Mohabbatein 21 Maret 2017

Waktuku.com  – Mohabbatein 21 Maret 2017: Ruhi melepas tali suci tersebut dan berkata harus segera pergi. Ruhi lalu bergegas pergi bersama Nidhi. Aditya meminta Pihu pergi makan siang ke rumah keluarga Iyer. Ishita sendiri kembali mendengar pertengkaran Romi dan Raman.

Raman bertengkar dengan Romi, dia menyuruh Romi dan Mihika untuk pergi. Romi tiba2 meminta maaf lalu memeluk Raman dengan pura2 karena Ruhi kembali datang. Ruhi mengatakan jika diirnya ingin memberikan coklat untuk Pihu lalu beranjak pergi. Setelah itu Romi kembali bertengkar dengan Raman. Romi membawa uangnya dan hendak pergi tapi Ishita menahannya dan memintanya mengakhiri semuanya. Tapi Romi tetap pergi.Raman kembali ke kamarnya dan melempar barang2nya. Ishita datang dan mereka bertengkar.

Nidhi berbicara dengan Ruhi dann berkata bahwa keluarganya sangat dramatis, Ruhi marah. Nidhi menghampirinya dan mengatakan sesuatu. Nidhi hendak menamparnya tapi Ruhi menahan tangannya. Datang polisi dan bertanya, Ruhi mengatakan dirinya baik2 saja. Polisi keluar, Ruhi kembali mengancam Nidhi dan berkata bahwa hakim memberinya keamanan dan jika dia mencoba menyakitinya maka dia akan berada di penjara.

Ishita berbicara dengan Toshi dan Simmi, dia meminta maaf karena dirinyalah Raman bersikap kasar. Romi kembali datang dan berkata jika semua ini adalah kesalahannya, Romi berjanji akan mendapatkan Ruhi kembali. Mihika juga kemudian muncul. Ishita berterimakasih pada Romi. Raman muncul dan menatap mereka. Romi meminta Mihika menunggu di mobil.

Ishita menyusul Mihika dan berterimakasih karena telah membawa Romi. Mihika menenangkan Ishita dan berkata bahwa Ruhi pasti kembali. Ishita berharap demikian dan berkata bahwa besok adalah ulangtahun Ruhi. Ishita berharap bisa merayakannya seperti sebelum2nya. Mihika berkata itu akan terjadi.

Toshi berbicara dengan suaminya tentang perubahan Ruhi. Pihu datang dan bertanya mengapa  Ishita tinggal dikaar ayahnya. Aditya melintas dan mendengar uucapan Pihu, dia masuk ke kamar Toshi lalu berbicara dengan Pihu bahwa ayahnya sedang bermain permainan rahasia. Raman juga muncul dan Pihu mengatakan agar dia menyelamatkan Ruhi.

Nidhi berbicara dengan Ashok. Dia meminta bantuan Ashok agar bisa segera pergi dari India. Ashok memintanya untuk relaks. Ashok mengusulkan membuat pesta yang mewah untuk ultah Ruhi dan membuat keluarga Bhalla cemburu.

Nidhi menunjukkan undangan pesta pada Ruhi dan berbicara dengannya jika itu ungkapan maafnya dengan mengadakan pesta ultahnya. Ruhi memnta satu undangan dan beranjak pergi. Nidhi tersenyum dan berkata jika dirinya tahu kemana dia akan pergi membawa undangan tersebut.

Raman kembali mengomel, Shagun berbicara dengannya tapi Raman kembali mengomel. Ruhi kemudian datang mengantar undangan pesta ultahnya.Setelah itu Ruhi beranjak pergi. Ishita mengejarnya dan berbicara dengannya. Raman juga ikut berbicara dan berkata akan membuatkan pesta untuknya. Ruhi mencaci mereka dan berkata bahwa Nidhi telah menyiapkan semua untuknya lalu Ruhi beranjak pergi. Ishita berbicara dengan Raman dan menenangkannya bahwa  mereka pasti akan dekat kembali dengan Ruhi dan akan menunjukkan semua cinta mereka untuk Ruhi.

Toshi berbicara dengan Simmi sambil melihat perhiasannya yang akan dihadiahkannya untuk Ruhi, Pihu datang dan memuji kalung tersebut, dia lalu bertanya kado apa yang akan diberikannya pada Ruhi. Toshi mengusulkan boneka tapi Pihu menolak karena Ruhi bukan anak2 lagi, dia lalu berlari untuk bertanya pada Shagun.

Nidhi berbicara dengan orang2 untuk mendkorasi dengan mewah pesta Ruhi. Ashok muncul dan memperhatikan mereka, orang2 tersebut pergi, Ashok berbicara dengan Nidhi mengenai Ruhi. Nidhi berkata bahwa kini dirinya akan mencoba menjadi teman Ruhi.

Shagun hendak masuk ke dalam mobil setelah membeli peralatan makeup untuk Ruhi, Ashok dan Nidhi menghampirinya dan berbicara dengannya. Ashok memprocokasinya dan meanas2inya mengenai tempatnya yang diganti oleh Ishita. Shagun mengabaikan mereka  dan beranjak pergi.

Keluarga Bhalla siap dengan semua hadiah mereka untuk Ruhi. Raman membuka hadiahnya dan mereka melihat bingkai besar penuh dengan foto Ruhi bersama keluarga Bhalla dan Iyer. Raman juga membaca kartu ucapannya untuk Ruhi. Semuanya pun menangis. Toshi berkata bahwa kemarahan Ruhi pasti akan mereda.

Ishita mendatangi Pihu yang sedang belajar. Ishita lalu memberinya susu. Mereka berbicara, Ishita mengajaknya membuat masakan India Selatan untuk Ruhi. Pihu setuju lalu Pihu memeluknya.

Pagi harinya, Tn. Bhalla tengah mempacking sesuatu sambil mengobrol dengan Simmi. Shagun muncul dan menanyakan Pihu. Simmi berkata dia pergi bersama Ishita ke tempat Ruhi. Shagun emosi dan berkata bahwa seharusnya Ishita bertanya padanya dulu karena Pihu ada ujian hari ini.

Ruhi terbangun dan membuka mata lalu melihat Ishita dan kamarnya penuh dengan balon. Ruhi tersenyum melihat dekorasi kamarnya. Dia memeluk Ishita dan berkata betapa dirinya sangat menyayanginya, ternyata itu hanya mimpi Ruhi. Pelayan membangunkan Ruhi dan memintanya untuk sarapan. Ruhi terbangun dan merasa kesal karena Ishita selalu memenuhi pikirannya. Baca juga: Sinopsis Mohabbatein 20 Maret 2017

Dewabet