Penyebab Eksim Basah dan Cara Mengobati

Eksim Basah, Pengobatan Eksim Basah, Cara Mengobati Eksim Basah

Waktuku.com – Penyebab Eksim Basah hingga saat ini masih belum diketahui secara pasti penyebabnya, akan tetapi ada beberapa yang menjelaskan bahwa penyakit ini terjadi karena adanya infeksi mikroorganisme yang turut berperan dalam pembentukan lesi dari penyakit satu ini

Adanya sensitive oada Allerge terhadap mikroogranisme ini juga dapat memperburuk penyakit inin. Penyakit ini biasanya terjadi pada daerah yang panas. Kebiasaan meminum-minuman yang beralkohol dan adanya ketegangan jiwa juga dapat memicu penyakit ini timbul. Penyakit ini biasanya terjadi pada orang-orang dewasa dan juga biasanya terjadi pada wanita.

Gejala yang ditimbulkan dari penyebab eksim basah ini adalah tonjolan yang berwarna kemerahan dan rasanya sangat gatal. Lalu kelainan ini akan menyebar dan melebar sebesar uang logam, kemudian dikelilingi oleh tonjolan-tonjolan padat, lalu gelembung-gelembung berisi cairan dan tertutupi oleh cairan yang sudah mengering berwarna cokelat.

Penderita juga mengekuh rasa gatal yang sangat hebat dan disertai nyeri juga. Penyakit ini biasanya menyerang daerah punggung kaki, punggung tangan, bokong dan bahu.

Penyebab eksim basah ini etiologi, jadi tidak diketahui dan kemungkinan besar multifaktorial yang artinya banyak faktor pemicu yang mampu menyebabkan penyakit ini terjadi. Akan tetapi, banyak yang menduganya dengan alergi makanan karena dipicu oleh virus saluran pernafasan yang kerap menjadi penyebab inti.

Kebanyakan pasien dengan penyakit ini juga memiliki kulit yang sangat kering. Trauma lokal seperti gigitan serangga, kontak langsung dengan bahan kimia atau lecet dan mungkin mendahului wabah.

Eksim basah sendiri disebut dengan dermatitis numulatis, merupakan suatu dermatitis peradangan kronik dan gatal yang terjadi dalam bentuk bercak-bercak bentuk uang logam hingga diameter 4 sampai 5 cm yang terdiri dari vesikel dan papul kecil yang berkelompok pada dasar eritematosa dengan tepian tidak tegas, berkustra dan eksoriasi.

Biasa ditemukan pada tungkai bahwa pada pria tua, batang badan, tangan dan jari (wanita muda). Terutama banyak ditemukan selama berbulan-bulan musim dingin dan pada penderita atopi. Pengobatan eksim basah yang dapat dilakukan adalah kortikosteroid topical, diklosasillin atau eritromisin oral apabila terinfeksi, pasta terbaru bara mentah dan pelembab kulit.

Pencegahan pertama yang dapat kamu lakukan adalah dengan menjauhkan diri dari segala sesuatu yang dapat memicunya. Eskim merupakan gangguan yang tidak menular, berarti tidak dapat ditularkan dari seseorang penderita kepada orang lain melalui konyak.

Enzim lain misalnya enzim popok, yang dapat dihindari dengan lebih sering mengganti popok anak dan mengolesi bagian kulit yang merah dengan menggunakan sebuah salep sengoksida dan minyak (Lim Sengoksida Oleosa) yang dapat kamu beli secara bebas di apotek.

Cara Pengobatannya

Penyakit eksip basah ini cenderung meningkat bagi mereka yang punya masalah penyakit asma. Mereka yang memiliki riwayat kesehatan mengalami kecenderungan penyakit eksim basah, maka akan beresiko mengalami penyakit eksim basah.

Eksim basah dan pengobatannya masih dapat dilakukan bagi kamu yang ingin sembuh. Hal yang bisa kamu lakukan salah satunya adalah dengan menghindari zat-zat yang spesifikasi yang dapat memicu terjadinya penyakit alergi. Untuk membantu mengatasinya, kamu dapat membeli krim hidrokortison di apotek terdekat.

Ciri-Ciri Eksim Basah

Penyakit eksim basah ini biasanya ditandai dengan kulit kering serta mengalami pecah-pecah dan mengeluarkan cairan yang besar, berikut gejala yang biasa dirasakan si penderita eksim basah:

a. Rasa panas dan juga dingin secara berlebihan dirasakan pada kulit.

b. Mengalami gatal-gatal secara rutin pada malam hari.

c. Penyakit eksim kulit basah akan menunjukkan gejala melepuh merah, pembengkakan, basah, serta muncul bintik-bintik dengan kandungan air atau juga nanah di dalamnya.

d. Penyakit eksim basah biasanya memiliki kulit bersisik dengan keras, mengeropeng dan juga berwarna kemerahan.

Pencegahan Eksim Basah

a. Sebaiknya jangan menggaruk eksim basah karena akan menimbulkan terjadinya infeksi

b. Hindari jenis bahan-bahan dan juga makanan serta hal-hal yang beresiko menyebabkan alergi.

c. Sebaiknya hindarilah penggunaan sabun pada bagian yang terkena eksim dan sebaiknya jangan terlalu sering terkena air. Apabila kamu mandi, maka sebaniknya gunakanlah air hangat.

d. Menggunakan pakaian yang bersih yang dapat menyerap keringat dan juga tidak terlalu ketat.

Jenis-Jenis Penyakit Eksim

a. Dermatitis, kontak alergi yang terjadi sebagai suatu reaksi inflamasi pada bagian kulit setelah kulit bersentuhan dengan benda dan juga zat tertentu yang beresiko menimbulkan alergi meskipun hanya sedikit.

b. Kontak iritas suatu reaksi peradangan di kulit yang muncul setelah kulit bersentuhan dengan zat dan benda tertentu yang dapat menimbulkan terjadinya iritan atau iritasi dengan jumlah dan juga kadar tertentu.

c. Eksim Dyshidriotic, yakni suatu iritasi kulit yang muncul pada bagian telapak tangan dan juga kaki yang biasanya ditandai dengan munculnya gejala lepuhan.

d. Neurdermatitis, merupakan suatu reaksi yang ditandai dengan kulit gatal-gatal dan semakin menebal kehitaman yang biasanya banyak ditemukan pada bagian kaki, leher serta bagian punggung tangan.

e. Eksim seboroik ditandai dengan kulit berminyak, bercak dengan warna kekuningan dan biasanya muncul pada area wajah atau juga muncul di kepala.

f. Dermatitis statis merupakan suatu bentuk iritasi kulit yang muncul pada bagian kaki bawah dan biasanya berhubungan dengan masalah sirkulasi darah.

g. Infeksi jamur lebih identik dengan berbagai macam eksim, akan tetapi jamur biasanya dapat dipastikan hanya dengan melakukan pemeriksaan menggunakan sebuah mikroskop.

h. Kudis penyebabnya adalah akibat tungau scabies yang dapat menghasilkan gejala ruam di kulit yang mirip sebagai bentuk lain dari penyakit eksim.

Pengobatan Eksim Basah

a. Eksim basah dan pengobatannya adalah dengan menggunakan krim dan juga salep kortikosteroid. Kortikosteroid merupakan jenis anti-inflamasi yang akan membantu meringankan gejala yang paling utama dari penyakit eksi, seperti radang di kulit dan juga gatal-gatal. Apabila tidak efektis, maka kortikosteroid sistemik dapat diresepkan.

b. Gunakanlah sebuah obat anti-biotik yang sesuai indikasi untuk mengobati penyakit tersebut.

c. Gunakan obat yang mampu membantu mengatasi infeksi jamur, virus dan juga parasit yang sesuai dengan indikasi.

d. Antihistamin yang dapat membantu mengatasi eksim basah dan pengobatannya yang menimbulkan efek samping kantuk, yang mana merupakan salah satu obat eksim basah dan pengobatannya. Karena obat ini akan membantu mengurangi resiko menggaruk di malam hari.

e. Eksim basah dan pengobatannya dengan inhibitor kalsieneuri topikal merupakan salah satu jenis obat yang membantu menekan aktivitas dari sistem daya tahan tubuh yang akan bekerja untuk menurunkan terjadinya peradangan serta membantu mencegah kambuhnya eksim untuk yang kesekian kalinya.

f. Pelembab yang berguna untuk membantu mengurangi kehilangan air dan juga dapat membantu memperbaiki kulit yang sudah rusak.

Cara untuk mencegah dan pengobatan eksim basah di atas harus kamu lakukan secara teratur dan juga tepat. Selain itu, bagi kamu yang memiliki resiko alergi lebih tinggi, sebaiknya memperhatikan asupan makanan dan juga benda yang menyebabkan terjadinya alergi.