Contoh Kalimat Efektif dan Tidak Efektif Secara Lengkap

Contoh Kalimat Efektif

Waktuku.com – Contoh Kalimat Efektif – Menulis merupakan suatu hal yang mudah untuk dilakukan dan menjadi salah satu kegiatan yang positif serta banyak manfaatnya. Menulis sebagai salah satu cara untuk menuangkan gagasan, pendapat, opini dan dapat menciptakan suatu karya misalnya buku cerita, buku pelajaran, atau hal lainnya yang bersifat meningkatkan kecerdasan. Kegiatan menulis ini sering dilakukan oleh kalian yang hobi menulis dan menciptakan karya-karya baru.

Mulai dari usia 4 tahun kita sudah diajarkan untuk menulis, hal ini lumrah di lakukan karena untuk meningkatkan kecerdasan dan ketrampilan dalam menulis. Ketika sudah mulai memasuki sekolah dasar menulis merupakan hal yang wajib untuk dilakukan, karena sebagian tugas dan pekerjaan sekolah yang diberikan berupa tulisan. Namun, dalam menulis ada beberapa hal yang harus diperhatikan yaitu dalam menulis kalimat demi kalimat. Hal tersebut dilakukan untuk mengetahui apakah kalimat yang kita tulis tersebut bertele-tele atau tidak.

Ketika membuat sebuah kalimat kita harus memperhatikan kaidah-kaidah penulisan agar kalimat yang kita tulis jelas dan dapat dimengerti. Dalam materi pelajaran bahasa indonesia terdapat unsur-unsur penyusunan kalimat agar sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku. Pada kalimat efektif mengandung unsure S, P, O, & K/ Pelengkap.
Kalimat dapat dikatakan jelas apabila penyusunannya terdapat minimal unsur subjek dan predikatnya.

Kalimat yang jelas dan tidak bertele-tele serta sesuai dengan kaidah bahasa yang berlaku, dapat dikatakan bahwa kalimat tersebut sudah efektif. Namun, jika kalimat tersebut tidak jelas dan kesannya bertele-tele serta pemborosan kata, maka kalimat itu belum efektif.

Dalam artikel ini kami akan membahas tentang perbedaan kalimat efektif dengan kalimat tidak efektif, pengertian, ciri-ciri, syarat dan contoh kalimat efektif. Akan tetapi perlu kita ketahui pengertian dari kalimat efektif terlebih dahulu.

Pengertian Kalimat Efektif

Kalimat efektif merupakan kalimat yang penyusunannya berdasarkan dengan kaidah-kaidah yang berlaku. Unsur yang harus ada pada kalimat efektif paling tidak ada subjek dengan predikat.

Selain itu harus memperhatikan ejaan yang disempurnakan dan cara memilih kata yang sesuai serta tepat dalam sebuah kalimat. Kalimat-kalimat yang yang efektif akan jelas dan mudah untuk dipahami oleh pembaca atau pendengar. Semua jenis kalimat dalam bahasa indonesia dapat dilihat dari berbagai contoh dalam kehidupan. Misalnya contoh kalimat efektif dan kalimat tidak efektif dapat kita ketahui dari hasil tulisan atau karya yang tersebar dalam berbagai media.

Ciri Ciri Kalimat Efektif

Terdapat ciri ciri kalimat efektif yang tak ada dalam kalimat lain. Diantara cirinya seperti dibawah ini:

1. Memiliki unsur pokok kalimat minimal terdapat unsur Subjek dan Predikat
Sebuah kalimat dapat dikatakan efektif jika dalam kalimat tersebut minimal terdapat subjek dan predikat. Namun jika dalam kalimat tersebut terdapat unsur yang lengkap seperti subjek, predikat, objek, pelengkap dan keterangan (S-P-O-K), maka kalimat tersbut sudah dapat dikatakan kalimat yang efektif. Karena mudah dipahami, dan jelas serta lengkap.

2. Menggunakan pilihan kata yang tepat (diksi)
Pemilihan kata yang tepat dan sesuai akan memperjelas kalimat yang kita buat. Tepat disini artinya sesuai dengan ttopik bahasan atau tema dalam tulisan tersebut.

3. Memperjelas ide pokok
Ide pokok yang jelas dan tidak meluas sehigga keluar dari bahsan ide pokok maka akan mempermudah pembaca dalam memahaminya.

4. Sesuai dengan kaidah bahasa yaitu aturan Ejaan yang Disempurnakan (EYD)
Tulisan yang disusun harus sesuai dengan kaidah bahasa indonesia yaitu Ejaan yang disempurnakan (EYD). Seperti halnya bagaimana perubahan sebuah kata jika ditambahi imbuhan, akhuran dan sisipan.

5. Bentuk bahasa yang digunakan harus sejajar
Supaya tidak keluar dari ide pembahasan maka bahasa yang digunakan arus sejajar.

6. Tidak boros dalam menggunakan kata
Agar tulisan yang dibuat tidak berkesan bertele-tele maka penghematan kata harus dilakukan yaitu memilih kta yang sesuai dan tepat.

7. Menggunakan variasi struktur kalimat
Untuk memberikan kesan kalimat agar menarik dan tidak monoton maka membutuhkan variasi kalimat. Dengan memakai frasa keterangan cara, waktu, kata penghubung maupun ketrangan tempat.

Syarat Syarat Kalimat Efektif

Selain memiliki ciri-ciri dan contoh kalimat efektif, kalimat ini juga mempunyai syarat-syarat agar tulisan yang dibuat dapat dikatakan sebagai kalimat efektif. Dengan mengetahui syarat penulisan kalimat efektif maka kita dapat dengan mudah membuat kalimat yang baik dan benar serta dapat dipahami oleh pembaca. Syarat yang harus ada dalam kalimat efektif ialah:

1. Kesatuan
Kesatuan disini maksdunya struktur bahasa yang digunakan dengan gagasan fikiran harus seimbang. Berikut beberapa ciri-ciri dari kesatuan:

a. Tidak mempunyai subjek ganda
b. Memuat predikat dan subyek yang jelas
c. Tidak menggunakan kata hubung intra kalimat dalam kalimat tunggal

2. Kehamatan
Kehematan disini maksudnya hemat dalam menggunakan kata, yaitu menghindari kata yang tidak perlu untuk dimasukkan dalam sebuah kalimat. Tidak menjamak kata yang sudah dalam bentuk jamak, dan tidak mengulang-ulang kata.

3. Keparalelan
Maksudnya ialah jika kata pertamanya verba, kata keduanya pun harus dalam bentuk verba.

4. Kelogisan
Topic stsu idekalimat efektif juga harus bisa diterima akal sekaligus ditulis menurut ejaan bahasa Indonesia yang berlaku.

5. Kepaduan
Kepaduan artinya antara unsur pembentuk kalimat harus padu sehingga setiap informasi yang didapatkan dan ditulis dalam kalimat tidak terpecah-pecah.

6. Ketepatan
Ketepatan disini maksudnya unsur-unsur pembentuk kalimat harus sesuia sehingga tersusun kalimat yang jelas dan dapat dimengerti.

Pengertian Kalimat Tidak Efektif

Diatas penjelasan dari pengertian kalimat efektif selanjutnya kami akan membahas mengenai pengertian kalimat tidak efektif untuk dapat mengetahui perbedaan dari kedua kalimat tersebut. Kalimat tidak efektif merupakan kalimat yang dapat menimbulkan ketidakjelasan dan kerancuan maknanya sehingga tidak jelas bagi pembaca atau pendengarnya.

Penyebab Munculnya Kalimat yang Tidak Efektif

Kalimat tidak efektif muncul disebebkan oleh beberapa faktor antara lain sebagai berikut:

1. Kalimat yang tidak terpakai
Kalimat dapat dikataka efektif jika tersusun secara pararel. Biasanya jenis kata yang digunakan saling berhubungan dengan unsur atau jenis kata yang sama.

2. Pembuatan struktur kalimat tidak efektif
Pada umumnya dalam sebuah kalimat terdapat unsur pokok yaitu subjek dan predikat yang tersusun dengan benar. Kalimat dikatakan tidak efektif jika dalam penulisannya unsur subjek dan presikat tidak jelas.

3. Kalimat yang dibuat kurang logis
Kaliamt tidaak efektif umunya tidak dapat diterima oleh akal manusia. Hal ini terjadi ketika kita salah dalam memilih ejaan atau pemilihan kata.

4. Kalimat terlalu bertele-tele
Kalimat efektif dibuat dengan bentuk kalimat yang jelas dan padat, serta tidak bertele-tele dalam penjelasannya. Hal ini dapat dilakukan dengan menghindari pengulangan subjek, dan juga penjamakkan kata serta hiponimi dan pleonasme

5. Tidak mempunyai subjek
Jika dalam penyusunan kalimat tidak terdapat subjek maka kalimat tersebut termasuk dalam kalimat yang tidak efektif karena tidak terdapat susunan kalimat yang lengkap.

6. Terdapat kata depan yang tidak perlu
Penggunakan kata dalam penyusunan kalimat harus diperhatikan, karena menghemat kata merupakan suatu hal harus dilakukan dalam membuat tulisan.

7. Kesalahan dalam pembentukan kata
Dalam membuat kalimat diharapkan untuk tidak melakukan kesalahan dalam pembentukan serta penggunaan kata, hal ini perlu dilakukan agar tidak terjadi pemborosan kata.

8. Adanya pengaruh bahasa asing
Dalam pembuatan kalimat agar efektif yang perlu kita lakukan yaitu dengan tidak mencampur bahsa indonesia dengan bahasa asing atau bahasa daerah. Karena kalimat efektif yaitu kalimat yang harus menggunakan bahasa indoensia yang baik dan juga benar sesuai dengan struktur kalimat dan EYD.

Contoh Kalimat Efektif dan Tidak Efektif

Di bawah ini beberapa contoh kalimat efektif yang dapat disajikan dalam bentuk paragraf atau kalimat agar lebih mudah untuk memahaminya. Contoh kalimat efektif yang dapat diambil dalam lingkungan sekitar dan dalam kegiatan sehari-hari. Berikut contoh-contohnya:

1. Kakak membelikan boneka adiknya ( tidak efektif)
Kakak membeli boneka untuk adiknya (efektif)
2. Setiap kali berpapasan mereka saling berbicara-bicara (tidak efektif)
Setiap kali mereka berpapasan, mereka saling berbicara (efektif)
3. Para murid-murid diharapkan diam (tidak efektif)
murid-murid diharapkan diam (efektif)
4. Para ibu-ibu perlu hati-hati melewati jembatan (tidak efektif)
Ibu-ibu perlu berhati-hati jika melewati jembatan (efektif)
5. Setiap hari minggu Ayah selalu pergi ke kota (tidak efektif)
Setiap hari minggu Ayah pergi ke kota (efektif)
6. Pada pagi ini merupakan pagi yang cerah (tidak efektif)
Pagi ini merupakan pagi yang cerah (efektif)
7. Pada bulan lalu bertepatan dengan bulan Ramadhan (tidak efektif)
Bulan lalu bertepatan dengan bulan Ramadhan (efektif)
8. Dia bukan seorang dokter tetapi seorang psikiater (tidak efektif)
Dia bukan dokter, melainkan psikiater (efektif)
9. Mereka tidak belajar, tetapi mereka bermain (tidak efektif)
Mereka tidak belajar tetapi bermain (efektif)
10. Jalan itu akan diperlebarkan (tidak efektif)
Jalan itu akan dilebarkan (efektif)
11. Anak anak sedang belajar bersama dengan gurunya di kelas (tidak efektif)
Anak anak belajar bersama gurunya di kelas (efektif)
12. Masakan itu akan di berikan untuk para korban bencana (tidak efektif)
Masakan itu akan diberikan pada korban (efektif)
13. Andi tidak bermain dengan sportif, karena menjegal pemain lawan (tidak efektif)
Andi bermain tidak sportif, karena menjegal pemain lawan (efektif)
14. Adik tidak bermain boneka, tetapi ia bermain congklak (tidak efektif)
Adik tidak bermain boneka, melainkan congklak (efektif)
15. Bibi tidak memasak sayur nangka, tetapi ia memasak sayur sop (tidak efektif)
Bibi tidak memasak sayur nangka, tetapi sayur sop (efektif)
16. Ayah tidak mencangkul di ladang, tetapi ia menanam padi di sawah (tidak efektif)
Ayah tidak mencangkul di ladang, melainkan menanam padi di sawah (efektif)

Perbedaan Kalimat Efektif dan Kalimat Tidak Efektif

Dari hasil pengertian, ciri-ciri dan contoh kalimat efektif dengan kalimat tidak efektif kita sedikit mengetahui perbedaan dari kedua kalimat tersebut. Bahwa kalimat efektif merupakan kalimat yang sesuai dengan kaidah bahsa yang berlaku serta memiliki unsur-unsur pokok kalimat dalam penulisannya.

Tak hanya itu saja, kalimat efektif juga di pakai dalam menyampaikan ide penulis yang bisa diterima pembacanya. Sehingga susunannya harus jelas padat dan singkat. Sementara itu, kalimat tak efektif ialah kalimat dengan penyusunan yang tak memenuhi kaidah kebahasaan dan tak sesuai dalam kaidah EYD. Dalam arti lain kalimat tersebut bertele tele dan tak bisa diterima akal.

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai contoh kalimat efektif dengan kalimat tidak efektif, pengertian, ciri-ciri serta perbedaan dari kedua kalimat tersebut. Jadi, dalam membuat kalimat kita harus memperhatikan unsur-unsur kalimat serta kaidah bahasa yang berlaku, agar tulisan yang kita buat dapat dimengerti serta memiliki makna yang jelas. Semoga artikel ini dapat bermanfaat dan bisa dijadikan sebagai referensi bagi semua kalangan.