3 Misteri Kerajaan Majapahit Yang Masih Membingungkan Hingga Saat Ini

Misteri Kerajaan Majapahit

Waktuku.comMisteri Kerajaan Majapahit ternyata sangat beragam. penyebabnya kemungkinan adalah kemisteriusan penggalian sejarah yang belum sepenuhnya terungkap dikarenakan masih banyak hipotesis dan kontroversi dari kerajaan terbesar ini.

berikut adalah 3 Misteri Kerajaan Majapahit Yang Masih Membingungkan Hingga Saat Ini:

Api yang Tak Pernah Padam

Di Bojonegoro, Jatim, terdapat fenomena alam Misteri Kerajaan Majapahit berupa api yang tak kunjung padam sejak zaman Majapahit yang bernama Kayangan Api. Selain faktor gas bumi, konon api ini muncul karena unsur mistis.

Believe it or not. Di Kabupaten Bojonegoro, terdapat fenomena geologi alam berupa api yang tak kunjung padam sejak zaman Majapahit.

Namanya Kayangan Api dan kini menjadi salah satu destinasi wisata ikon Kabupaten Bojonegoro.

Objek unik yang berlokasi di Desa Sendangharjo, Kecamatan Ngasem, ini makin populer sejak digunakan sebagai lokasi pengambilan api Pekan Olahraga Nasional (PON) XV pada tahun 2000.

Kayangan Api berjarak sekitar 15 km dari Kota Bojonegoro dengan rute Bojonegoro-Dander-Ngasem. Sebelum masuk kawasan ini, pengunjung hanya diminta membayar ongkos parkir. Api tak kunjung padam itu muncul dari balik bebatuan yang dibatasi lingkaran beton.

Di sekelilingnya, terdapat empat pilar dan empat bangunan berbentuk candi kecil. Saat itu, saya berkunjung pagi hari.

Api yang muncul tak terlalu besar. Kobaran api lebih besar pada sore atau malam hari.

Sekitar 50 meter dari api abadi tersebut, terdapat sumur yang dinamai Sumur Blekutuk. Sumur itu berisi air yang tampak layaknya air mendidih terus-menerus.

Bukan hanya bentuknya, suaranya juga sama seperti air mendidih. Bau belerang sangat kuat tercium dari air yang tak jernih itu. Meski demikian, sumur yang telah dipagari ini aman bagi pengunjung.

Secara ilmiah, api tersebut bersumber dari gas bumi yang tersulut api sehingga terus menyala. Memang, perut bumi di kawasan tersebut mengandung gas dan minyak bumi yang cukup banyak.

Namun, Mbah Djuli, juru kunci Kayangan Api, punya kepercayaan yang berbeda. Saat saya temui awal Juli lalu, dia bercerita panjang tentang sejarah Kayangan Api.

Jujur saja, saat itulah saya baru tahu bahwa Kayangan Api bukan sekadar api yang tak kunjung padam.

Keraton Majapahit yang Belum Ditemukan

Misteri Kerajaan Majapahit digali oleh Arkeolog dan sejarawan meyakini letak kerajaan Majapahit di daerah Trowulan dan sekitarnya.

Sebab, di daerah ini banyak ditemukan artefak, prasasti, dan berbagai konstruksi bangunan, seperti candi-candi, makam, maupun gapura. Pemerintah telah pula menetapkan desa Trowulan sebagai situs cagar budaya kerajaan Majapahit.

Meski lokasi pasti bangunan Keraton Majapahit di Trowulan masih belum bisa dipastikan keberadaannya.

Prof. Dr. Slamet Muljana dalam bukunya ‘Pemugaran Persada Sejarah Leluhur Majapahit’ menggambarkan keindahan keraton Majapahit.

Ia menuliskan, keraton Majapahit menghadap ke arah barat. Di muka benteng terdapat lapangan sangat luas dikelilingi parit berisi air.

Digambarkan pula beberapa bangunan kenegaraan, seperti balai agung tempat pertemuan dan balai manguntur atau pendapa agung tempat para pembantu utama menghadap Sang Prabu.

Di tengah balai manguntur dilukiskan ada sebuah rumah kecil dengan takhta tempat duduk raja, balai witana.

Keberadaan keraton Majapahit diduga di Desa Kedaton dan Desa Sentonorejo. Di Desa Kedaton mengingat kata Jawa kedaton juga berarti istana.

Sekitar  200 meter ke barat dari kompleks candi Kedaton ditemukan umpak-umpak berukuran besar sebanyak dua puluh buah yang tersusun memanjang sejajar. Selain itu juga pernah ditemukan pasak batu.

“Pasak batu itu diduga tempat tambatan gajah kendaraan Sang Prabu. Menurut cerita lesan warga Trowulan, di daerah tersebut juga dipercayai tempat berkumpulnya para leluhur pada zaman Kerajaan Majapahit.

Di lokasi itu sekarang dibangun Pendopo Agung oleh Komando Daerah Militer (Kodam) VIII Brawijaya,” ujar Dimas Cokro Pamungkas, budayawan Trowulan.

Temuan lain yang juga menguatkan adalah adanya situs Candi Kedaton. Candi tersebut terletak di wilayah administrasi Dukuh Kedaton.

Ada beberapa bangunan di sana. Bangunan pertama berada di timur laut (depan pintu masuk) yang merupakan bagian kaki sebuah bangunan.

Misteri Sumur Upas

Misteri Kerajaan Majapahit yang fenomenal adalah Sumur misterius. Namun perkampungan warga itu sudah direnovasi sedemikian rupa untuk mengesankan kampung zaman dulu.

Di perkampungan itulah ada sebuah bangunan baru menyerupai gedung olahraga. Di dalam gedung itulah sumur upas berada.

Bangunan besar ini didirikan di lokasi situs dengan alasan untuk melindungi situs itu sendiri. Di sumur itu tak banyak yang berkunjung, kecuali paranormal, orang yang hendak menabur bunga sesajen atau petugas yang hendak membersihkan lokasi.

“Monggo mas (Silakan mas),” ucap seseorang saat brilio.net datang. Laki-laki itu bernama Sudarsono atau akrab dipanggil Darsono. Dia adalah orang yang sehari-hari menjadi juru kunci Sumur Upas.