Contoh Proposal Skripsi yang Baik dan Benar (Panduan Lengkap)

Contoh Proposal Skripsi

Waktuku.com – Terdapat suatu istilah yang banyak dikenal oleh kalangan mahasiswa maupun mahasiswi, yakni beratnya tugas kuliah tidak sebanding dengan beratnya skripsi. Contoh Proposal Skripsi merupakan sebuah hal yang paling ditakuti bagi anak kuliah, akan tetapi jika belum merasakan skripsi, berarti belum bisa dikatakan sebagai anak kuliah.

Dalam skripsi, hal yang menakutkan bukan hanya tentang penelitian atau sulitnya untuk bertemu dosen yang bersangkutan, melainkan juga dalam tata cara penulisan skripsinya itu sendiri. Penulisan dalam Contoh Proposal Skripsi haruslah baik dan benar.

Banyak sekali mahasiswa yang sampai mengalami beberapa kali revisi akibat salah dalam penulisan Contoh Proposal Skripsi tersebut.Tentunya membuat mahasiswa tersebut harus mengeluarkan uang yang cukup banyak.

Contoh Proposal Skripsi merupakan sebuah awal dari perjuangan mahasiswa tingkat akhir.Jadi, diterima atau tidaknya, semua tergantung pada si penulis.

Maka dari itu, agar kamu tidak perlu melakukan revisi, saya akan berikan cara penyusunan contoh proposal skripsi yang baik dan benar.

Pada saat menyusun Contoh Proposal Skripsi, ada beberapa hal penting yang harus kamu ketahui, diantaranya judul, pendahuluan, tinjauan pustaka dan metode penelitian yang dipilih.

Berikut merupakan uraian dari masing-masing poin yang harus kamu ketahui, berikut

Contoh Proposal Skripsi

Pendahuluan

Pendahuluan ini bisa dikatakan sebagai BAB 1 yang mana memuat latar belakang, rumusan masalah, tujuan dan manfaat yang masing-masing harus ditulis dengan bahasa yang baku.
Pada pendahuluan, kamu harus memaparkan aspek antologis maupun aspek aksiologis.Aspek Antologis yakni aspek yang memaparkan latar belakang dan rumusan masalah. Sedangkan aksologis memaparkan tujuan dan manfaat.

Latar Belakang

Latar belakang ini memuat informasi topik yang dibahas dalam proposal. Pada poin ini, menjelaskan data maupun fakta yang dapat mendorong timbulnya masalah yang dibahas.Selain itu, dijelaskan juga alasan dari penelitian yang kamu lakukan.

Didalam latar belakang biasanya akan ada pandangan penulis dilihat dari beberapa aspek nyata dan realita. Hal tersebut digambarkan dalam bentuk deduktif (mengulas lengkap tentang topic penelitianyang sudah dijalankan secara umum, sehinga akan menjadi sebuah pembahasa yang semakin spesifik dengan adanya objek penelitian yang lengkap).

Berikutnya didalam latar belakang juga digambarkan secara induktif mengenai hal yang sifatnya khusus ke umum. Sehingga dengan pembahasan dari dua pandangan ini, semua pembahasan yang akan disampaikan penulis akan menjadi mudah diterima pembacanya.
Pada latar belakang penulis juga harus mengemukakan beberapa landasan yang juga akan menjadi sebuah sudut pandang logis. Beberapa landasan itu antara lainnya:

– Landasan faktual yang selalu memberikan gambaran nyata tentang penelitian berdasakan fakta-fakta yang akan menguatkan penelitian penulis.
– Landasan toritis yaitu landasan yang sesuai dengan pandangan beberapa pendapat ahli dan teori yang menguatkan penelitian. Adanya pendapat beberapa ahli juga akan memberikan kesan jika penelitian yang dibahas akan semakin teruji ke validannya.
– Landasa yuridis yaitu landasan yang didasai oleh PP pemerintah, UUD 1945 dan UU yang akan memberikan nilai hukum jelas pada penelitian yang dikerjakan penulis.

Rumusan Masalah

Rumusan masalah memuat tentang masalah yang akan diselesaikan melalui proses penelitian. Pada hal ini, ruang lingkup masalah harus dibatasi agar penjelasan tidak melenceng keluar dari konteks bahasan. Karena jika tema yang masuk dalam inti pembahasan terkesan menyimpang, akan melahirkan sudut pandang berbeda dan membuat masalah akan bertambah banyak.

Pada rumusan masalah, kamu diharuskan untuk menjelaskan bagaimana mengatasi serta penyelesainnya, tata penulisan juga harus jelas dan biasanya diringkas sedemikian mungkin dalam satu permasalahan pokok. Dari penjabaran yang semakin khusus itu, akan memberikan gambaran jika permasalahan yang diteliti akan menemukan titik temu sebagai solusinya.

Untuk memberikan sebuah pemahaman yang semakin jelas tentang perumusan masalah yang paling baik, di bawah ini ada kriteria rumusan masalah yang bisa diterima secara baik oleh para pembaca.

– Semua rumusan masalah harus ditulis serta dirumuskan secara jelas.
– Rumusan masalah harus dirangkum dalam bentuk kalimat tanya sehingga akan menjadi sebuah alternatif tindakan yang bisa dijadikan bahan melakukan penelitian.
– Rumusan masalah diwajibkan memiliki unsur pertanyaan serta bisa diuji secara empiris.
– Semua rumusan masalah harus mengandung deskripsi sehingga keadaan dan kenyataannya bisa dipahami.
– Rumusan masalah harus padat berisi, didalamnya terdapat bahasa yang singkat serta jelas bagi pembacanya.
– Rumusan masalah harus memiliki cakupan dari semua unsur yang nyata.
– Semua pertanyaan yang terdapat di dalam rumusan masalah harus bisa diketahui jawaban sesuai dengan metode ilmiah

Selain itu di dalam menyusun rumusan masalah harus memiliki batasan yang sesuai dengan topik yang di kemukakan penulis kepada para pembacanya. Berikut ini adalah batasan penyusunan rumusan masalah.

– Yang terdapat di dalam rumusan masalah memang harus sesuai dengan variable variasi dan spesifik sesuai dengan hal yang diteliti.
– Rumusan masalah memakai bahasa argumen yang sifatnya rasional dan bisa di logika.
– Semua rumusan masalah bisa ditetapkan pada variabel yang akurat.

Tujuan dan Manfaat

Tujuan penelitian diharuskan untuk berkaitan dengan rumusan masalah yang dibuat, juga merupakan arahan jawaban dari hipotesisi sementara berdasarkan asumsi yang dibuat. Dengan menuliskan sebuah tujuan, maka objek yang diteliti juga akan memiliki titik akhir dan solusi terbaik untuk memecahkannya dalam tulisan penulis.

Selain daripada itu, tujuan dari penelitian juga menjelaskan mengenai kegunaan hasil penelitian yang telah dicapai baik secara umum, seperti masyarakat dan pemerintah maupun secara khusus seperti manfaat untuk mahasiswa itu sendiri. Didalamnya juga harus memaparkan secara lengkap semua manfaat dalam penelitian sehingga akan memberikan manfaat secara praktis dan teoritis.

Tinjauan Pustaka

Tinjauan pustaka ini meliputi kajian teori yang mana masih berhubungan degan masalah yang dibahas pada skripsi, tinjauan terhadap hasil penelitian terlebih dahulu, perumusan hipotesis sebagai hasil akhir dari kajian teori dan terakhir kerangka pemikiran yang berkaitan dengan permasalahan.

Tujuan dibuatnya tinjauan pustaka adalah untuk menemukan beberapa penjelasan yang bisa membantu dalam menafsirkan semua data yang masuk dalam penelitian. Selain itu tinjauan pustaka juga bisa dipakai untuk melakukan pendekatan secara steril. Bukan hanya itu saja di dalam pil tinjauan pustaka juga harus dijabarkan beberapa hal yang sudah diketahui dari penelitian sebelumnya. Sehingga semua masalah semakin bisa dibatasi dalam ruang lingkup peneliti secara pribadi.

Kajian teori ini dapat kamu lakukan dalam beberapa tahap, yakni:
a. Mengumpulkan pendapat yang berkaitan dengan pokok permasalahan
b. Membandingkan dan memilihh teori yang layak untuk dipecahkan masalahnya
c. Membahas kelemahan dan keunggulan teori-teori yang digunakan
d. Menentukan teori yang akan dijadikan dasar anailisis

Setelah itu, maka dalam tinjauan pustakan dapat disertai hipotesis atau asumsi sebagai penguat penelitian yang kamu lakukan. Penguatan ini juga akan membatasi masalah akan melebar dan membuat topik yang dibahas menjadi lebih besar.

Hipotesis yang dimaksud, merupakan dugaan atau jawaban sementara terkait masalah yang akan diuji. Sehingga dari beberapa kesimpulan yang ada, para pembaca akan semakin cepat memahami inti dari penelitian yang disajikan penulis.

Metode Penelitian

Metode penelitian merupakan aspek terpenting dari sebuah contoh proposal skripsi.Pada metode penelitian harus ditulis dengan jelas bagaimana arus dari berlangsungnya penelitian tersebut.

Apabila kamu ingin agar skripsi yang kamu buat itu diterima oleh dosen, sebaiknyak mua membuat metode penelitian yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan dari segi keilmiahannya.

Untuk menguatkan metode penelitian, penulis memang harus menyertakan beberapa metode yang berfungsi sebagai penguat tulisan yang dibuatnya. Ada beberapa poin penting dalam menulis metode penelitian, diantaranya:

Jenis Penelitian

Jenis penelitian merupakan kategori dari penelitian tersebut. Berdasarkan dari jenisnya, penelitian dibedakan menjadi dua bagian, yakni kualitatif dan kuantitatif.

Penelitian kuantitatif adalah penelitian yang disampaikan secara sistematis terstruktur dan terencana. Sehingga penelitian yang disajikan penulis jelas dari urutan awal sampai keluarnya desain dari penelitian tersebut.

Sedangkan penelitian kualitatif adalah sebuah metode baru yang populer dalam waktu yang tidak lama. Karena penelitian ini hadir dari beberapa metode yang dikembangkan sehingga adanya kolaborasi dari penelitian sebelumnya.

Tempat dan Waktu Penelitian

Poin satu ini adalah tempat dan lokasi penelitian dilakukan. Penulisan lokasi dan waktu harus lengkap dan jelas yang menggambarkan jelas kondisi lokasi penelitian. Harus digambarkan secara jelas karena semua hal yang berkaitan dengan tempat dan waktu penelitian memang membutuhkan bukti yang nyata dan akurat.

Untuk memberikan kejelasan dan membuat penelitian seakan tidak fiktif, biasanya dalam beberapa penelitian harus disertakan denah atau gambar yang jelas.

Sample atau Bahan Penelitian

Sample yang dimaksud ini dapat berupa responden, informan maupun bahan lain yang dapat dimanfaatkan dalam penyelesaian penelitian. Adanya responden dari sampel tentu saja penelitian sudah diketahui hasilnya.

Responden adalah orang yang memberi tanggapan, sedangkan informan merupakan orang yang menguasai penelitian tersebut. Dari dua hal yang berkaitan tersebut akan semakin memperkuat topik yang dibahas penulis dari penelitian yang dibuat.

Desain Penelitian

Desain penelitian merupakan langkah-langkah yang ditempuh untuk meraih hasil yang ingin dicapai. Desain penelitian ini dapat digambarkan dalam bentuk diagram.
Untuk memperluas wawasan dan pandangan, sebuah desain penelitian memang harus membahas beberapa proses terhadap hal yang diteliti penulis. Berikut ini adalah proses yang harus ada pada desain penelitian.

a. Pilihan masalah dan identifikasi yang telah diteliti
b. Memilih sesuai kerangka konsepsual
c. Masalah dalam penelitian harus diformulasikan sehingga tercipta hipotesis
d. Melakukan percobaan dan menyelidiki
e. Adanya teknik sampling dan prosedur yang dipakai
f. Membuat teknik dan alat dalam mengumpulkan data
g. Mengadakan editing membuat coding serta proses data
h. Melaporkan semua hasil penelitian

Data dan Sumber Data

Data dan Sumber data ini merupakan kumpulan fakta atau informasi dalam bentuk sebuah deskripsi atau angka yang berasal dari sumber data.

Sumber data ini dapat berasal dari kawasan masyarakat, tumbuhan, hewan, alat atau organisasi lainnya.Sumber data ini memiliki dua macam, yakni data primer dan sekunder.
Data primer merupakan sekumpulan data yang didapatkan peneliti dari tindakan yang dilakukan secara langsung. Sedangkan data sekunder merupakan data yang didapatkan peneliti dari beberapa perkembangan Sumber data yang telah terlebih dahulu ditemukan.

Analisa Data

Analisan data ini adalah teknik pengelolaan data awal dan uraian cara analisisnya. Teknik penyajiannya dapat berupa penabulasian, pengkodean, pengeditan dan lain-lain.
Teknik analisis data ini tergantung kepada jenis penelitian yang dilakukan, karena setiap penelitian memiliki analisis data yang berbeda. Karena dari setiap analisa data pada saat memperolehnyanya memang berdasarkan beberapa hal. Berikut ini hasil memperoleh data yang akan diteliti dan dianalisa.

– Data observasi yaitu data yang langsung ditangkap serta tidak bisa diulang maupun diganti setelah hasilnya keluar.
– Data wawancara yaitu data yang didapatkan peneliti dari proses tanya jawab pada informan. Sistem validasi data dapat dicari dengan menggunakan triangulasi.
– Data eksperimental merupakan data yang berhasil dikumpulkan pada sebuah kondisi terkendali.
– Data simulasi merupakan data yang bisa didapatkan dengan menggunakan beberapa model input maupun output.
– Data kompilasi yaitu data yang didapatkan penulis setelah melakukan penelitian beberapa data reproduksi.

Jika kamu bertanya mengenai masalah sistematika, sebenarnya sistematika di setiap universitas itu beda-beda. Namun ada juga satu sistematika yang biasa digunakan oleh berbagai universitas, yakni sebagai berikut:

COVER

LEMBAR JUDUL
LEMBAR PENGESAHAN
KATA PENGANTAR
DAFTAR ISI
DAFTAR TABEL
DAFTAR GAMBAR
DAFTAR LAMPIRAN

BAB I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
1.2 Rumusan Masalah
1.3 Batasan Masalah
1.4 Tujuan Penelitian
1.5 Manfaat Penelitian

BAB II. TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Landasan Teori
2.1.1 Bag. Ladasan Teori
2.2 Kerangka Pikir

BAB III. METODE PENELITIAN
3.1 Lokasi dan Waktu Penelitian
3.2 Teknik Pengumpulan Data
3.3 Teknik Analisis Data
3.4 Analisis Sistem

DAFTAR PUSTAKA

LAMPIRAN

Penjelasan Sistematika Contoh Proposal Skripsi:

1. Cover Proposal

Cover proposal merupakan halaman depan yang pertama kali dilihat oleh dosen penguji, cover contoh proposal skripsi berisi judul skripsi, nama penyusun, nomor induk mahasiswa, logo universitas, nama program study, jurusan, nama universitas, dan paling bawah tahun pembuatan.

Membuat cover proposal sebaiknya penulis mengacu pada beberapa hal yang sudah ditentukan sebelumnya. Dari beberapa format yang telah diputuskan tentu saja hal tersebut juga akan menguatkan jika tulisan yang dibuat adalah sebuah karya yang sifatnya jelas dan nyata.

2. Lembar Judul

Biasanya setiap universitas berbeda-beda, ada yang memakainya, namun ada juga yang tidak memakainya.Lembar judul ini merupakan lembaran yang hanya berisi judul skripsi yang diajukan.

Judul merupakan bagian yang harus ditulis secara lengkap dan jelas. Karena sebuah judul adalah informasi pokok yang bisa meyakinkan para pembaca tentang semua hal yang diulas dalam contoh proposal skripsi. Silakan memperhatikan format penulisan secara benar. Karena format merupakan kunci menarik dan bisa diterimanya sebuah proposal penelitian pada para pembaca yang ingin mengetahui semua hal yang ada di dalam tulisan.

3. Lembar Pengesahan

Lembar pengesahan merupakan halaman untuk mengesahkan skripsi yang dibuat, biasanya pada uji proposal lembar pengesahan dibuat hanya saja tidak dibubuhi tanda tangan dosen pembimbing.

Akan tetapi, pengesahan contoh proposal skripsi biasanya hanya berupa tanda terima dari dosen pembimbing utama di halaman cover. Lengkapnya pihak yang sudah meresmikan lembar pengesahan, saja akan membuat karya kutulis seakan-akan nampak resmi dan sudah layak untuk dibaca.

4. Daftar Isi

Daftar isi adalah daftar halaman dari isi proposal skripsi yang dibuat, daftar isi dibuat agar pembaca atau penguji dengan mudah menemukan bagian-bagian dari proposal skripsi.
Format dan tulisan yang terdapat di dalam daftar isi haruslah tepat sesuai dengan apa yang telah ada pada topik pembahasan. Karena biasanya kesulitan nya para pembaca atau dosen penguji Ketika menemukan lembar yang ingin dicarinya, adalah sebuah nilai negatif bagi para penulis.

Silakan melakukan penelitian sebelum mencetak daftar isi sehingga keakuratan halaman dengan isi yang ingin dicari bisa mempermudah proses pengujian nantinya.

5. Kata Pengantar

Kata pengantar berisi sebuah pernyataan pengantar dari penulis yang menjelaskan tentang maksud dan tujuan dari penulisan skripsi beserta ucapan terima kasih dari penulis kepada pihak-pihak kampus dan pihak-pihak yang membantu penulis.

Banyak sekali mahasiswa yang mengisi kata pengantar dengan beberapa persembahan atas tulisan yang dibuatnya. Karena hal tersebut merupakan sebuah apresiasi penting dalam pembuatan sebuah karya yang ingin disampaikan kepada banyak pembaca.

Semakin menariknya kata pengantar yang dituliskan oleh penulis, tentu saja akan membuat daya tarik tersendiri bagi para pembacanya. Hal yang paling penting adalah susunan kata dan juga format huruf yang dipakai. Karena biasanya dosen akan seringkali melihat kata pengantar karena hal tersebut merupakan pembuka dari penelitian sekaligus isi dari skripsi yang akan dibahas.

6. Daftar Tabel

Daftar tabel merupakan daftar judul-judul tabel yang berada pada proposal skripsi, daftar tabel berfungsi untuk mempermudahkan pembaca dalam mencari tabel yang berkaitan dengan pembahasan.

Agar data tabel tidak membingungkan, penulis harus mengurutkan sesuai dengan apa yang sudah disampaikan dalam penelitian. Berilah nomor untuk memudahkan pembaca dalam mencari isi tabel yang sudah dilampirkan dalam tulisannya.

7. Daftar Gambar

Daftar gambar merupakan daftar-daftar gambar yang berada pada selusuh isi dari proposal, daftar gambar dipakai jika contoh proposal skripsi terdapat gambar jika tidak terdapat gambar sebaiknya jangan sisipkan lembaran daftar gambar.

Supaya gambar terlihat nyata dan sangat berkaitan langsung dengan tulisan yang disampaikan, sebaiknya gambar yang dipakai harus berwarna. Banyak sekali pembaca yang ingin mendapatkan informasi secara nyata dari melihat gambar yang disampaikan para pembuat skripsi.

Lihatlah ukuran gambar sebelum menyisipkannya pada tulisan yang ingin disampaikan kepada pembaca. Semakin besarnya ukuran gambar dan lengkapnya media gambar yang disampaikan, penyampaian isi dari skripsi juga akan semakin mudah di nikmati para pembaca.

8. Daftar Lampiran

Daftar lampiran merupakan halaman yang berisi daftar-daftar lampiran seperti lampiran surat penelitian, lampiran berkas, dan lampiran-lampiran yang dibutuhkan dalam penyelesaian skripsi.

Lampiran yang disajikan penulis biasanya akan berkaitan langsung dengan beberapa hal yang ada di dalam isi skripsi. Jangan sampai lampiran tertinggal atau dituliskan dalam bahasa yang membingungkan. Hal ini akan mempengaruhi karya yang dibuat para penulis ulasan deskripsi yang disampaikannya.

9. BAB 1

Bab 1 merupakan bab pendahuluan dari contoh proposal skripsi yang didalamyan berisi latar belakang masalah, rumusan masalah, batasan masalah, tujuan penelitian, serta manfaat penelitian seperti yang dibahas di atas tadi.

Untuk menuliskan bab 1 tentu saja penulis harus memberikan banyak sekali hal mengenai topik yang dibahas dalam karyanya. Sebelum masuk pada bab 1 silakan mengumpulkan beberapa data-data yang akan menjadi acuan pembahasan pada bab berikutnya.

10. BAB 2

Bab 2 merupakan bab isi dari proposal, disarankan pada landasan teori jangan terlalu banyak hanya yang dibutuhkan saja untuk proposal.

Inti dari bab 2 merupakan teori yang berhubungan langsung dengan proposal yang akan dibahas. Jangan sampai beberapa teori sama dan seakan teori anda tidak berkembang sama sekali. Carilah beberapa teori yang sudah terbukti nyata dan akan semakin menguatkan isi dari skripsi yang dibuat menulis.

11. BAB 3

Bab 3 merupakan bab yang berisi metode penelitian seperti lokasi dan waktu penelitian, teknik pengumpulan data, teknik analisis data dan juga analisis sistem.

Sesuaikanlah semua topik yang berada di bab 3 dengan data yang akurat dan beberapa pembuktian secara langsung. Karena biasanya pada bab 3 merupakan titik dari kesimpulan topik pembahasan skripsi yang dibuat penulis.

12. Daftar Pustaka

Daftar pustaka berisi daftar bahan-bahan referensi atau literature yang telah digunakan untuk penelitian. Mengingat referensi yang disampaikan harus secara logis, tuliskanlah alamat secara lengkap dari bahan yang diambil penulis untuk pembahasan skripsinya.
Referensi tersebut baik diambil dari buku, jurnal, maupun sumber elektronik maka harus disertakan dalam halaman daftar pustaka.

13. Lampiran

Lampiran merupakan halaman yang berisi scanan atau potokopi lampiran berkas-berkas yang dibutuhkan untuk melengkapi data-data penelitian dalam tugas akhir. Baik berupa surat penelitian ataupun berkas-berkas dari tempat penelitian.

Untuk menguatkan beberapa hal yang berkaitan langsung dengan isi dari skripsi yang dibahas, lampiran harus disertai dengan beberapa bukti spesifik untuk menguatkannya.