspek komedi, cinta dan kehidupan sehari-hari.

Bahasa yang digunakan dalam buku ini pun sangat khas anak muda, dan sangat menggambarkan bagaimana kehidupan sehari-hari muda-mudi di masa itu yang terbiasa dengan gaul.

Akan tetapi, buku ini juga masih memiliki kekurangannya tersendiri. Kekurangan pada buku ini terletak pada akhir ceritanya yang terasa kurang memberikan konklusi yang jelas dan masih mengambang.

Masih ada beberapa pertanyaan yang belum terjawab di akhir cerita. Selain itu, dalam buku ini juga terdapat penggunaan kata-kata yang cukup vulgar.

Kata-kata vulgar yang disematkan mungkin menjadi bagian untuk menunjukkan bagaimana pergaulan anak muda pada saat itu. Namun, kata-kata tersebut mungkin saja membuat sebagian orang kurang nyaman saat membacanya.

Kesimpulan:

Buku ini menyajikan cerita yang segar dan menghibur. Kisah yang disajikan juga ringan dan tidak membuat pembacanya berpikir terlalu berat.

Apa yang dihadirkan lewat buku ini sangat cocok untuk dinikmati oleh para anak muda di zamannya.

Ditambah lagi, munculnya buku ini di pasaran cukup berhasil mendongkrak minat baca anak muda karena nama besar Raditya Dika sebagai penulisnya. Raditya Dika memang menjadi idola anak muda pada saat itu.

Sisi humoris Raditya Dika yang sangat khas anak muda dituangkan dalam buku ini sehingga mampu memancing tawa mereka yang membacanya.

Meski begitu, tetap ada kekurangan dari buku ini, salah satunya ada di bagian akhir cerita yang terasa masih mengambang. Serta adanya kata-kata vulgar yang bisa jadi membuat sebagian pembaca merasa kurang nyaman.

Nah, itulah pengertian, struktur, ciri, hingga contoh teks ulasan yang berisi penjelasan mengenai berbagai aspek dari suatu karya.