2 Contoh Teks Eksposisi Beserta Strukturnya

Contoh Teks Eksposisi

Waktuku.comContoh Teks Eksposisi, Pernahkah kalian mendengar apa itu eksposisi? Mungkin anda yang pernah belajar, atau sedang belajar bahasa indonesia pada saat menginjakan bangku sekolah dan pernah mendapatkan materi mengenai apa yang dimaksud contoh teks eksposisi.

Untuk lebih lanjut disini kami akan membahas mengenai materi yang akan di angkat pada tema kali ini, contoh teks eksposisi adalah bagian relasi dari berbagai aspek yaitu diantaranya:

– Teks narasi
– Teks deskripsi
– Teks prosedur, dll…

Pengertian contoh teks eksposisi adalah sebuah cerita, tulisan atau karangan yang di dalamnya bersifat ilmiah / non fiksi yang di sajikan dengan gaya penulisan yang singkat, padat, jelas dan akurat.

Contoh:
– Koran
– Berita TV
– Makalah
– Artikel
– Skripsi
– Studi Literatur

Macam Macam Teks Eksposisi:
– Teks Eksposisi Pertentangan
– Teks Eksposisi Klarifikasi
– Teks Eksposisi Perbandingan
– Teks Eksposisi Berita
– Teks Eksposisi Definisi
– Teks Eksposisi Analisis
– Teks Eksposisi Proses, dan
– Teks Eksposisi Ilustrasi

Jenis-Jenis Teks Eksposisi:

– Eksposisi Laporan
Yaitu paragraf eksposisi yang berisikan tentang penelitian atau peristiwa.
– Eksposisi Perbandingan
Suatu paragraf yang berisi ide / gagasan yang menjelaskan suatu perbandingan dengan lainnya.
– Eksposisi Ilustrasi
Yaitu paragraf eksposisi yang berisikan tentang penjelasan suatu penggambaran mengenai suatu tema / topik yang memiliki kesamaan atau kemiripan dalam sesuatu hal teertentu.
– Eksposisi Klasifikasi
Yaitu paragraf klasifikasi yang menjelaskan suatu informasi dengan tema / topik utamanya dikembangkan dengan cara mengelompokkkan ke dalam beberapa kelompok berdasarkan ciri-ciri dari pengembangan paragraf eksposisi.
– Eksposisi Proses
Yaitu paragraf proses yang menyampaikan infomasi tentang langkah-langkah, cara / petunjuk membuat gambaran proses tentang terjadinya sesuatu.
– Eksposisi Definisi
Yaitu paragraf eksposisi yang menjelaskan sebuah tema / topik yang tidak hanya mencakup pengertian akan tetapi semua hal-hal yang berhubungan erat dengan topik tersebut sehingga pembaca bisa mendapatkan informasi yang jelas dan terperinci.

Ciri-Ciri Eksposisi:

– Teks eksposisi menunjukkan sebuah fakta yang berfungsi sebagai alat konkritasi dan kontribusi.
– Setiap bahasa yang digunakan adalah bahasa yang bersifat informatif.
– Penyampaian teks eksposisi isinya secara gamblang, lugas serta penggunaan bahasa yang baku.
– Menjelaskan tentang informasi-informasi berbasis pengetahuan
– Penjelasan yang di buat harus sertai dengan data-data yang bisa dipertanggungjawabkan dan akurat
– Selalu bersifat objektif atau netral artinya tidak memihak kepada siapapun.
– Menunjukan fakta atau fenomena yang dapat dijelaskan dengan logika atau penalaran.

Struktur Teks Eksposisi:

• Tesis (Pembukaan)
• Argumentasi (Isi)
• Penegasan Ulang (Penegasan ulang)

Contoh Teks Eksposisi 1

Ekonomi Indonesia

Argumentasi:

Argumen lain dari ekonomi rakyat bisa juga dilihat dari sebuah ideologi yang jargonnya adalah: “ekonomi dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat”

“Dari rakyat” yang artinya adalah aktivitas ekonomi itu berkaitan dengan penguasaan rakyat dan aksesibilitas rakyat terhadap sebuah sumber daya ekonomi. Rakyat menguasai dan memiliki hak atas sumber daya untuk mendukung kegiatan produktif dan konsumtifnya.

“Oleh rakyat” yang artinya adalah proses produksi dan konsumsi dilakukan dan diputuskan oleh rakyat. Berkaitan dengan sumber daya, baik itu yang sifatnya produktif atau konsumtif, rakyat memiliki alternatif lain untuk memilih dan juga menentukan sistem pemanfaatan, seperti berapa banyak jumlah yang harus dimanfaatkan, siapa yang memanfaatkan, bagaimana proses pemanfaatannya, dan bagaimana menjaga kelestarian bagi proses pemanfaatan yang selanjutnya, dan sebagainya.

“Untuk rakyat” yang inti utamanya adalah segala aktivitas ekonomi yang dilakukan itu pada akhirnya diperuntukkan untuk kesejahteraan rakyat juga. Rakyat menerima manfaat, dan indikator kemanfaatan yang paling utama ialah kepentingan rakyat.

Penegasan Ulang:

Dalam hal ini juga perlu dijelaskan bahwa ekonomi rakyat bisa berkaitan “dengan siapa saja”, dalam arti kegiatan ekonomi dapat dilakukan juga dengan “non-ekonomi-rakyat”.

Juga tidak ada pembatasan mengenai jenis produk, permodalan, besaran, sifat usaha, dan lain sebagainya. Ekonomi rakyat bersifat tidak eksklusif tetapi inklusif dan juga terbuka.

Walaupun seperti itu, sifat fundamental diatas telah pula menciptakan suatu sistem ekonomi yang terdiri dari pelaku ekonomi, mekanisme transaksi, norma dan kesepakatan yang khas, yang umumnya telah memfasilitasi ekonomi rakyat untuk tetap bertahan dan berkembang sejalan dengan perkembangan sosial ekonomi masyarakat Indonesia.

Contoh Teks Eksposisi 2

Bias Pertumbuhan Ekonomi di Indonesia

Tesis:

Di waktu keadaan perekonomian global yang dilandai krisis, pencapaian tingkat pertumbuhan ekonomi Indonesia menorehkan hasil yang baik.

Padahal ekonomi Indonesia tumbuh kurang lebih 6,4 persen Apabila dibandingkan, pada triwulan ke-2 tahun ini dengan periode yang sama tahun lalu.

Peningkatan ini masih tetap terfokus di Pulau Jawa dengan penambahan sekitar 57,5%. Seandainya diakumulasikan dan dibandingkan dengan semester I tahun 2011 yang tumbuh sekitar 6,3% pertumbuhan ekonomi Indonesia semester I tahun 2012 menjadi lebih baik.

Argumentasi:

Meskipun begitu, pertumbuhan ekonomi Indonesia dianggap berada pada anomali atau bias. Hal tersebut dikatakan oleh pengamat ekonomi Indonesia for Global Justice, Salamuddin Daeng,. Ia berkata bahwa tingkat pertumbuhan ekonomi ini tidak diimbangi dengan pertambahan tingkat kesejahteraan masyarakat.

Tak cukup sekedar itu, Daeng juga menunjukkan, setidak-tidaknya terdapat 4 faktor yang menyebabkan ekonomi Indonesia terjadinya bias.

Pertama,nilai utang asing terus meningkat nilai pada perekonomian Indonesia yang lebih banyak ditengarai.

“Akumulasi utang Indonesia lebih dari Rp. 2.865 triliun dan setiap tahunnya Utang asing pemerintah terus meningkat. Utang tersebut termasuk dari bagian sumber penghasilan utama pemerintah dan menjadi penyokong meningkatnya pertumbuhan ekonomi Indonesia,” Kata Daeng.

Kedua, faktor pendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia termasuk juga ikutnya peningkatan konsumsi masyarakat. Adapun sumber peningkatan Konsumsi masyarakat adalah berasal dari kenaikan harga sandang pangan, dan juga didorong oleh pertumbuhan kredit khususnya kredit konsumsi.

Ketiga, ekonomi Indonesia pertumbuhannya didukung oleh ekspor bahan mentah, misalnya hasil bahan tambang perkebunan, hutan dan migas, oleh karenanya sangat minim menghasilkan nilai tambah dan penyediaan lowongan pekerjaan.

Faktor terakhir, pertumbuhan ekonomi Indonesia didukung oleh penanaman modal asing yang membuat sumber daya alam Indonesia semakin dipegang oleh pihak asing.

Di lain sisi, Pengamat Ekonomi dari Universitas Gadjah Mada A Tony Prasetiantono, menjelaskan sektor domestik berperan dalam mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Berdasarkan pendapatnya, pada tahun ini terlebih pada kuartal ke-3 dan ke-4efek krisis global melalui defisit neraca perdagangan dan menurunnya ekspor baru akan terlihat. Ia beranggapan keterlibatan ekspor terhadap PDB tidaklah terlalu tinggi.

Sejalan dengan hal tersebut, ekonom Mirza Adityaswara menilai bahwasanya tumbuhnya sejumlah sektor ekonomi dalam negeri disebabkan ditopang oleh suku bunga rendah. Hal tersebut terlihat dari bertambahnya tingkat kredit yang sampai 26-28% dalam waktu yang sama didorong oleh harga BBM yang rendah karena sampai sekarang terus pemerintah yang mensubsidi.

Pada waktu yang sama juga Mirza mengatakan, sektor yang mengutamakan dalam negeri merasakan tinggi pertumbuhan, seperti manufaktur, otomotif, perdagangan, komunikasi transportasi.

Efek peningkatan tingkat pertumbuhan sektor yang orientasinya dalam negeri mempunyai kecondongan semakin besarnya jumlah defisit neraca perdagangan.

Penegasan Ulang:

Berdasarkan pendapat A Tony Prasetiantono, lebih besar dan cepatnya pengeluaran pemerintah juga sangat menopang peningkatan. Sejalan dengan hal tersebut, tingkat inflasi yang ada di bawah 5 % dirasa bisa menolong, meskipun pada akhirnya tetap terdapat dampaknya, yaitu terus membengkaknya nilai subsidi energi sebenarnya tak sehat.