8 Contoh Kalimat Definisi Lengkap Beserta Contohnya

Contoh Kalimat Definisi

Waktuku.com – Contoh Kalimat Definisi – Kita sebagai makhluk sosial, dalam berkomunikasi memerlukan bahasa sebagai media. Dalam berbahasa terdapat berbagai macam media yang sering digunakan untuk bertukar informasi dan opini maupun gagasan.

Di dalam tata bahasa Indonesia begitu banyak ragam kalimat, mulai dari kalimat sederhana, kalimat langsung, maupun tidak langsung, kalimat pasif, dan kalimat aktif serta masih banyak yang lainnya.

Kalimat merupakan kumpulan dari berbagai kata yang dapat berdiri sendiri serta memiliki makna yang lengkap. Dengan kalimat dapat mengungkapkan opini dan pendapat secara lisan maupun tulisan. Suatu kalimat yang di ungkapkan secara lisan maka suaranya akan naik turun, lembut keras ataupun lemah. Ada jeda dan pada akhir kalimat terdapat intonansi.

Sedangkan kalimat yang diungkapkan dengan tulisan akan diawali huruf capital serta diakhiri dengan titik (.), seru (!), maupun menggunakan tanda tanya (?).
Kalimat mempunyai ciri-ciri serta unsur-unsur yang menyertainya. Ciri-ciri kalimat diantaranya, yaitu:

1. Jika kalimat tersebut berbentuk kalimat aktif maka sekurang-kurangnya memiliki subjek dan predikat.
2. Kalimat lisan diawali kesenyapan, sementara menurut tulisan kalimat berawal dengan huruf kapital lalu diakhiri oleh tanda baca seperti titik, tanya, bahkan tanda seru.
3. Kalimat umumnya mengandung pemikiran yang utuh dan mempunyai makna.
4. Memakai urutan yang logis, yaitu urut antara subjek, predikat, objek dan keterangan atau pelengkap.
5. Memiliki kandungan yang jelas.
6. Dan lain sebagainya.

Selain memilki ciri-ciri, kalimat juga mempunyai unsur yang menyusun, mendukung dan memperjelas suatu makna yang terkandung dalam sebuah kalimat. Unsur-unsur kalimat tersebut, yaitu:

1. Subjek

Subjek (S) merupakan unsur yang harus dimiliki dalam sebuah kalimat. Dengan kata lain subjek ini merupakan unsur pokok dalam kalimat. Umumnya di dalam pola kalimat bahasa indonesia, subjek berada di dekat predikat. Kecuali jika kalimat tersebut berjenis kalimat inversi. Subjek mempunyai ciri-ciri, yaitu:

a. Subjek termasuk jawaban dari pertanyaan yang bermula ‘apa’ ataupun ‘siapa’
b. Subjek umumnya didahului kata ‘bahwa’
c. Subjek disertai kata ‘itu’
d. Subjek tidak didahului kata preposisi, misal kata ‘dari’, ‘di’, ‘dalam’, ‘kepada’, ‘ke’, ‘pada’.
Contoh:
a. Paman datang dari kampung
b. Bibi pergi ke luar kota
c. Tina membaca buku cerita
d. Rudi bermain bulutangkis.
Kata yang tercetak miring diatas merupakan subjek dalam suatu kalimat. Subjek yaitu yang melakukan suatu pekerjaan, atau yang selalu dikenai pekerjaan.

2. Predikat

Predikat (P) merupakan unsur pokok kedua dalam sebuah kalimat. Predikat harus ada jika menyusun suatu kalimat agar kalimat tersebut mempunyai susunan yang jelas. Predikat biasanya berbentuk kata sifat, maupun kata kerja. Ciri-ciri dari predikat, yaitu:

a. Predikat merupakan jawaban atas pertanyaan ‘bagaimana’ atau ‘mengapa’.
b. Predikat dapat diingkarkan, misal dengan kata ‘tidak’
c. Predikat diiringi dengan kata aspek, misal ‘’telah’, ‘sudah’, ‘belum’, ‘akan’, ‘sedang’, ‘hendak’, ’ingin’, ‘mau’.
d. Subjeknya bisa berbentuk kata ‘ ialah’ ataupun’adalah’.
Contohnya:
a. Andi memancing di sungai
b. Bibi membeli sayur
c. Sandy menggoreng telur
d. Tania mencuci baju

Kata yang tercetak miring diatas tersebut merupakan contoh dari predikat dalam suatu kalimat. Predikat tersebut merupakan suatu kata kerja yang dilakukan oleh subjek.

3. Objek

Objek (O) yaitu kata yang terletak setelah predikat. Objek bukan merupakan unsur wajib atau pokok dalam sebuah kalimat. Namun jika kalimat tersebut berbentuk kalimat aktif maka objek akan berubah menjadi subjek. Begitu pula sebaliknya jika kalimat tersebut berbentuk kalimat pasif, maka subjek akan dijadikan objek. ciri-ciri yang dimiliki objek, yaitu:

a. Objek dapat berubah menjadi subjek jika dalam bentuk kalimat pasif
b. Objek berada langsung dibelakang predikat
c. Objek terkadang didahului kata ‘bahwa’
d. Namun objek tidak didahului kata preposisi.
Contoh:
a. Ibu menyetrika baju
b. Ayah mencuci motor di halaman
c. Kakek membaca koran
d. Atika membeli buku di toko

Kata yang tercetak miring diatas merupakan contoh dari objek dalam sebuah kalimat. Objek tersebut berbentuk kata sifat maupun kata benda.

4. Pelengkap

Pelengkap sebenarnya posisinya sama seperti objek, yaitu berada setelah predikat. Cirinya hampir mirip, tapi objeknya langsung ada di belakang predikat sementara pelengkap bisa disisipi dengan unsur lain.
Contohnya:

a. Paman membeli koran bekas
b. Ibu mengupas mangga muda
c. Sari memakai baju baru
d. Adik meminjam pensil warna biru.
Kata yang tercetak miring di atas merupakan contoh dari pelengkap dalam sebuah kalimat.

5. Keterangan

Keterangan adalah usur dari sebuah kalimat yang memberikan penjelasan lebih lanjut. Misalnya memberikan penjelasan menganai waktu, tempat, tujuan, cara dan sebab. Ciri-ciri dari pelengkap:

a. Keterangan bukan merupakan unsur pertama dalam sebuah kalimat, tidak seperti subjek, predikat, dan objek
b. Posisinya bebas, bisa di akhir kalimat, diawal, atau diantara subjek dan predikat.
Contoh:
a. Bulan depan akan diadakan pemilihan presiden
b. Sheila on 7 konser di Tulungagung
c. Tika memotong tomat dengan menggunakan pisau
d. Ayah akan pergi ke Kota Denpasar

Kata yang tercetak miring merupakan contoh dari keterangan waktu, tempat dan cara dalam sebuah kalimat.

Terdapat lima unsur yang menjadi penyusun suatu kalimat agar mempunyai makna dan arti yang dapat dipahami. Selain memiliki unsur kalimat juga mempunyai berbagai macam yang berbeda. Misalnya kalimat aktif, kalimat pasif, kalimat langsung dan kalimat tidak langsung dan lain sebagainya. Terdapat banyak sekali jenis kalimat yang ada. Seperti contoh kalimat definisi maupun kalimat deskripsi ini.

Kalimat definisi dan kalimat deskripsi sering digunakan dalam penyusunan sebuah karya ilmiah ataupun teks formal lainnya. Kedua kalimat ini sekilas hampir mirip namun, ternyata kedua kalimat tersebut memiliki makna yang berbeda. Contoh kalimat definisi maupun deskripsi hampir mirip. Perbedaannya ada pada makna masing masing.

Berikut akan dijelaskan mengenai pengertian, contoh kalimat definisi dan kalimat deskripsi serta perbedaannya.

1. Pengertian Kalimat Definisi

Sebenarnya contoh kalimat definisi ialah kalimat yang menjelaskan secara umum tentang aktivitas ataupun suatu benda. Biasanya jenis kalimat ini dipakai pada suatu laporan yang merujuk istilah teknis ataupun istilah ilmiah. Manfaat kalimat definisi ini salah satunya memberi pengetahuan akan pemahaman istilah yang kerap muncul di suatu tulisan.

Kalimat definisi memiliki berbagai macam, yaitu kalimat definisi umum, kalimat definisi bagian, kalimat definisi kegunaan, dan kalimat definisi manfaat. Pengertian secara singkat dari kalimat definisi yaitu kalimat definisi merupakan kalimat penjelasan.
Karakteristik contoh kalimat definisi, diantaranya:

a. Memberikan arti dan makna dari suatu objek
b. Penjelasannya bersifat umum dan mengarah pada ciri khusus suatu objek
c. Sering ditemukan pada laporan ilmiah
d. Jika kalimat definisi tersebut dibalik, maka tak akan berubah maknanya.
Berikut ini contoh kalimat definisi yang perlu diamati:
a. Herbivora ialah kelompok hewan pemangsa tumbuhan
b. Taman baca adalah tempat yang dikhususkan untuk membaca
c. Alun-alun merupakan taman di pusat suatu kota
d. Parenting adalah seni yang digunakan oleh orang tua untuk mendidik anaknya menjadi anak yang lebih baik.
e. Sawah adalah tempat yang digarap serta diairi yang digunakan untuk menanam padi
f. Rindu adalah ungkapan perasaan yang muncul di dalam hati serta keinginan untuk bertemu
g. Motivasi adalah proses ketekunan, arah dan intensitas seseorang untuk mencapai tujuan
h. Inflasi adalah naiknya harga secara terus menerus dan secara umum pada suatu waktu tertentu
i. Kelinci adalah hewan bertelinga panjang.
j. Balita ialah anak usia antara 2 hingga 5 tahun
k. Masyarakat ialah sekelompok manusia yang hidup saling berinteraksi yang hidup di suatu daerah.
l. Kriminal ialah sebutan bagi pelaku kriminalis.
m. Omnivora ialah kumpulan hewan pemangsa segala.
n. Bayi ialah buah hati usia 0 hingga 24 bulan.
o. Gas adalah zat yang tak terlihat namun bisa dirasakan
p. Tari saman ialah tarian dari provinsi Aceh suku gayo.

Contoh kalimat definisi diatas hanya sebagian, masih banyak contoh kalimat definisi yang lainnya dengan berbagai macam definisi istilah baru.

2. Pengertian Kalimat Deskripsi

Kalimat deskripsi merupakan kalimat yang menggambarkan ciri-ciri khusus atau sifat-sifa dari suatu benda. Sifat-sifat khusus ini artinya merujuk pada benda yang dapat ditangkap oleh panca indera, misalnya ukuran besar kecil, panjang pendek; warna misalnya seperti kuning, merah, hijau, hitam dan lainnya; rasa misalnya asam, manis, pahit, dan pedas.
Kalimat deskripsi sering digunakan sebagai kalimat penggiring atau pelengkap setelah kalimat definisi yang fungsinya sebagai penjelasan. Kalimat deskripsi mempunyai karakteristik, antara lain:

a. Dapat menjadikan pembaca seolah-olah dapat melihat dan merasakan istilah yang dijelaskan
b. Menjelaskan ciri-ciri khusus suatu objek
c. Dapat dijumpai pada paragraf deskripsi atau pada suatu laporan
d. Apabila kalimat tersebut dibalik akan merubah makna kalimat tersebut.
Contoh kalimat deskripsi:
a. Herbivora biasanya tergolong hewan yang tidak memiliki gigi tajam, mereka hanya memiliki gigi susu yang digunakan untuk mengunyah tumbuhan.
b. Lahan pada sawah biasanya dibatasi oleh pematang, dan mempunyai permukaan fisik yang rata.
c. Pasar sebagai tempat untuk menjual barang dagangan, dengan alat pembayaran seperti uang fiat.
d. Kucing persia memiliki bulu yang panjang, hidung yang sedikit pesek dan memiliki karakter wajah bulat.
e. Bakteri memiliki bentuk yang sangat kecil, bersel satu, memiliki berbagai bentuk sel, misalnya bulat, spiral, batang dan variasinya, serta memiliki alat gerak yang bernama flagel.
f. Buaya bisa bertambah besar hingga panjang 5 meter dengan berat mencapai 1200 kg.
g. Pohon jati pada musim kemarau mengurangi penguapannya dengan menggugurkan daun daunnya.
h. Arya bertubuh gemuk dan mengalami obesitas sebab bobotnya mencapai 120 kg diusianya yang masih 12 tahun.
3. Perbedaan kalimat definisi dengan kalimat deskripsi
Dibawah ini beberapa perbedaan antara kalimat definisi dengan kalimat deskripsi, yaitu:
a. Pada kalimat definisi menjelaskan gambaran secara umum. Namun untuk kalimat deskripsi menjelaskan arti lebih khusus yang bisa ditangkap panca indera manusia.
b. Apabila kalimat definisi dibalik maka tidak akan berpengaruh pada arti kalimat tersebut, sedangkan kalimat deskripsi ketika dibalik akan mempengaruhi arti kata.

Nah, demikian penjelasan mengenai contoh kalimat definisi, serta pengertian dan perbedaannya dengan kalimat deskripsi. Kita sebagai makhluk sosial sudah sepantasnya harus mengenal dan mengetahui berbagai macam kalimat dalam bahasa Indonesia untuk mempermudah berkomunikasi.

Dengan bahasa dan kalimat yang baik kita dapat bertukar informasi, opini dan pendapat yang bermanfaat serta dapat dipahami makna atau artinya. Semoga artikel ini bermanfaat bagi semua, sebagai acuan atau referensi dalam berkomunikasi maupun dalam membuat laporan ilmiah.