uang baru indonesia 100 ribu
Pecahan uang 100 ribu.

Waktuku.comUang Baru Palu Arit yang dinyatakan oleh Habib Rizieq Shihab, imam besar dari Front Pembela Islam, baru saja diperiksa mengenai protesnya terhadap Bank Indonesia mengenai uang baru yang beberapa waktu lalu di resmikan.

Lantaran menurut Habib Rizieq Shihab logo baru pada uang Indonesia ini, mengarah lebih kepada logo Partai Komunis Indonesia (PKI).

Namun padahal, logo pada uang baru tersebut sama sekali bukan Palu-Arit. Melainkan gambar saling isi atau disebut dengan rectoverso. Hal ini disampaikan Bank Indonesia secara resmi pada akun Facebooknya. Pada postingan tersebut tertulis, rectoverso merupakan suatu teknik cetak khusus pada uang kertas yang membuat sebuah gambar berada di posisi yang sama dan saling membelakangi di bagian depan dan belakang.

Jadi jika dilihat tanpa diterawang, gambar akan terlihat seperti Ornamen yang tidak beraturan, tapi pada saat Anda terawang, gambar tersebut akan membentuk sesuatu yang utuh. Rectoverse pada uang baru Indonesia, akan membentuk lambang dari Bank Indonesia, jika dilihat dengan cara diterawang.

“Mengenal Tanda-Tanda di Uang Rupiah: Gambar Saling Isi (Rectoverso)

Untuk melindungi dari pemalsuan, setiap uang kertas Rupiah yang masih berlaku dilengkapi dengan berbagai unsur pengaman. Masyarakat dapat mengenali keaslian uang melalui ciri-ciri yang khas, baik dari bahan yang digunakan, desain dan warna, maupun teknik pencetakan uang. Salah satu ciri uang Rupiah adalah gambar saling isi, atau biasa disebut Rectoverso.

Rectoverso adalah suatu teknik cetak khusus pada uang kertas yang membuat sebuah gambar berada di posisi yang sama dan saling membelakangi di bagian depan dan belakang. Apabila dilihat tanpa diterawang, gambar akan terlihat seperti ornamen yang tidak beraturan. Namun apabila diterawang, rectoverso akan membentuk sebuah gambar yang utuh.

Jika diterawang, rectoverso pada uang Rupiah akan membentuk lambang BI (singkatan dari Bank Indonesia). Rectoverso tidak dirancang untuk membentuk atau dimaknai sebagai gambar atau simbol lain, selain lambang BI.

Dengan memahami unsur-unsur keamanan dalam uang, masyarakat dapat lebih mudah mengenali keaslian Rupiah. Yuk, kenali Rupiahmu!” laman Facebook Bank Indonesia.