Tarusan Kamang, Danau Ajaib Bermuka Dua di Sumatera Barat

Waktuku.com – Tarusan Kamang, danau ajaib bermuka dua di Sumatera Barat. Merupakan sebuah danau yang terletak di Nagari Kamang Mudiak, Kec. Kamang Magek, Kab. Agam, Sumatera Barat. Danau ini terbilang ajaib dan unik dikarenakan bahwa hanya berisi air pada musim-musim tertentu saja. Danau ini akan terlihat begitu luas, tetapi pada suatu waktu danau ini akan berubah menjadi hamparan padang rumput yang hijau.

Perbedaan view Danau Tarusan Kamang saat musim air dan musim rumput
Perbedaan view Danau Tarusan Kamang saat musim air dan musim rumput (foto : erisonjkambari.com)

Lokasi Danau mini ini terletak di kaki bukit barisan, sekitar 14 kilometer dari kota Bukittinggi. Dari Bukittinggi bisa terus ke arah Payakumbuh, belok kiri di Simpang Limau, terus lurus ke Simpang Tigo Koto Panjang, Belok kiri lagi sampai ke Pakan Sinayan, belok kanan dan lurus terus deh. Selain bisa kering danau ini juga memiliki sebuah pulau kecil ditengah ketika musim air. Tarif untuk bisa ke pulau kecil itu hanya Rp5000 saja perorang.

Pulau kecil di Danau Tarusan Kamang
Pulau kecil di Danau Tarusan Kamang (foto : lham Abdi )

Mungkin kalian penasaran kenapa danau ini bisa kering dan berair pada waktu tertentu. Danau ini adalah danau karstyaitu danau yang terbentuk karena pengikisan batu kapur oleh air.  Menghilangnya air danau kedalam perut Bumi dan muncul dicelah padang rumput yang hijau, tanpa bisa menebak waktunya. Diperkirakan ini terjadi karena adanya sungai bawah tanah.

Sebagai danau karst, ketika air tanah naik maka lorong-lorong di bawah bukit batu gamping akan menyemburkan air dan menutupi padang rumput dan membentuk sebuah danau. Begitu pula sebaliknya, jika air sungai bawah tanah turun, air akan tersedot sehingga hanya tampak seperti padang rumput. Tidak ada waktu pasti yang menentukan kapan akan berisi air dan kapan air mengering.

Ahli geologi Indonesia, Andang Bachtiar pernah melakukan penelitian terhadap danau tarusan kamang. Ia mengatakan “Banyak danau karst di daerah lain, tapi hanya Danau Tarusan Kamang yang punya hubungan langsung dengan sungai bawah tanah sehingga muncul fenomena unik ini”.

Danau Tarusan Kamang saat tidak digenangi air
Danau Tarusan Kamang saat tidak digenangi air (foto : aeronusantara.blogspot.com )

Pendapat lain juga pernah diutarakan oleh Prof. Handang yang juga melakukan penelitian yang sama, ia menemukan bahwa Danau Tarusan Kamang terdapat di zona patahan Sumatera bagian timur, sehingga itu menjadi alasan air datang dan mengering. Menurutnya, terdapat fenomena alam yang harus digali di Danau Tarusan Kamang, seperti terdapatnya bongkahan batuan kapur di tepi-tepi danau yang berusia ratusan abad ini. Adanya batuan kapur yang terdapat di danau ini menunjukan, bahwa ratusan abad yang lalu Danau Tarusan Kamang ini dahulunya merupakan lautan, Karena hanya dipantai lah bisa terdapat batuan kapur.