Kenapa Air Laut Asin Secara Ilmiah

Waktuku.com Laut merupakan suatu mahakarya ciptaan-Nya yang sangat indah dan luas. Banyaknya air laut yang terhampar di seluruh dunia tidak dapat dihitung secara akurat, karena kebanyakan hanyalah ‘perkiraan’ saja. Tidak ada yang tahu seberapa banyak air yang ada di laut.

(Baca Juga – Tempat Wisata Air Umbul Ponggok di Klaten)

Mungkin pada saat kecil bahkan sekarang kalian kerap menemukan sebuah pertanyaan berbunyi “Kenapa air laut asin?” benar? Selain pertanyaan tersebut, ada juga pertanyaan “Kenapa air laut berwarna biru?

Penyebab Air Laut Asin

Perlu kalian ketahui, bahwasanya rasa asin dari air laut ini semuanya berawal dari daratan. Hal tersebut terjadi dikarenakan pada saat hujan tanah akan menyerap seluruh air dan setelah itu akan dialirkan kembalii melalui sungai-sungai dan akhirnya menuju laut.

Sekilas mungkin tidak logis, karena hanya dengan mengalir seperti itu saja mengapa bisa menjadi asin, benar? Sebenarnya, rasa asin tersebut terjadi karena pada saat perjalanan air dari daratan ini akan membawa sebuah garam-garam mineral, maka dari itu laut penuh dengan garam mineral.

Seperti yang kalian tahu, bahwa laut ini memiliki permukaan yang amat sangat luas, sehingga menjadi faktor terjadinya penguapan yang bisa dikatakan besar. Pada penguapan tersebut yang menguap hanyalah Air (H2O) saja, sedangkan garam tidak menguap dan tetap tinggal dengan air laut. Hal tersebutlah yang membuat air laut sangat asin.

Untuk kadar keasaman pada air laut ini bergantung pada suhunya. Semakin panas, akan semakin asin pula.

Penyebab Air Laut Berwarna Biru

Sepertinya, untuk yang satu ini perlu diluruskan kembali. Perlu kalian ketahui, bahwa air ini tidak memiliki warna. Warna yang timbul pada air terjadi karena penyerapan cahaya yang nantinya direfleksikan kembali oleh air.

Sedangkan untuk air laut berwarna biru ini sebenarnya dikarenakan dua proses, yakni proses penyerapan (absorption) dengan hamburan (scattering). Pada atmosfer, penyebab langit berwarna biru adalah karena hamburan cahaya dari laut, caranya dengan menyerap cahaya.

Air sebenarnya dapat menyerap warna merah, kuning dan hijau. Semua itu tergantung pada kedalaman dan tempatnya. Warna biru merupakan warna yang paling banyak diserap oleh air, sehingga air laut yang biasa kalian lihat berwarna biru.

Mungkin ada beberapa laut yang memiliki warna berbeda, hal tersebut terjadi karena tanaman yang hidup di dasar lautan seperti algar merah dengan tanaman berwarna kecokelatan yang nantinya akan membuat air laut tersebut terlihat lebih keruh lagi.

Fakta Tentang Laut

1. Oksigen di Bumi Berasal dari Lautan

Sebagian oksigen di bumi berasal dari organisme kecil yang hidup di lautan atau biasa dikenal dengan ‘fitoplankton’. Menurut para ilmuwan, dalam setiap nafas yang diambil manusia, berasal dari oksigen yang dihasilkan oleh tanaman laut. Sebagian besar dari Fotosintesis ogrganisme mikroskopis.

2. Lautan Sangat Dalam dan Gelap

Laut merupakan sebuah tempat misterius penuh keajaiban yang belum banyak ditemukan. Pada sebuah studi yang dilaksanakan pada tahun 2011, National Geographic berspekulasi bahwa 86% spesies yang ada di dunia ini belum diklasifikasikan. Diperkirakan planet ini dihuni oleh 8.7 juta spesies yang sebagian besar belum teridentifikasi.

3. Manusia Hanya Mampu Menjelajahi 5% Lautan

Pada kenyataannya, manusia hanya baru berhasil menjelajahi 5% – 7% dasar laut dan tidak lebih 1% dari lautannya itu sendiri. Hanya sekitar 5% dari dasar laut yang telah dipetakan hingga batas waktu tertentu.

Dengan 70% permukaan bumi yang ditutupi lautan, artinya, 65% dari wilayah bumi belum dieksplorasi.

4. Laut Memiliki Lembah, Pegunungan dan Gunung Berapi yang Lebih Besar dari Everest

Apabila mengukur tingginya puncak gunung dengan level di atas permukaan laut, maka Gunung Everest merupakan gunung tertinggi dunia yang mencapai 8.850 meter. Akan tetapim apabila diukur dari dasar luasnya Samudera Pasifik, sebuah gunung dengan nama Mauna Kea yang merupakan Gunung tertinggi di dunia, gunung tersebut mencapai 10.210 meter di dasar laut.

5. Laut Mengandung 20 Juta Ton Emas

Para Ilmuwan telah menemukan bahwa terdapat sekitar 20 juta ton emas yang ada di lautan ini. Bukanlah suatu hal yang mudah untuk memiliki semua itu, karena letaknya berada jauh di bawah laut dan terbungkus dalam bebatuan.

6. Film ‘Alien’ Terinspirasi dari Parasit dari Dasar Laut

Seekor parasit yang memiliki fisik transparan memakan mangsanya dari dalam ke luar, kemudian mengambil alih tubuh mereka.

Parasit yang dijuluki “Phronima” ini berada dibalik kesuksesan film Alien. Makhluk kecil ini dapat ditemukan di seluruh lautan di dunia.

7. Daerah Bernama “White Shark Cafe”

White Shark Cafe merupakan sebuah area terdalam Samudera Pasifik, dimana para hiu putih besar berkumpul. Para ilmuwan tidak yakin, mengapa hiu-hiu tersebut melakukannya, diperkirakan mungkin mereka sedang berburu makanan atau tengah kawin.

Sebenarnya, masih banyak sekali misteri-misteri yang ada di dalam lautan. Namun, manusia masih belum dapat memastikan apa yang ada di dalamnya.

Dewabet