Jenis phobia yang paling banyak dialami
Ilustrasi penderita phobia, image by batamtoday,com

Waktuku.comjenis phobia yang paling banyak dialami, phobia adalah keadaan dimana seseorang mengalami ketakutan yang berlebihan. Rasa takut memang bisa menghindarkan Anda dari bahaya. Namun rasa takut yang berlebihan dan tak masuk akal pun bisa menyiksa diri Anda sendiri.

Beberapa diantara Anda pasti ada yang mengalami phobia, entah itu phobia ketinggian, kegelapan, darah, dan lain sebagainya. Istilah phobia atau fobia bisa diartikan sebagai ketakutan yang berlebihan pada sesuatu hal atau fenomena. Phobia akan menyerang ketika penderitanya menghadapi situasi, aktivitas, dan aktivitas tertentu.

Ratusan phobia berhasil di identifikasi. Namun, para ahli telah mengidentifikasi secara garis besar phobia dapat dibagi menjadi agoraphobia, social phobia, dan specifik phobia.

Berikut jenis phobia yang paling banyak dialami

1. Agorabhobia

Agora adalah nama pasar dan tempat pada zaman Yunani Kuno. Seseorang agoraphobia adalah mereka yang takut tertangkap dalam tempat umum atau lokasi seperti jembatan dan antrean bank. Ketakutan semakin nyata bila penderita tidak segera keluar, akibatnya akan membuat kegelisahan yang terlalu tinggi. Penderita phobia agoraphobia memengaruhi wanita dua kali lebih banyak dibanding pria.

2. Social Phobia

Social phobia yaitu ketakutan berada di lingkungan sosial. Seseorang yang social phobia tidak sekedar malu, tapi ia juga merasa sangat gelisah, cemas, dan khawatir tentang penampilannya. Jika tidak ditangani dengan tepat, penderita sosial phobia akan menghindari kontak sosial, akibatnya ia tidak mempunyai hubungan yang baik dan profesional dengan lingkungannya.

3. Specific Phobia

Specific Phobia merupakan yaitu ketakutan saat menghadapi situasi dan objek khusus. Beberapa bentuk dari specific phobia, diantaranya:

a. Claustrophobia, yaitu ketakutan Beriku di tempat tertutup

b. Zoophobia, yaitu ketakutan terhadap hewan. Misalnya, ketakutan pada bangsa laba-laba (arachnophobia), ular (ophidiophobia), burung (ornithophobia), dan lebah (apiphobia). Namun, beberapa penderita phobia ini akan hilang sendiri seiring bertambahnya usia dan ada juga beberapa sebagian yang menetap.

c. Brontophobia, yaitu ketakutan terhadap petir atau guntur. Biasanya penderita brontophobia memilih menunggu petir menghilang.

d. Acrophobia, yaitu ketakutan pada ketinggian

e. Aerophobia, yaitu ketakutan terbang.

f. Hemophobia, yaitu ketakutan ketika melihat darah, sedangkan trypanophobia yaitu ketakutan pada suntik.

Baca Juga: Cara Mengatasi Phobia Ketinggian

g. Takut pada hal berbau mistik, beberapa kondisi yang masuk dalam kondisi ini diantaranya, ketakutan pada angka 13 (triskaidephobia), hantu (pasmophobia), kelelawar (chiroptophobia).

h. Emetophobia, ketakutan pada muntah, biasanya penderita ini ketakutan ketika melihat temannya muntah.

i. Carcinophobia atau Cancerophobia, adalah ketakutan pada kanker.

j. Neophobia, yaitu takut pada sesuatu yang baru.

k. Geronthophobia, yaitu ketakutan menjadi tua dan pada orang tua.

l. Parthophobi, yaitu ketakutan bila buang angin di area publik.

m. Odontiatophobia yaitu orang yang takut pada dokter gigi. (inh/kmps)

Dewabet