Biografi Irfan Bachdim

Waktuku.comBiografi Irfan Bachdim, Gelandang Sepak Bola Bali United. Irfan Haarys Bachdim atau yang akrab disapa dengan Irfan Bachdim adalah pemain sepak bola Indonesia. Pria kelahiran Amsterdam, Belanda (11 Agustus 1988, saat ini berumur 29 tahun) saat ini sedang bergabung dengan salah satu tim klub sepak bola Indonesia sebagai Gelandang di Bali United. Sebelumnya, Irfan merupakan mantan pemain Consadole Sapporo di kompetisi Divisi Dua J. League.

Irfan Bachdim merupakan keturunan darah Arab-Indo-Belanda. Ayah Irfan yang bernama Noval Bachdim merupakan Warga Negara Indonesia keturunan Arab-Indo yang dilahirkan di Malang dan menetap di Lawang, Malang hingga tahun 80-an, sebelum tinggal di Belanda selama lebih dari 20 tahun. Sedangkan ibunya yang bernama Hester Van Dijk adalah warga negara Belanda. Kakeknya Ali Bachdim adalah purnawirawan TNI Angkatan Laut. Meskipun begitu, Irfan tetap merupakan pemain asli Indonesia, karena dirinya bermain di Indonesia tanpa proses naturalisasi.

Irfan Bachdim terlahir dari keluarga pesepak bola ayah dan kakeknya adalah mantan pesepak bola. Ayahnya merupakan mantan pesepakbola dari klub PS Fajar Lawang ( anggota kompetisi internal persekam Malang) ketika Era 80-an. Sedangkan kakeknya merupakan mantan pemain pesepak bola Persema Malang dan PSAD Jakarta.

Irfan Bachdim menikah dengan Jennifer Kurniawan yang tak lain adalah kakak dari pesepak bola Kim Jeffrey Kurniawan pada tanggal 8 Juli 2011. Mereka menikah di Jerman karena perbedaan keyakinan. Kemudian pada tanggal 5 Februari 2012 Irfan dikaruniai bayi yang cantik, istrinya melahirkan bayi yang diberi nama Kiyomi Bachdim di sebuah kawasan perumahan di kota Malang. Lalu pada tanggal 21 Maret 2014 Irfan dikaruniai bayi lagi, kali ini bayinya laki-laki yang ia beri nama Kenji Zizou Bachdim.

Karir Irfan Bachdim :

Irfan mulai bermain sepak bola di Akademi sepak bola Ajax Amsterdam. Setelah 3 tahun ia pindah ke SV Argon, dimana ia menjadi pencetak gol terbanyak, Meskipun dirinya bermain sebagai Gelandang. Dan kemudian Irfan direkrut oleh pencari bakat FC Utrecht dan sesekali menjadi pemain cadangan senior. Setelah kontraknya tidak diperpanjang lagi maka pada bulan Juli 2009, Irfan ditransfer tanpa biaya ke klub HFC Haarlem.

Tanggal 9 Agustus 2010, ia direkrut oleh pelatih Persema Malang, Timo Scheunemann. Setelah sang pelatih melihat permainan Irfan dan para pemain muda berlaga untuk tokoh sepak bola Lucky Acub Zaenal di Stadion Gajayana, Malang. Kemudian Irfan dikontrak oleh klub Thailand yang bernama Chonburi selama 1 tahun, pada tahun 2013. Kemudian pada tahun 2015-2016 Irfan dikontrak oleh klub Divisi Dua J. League, Cuncadole Sappore. Dan pada tahun 2006, Irfan sempat membela tim sepak bola U-23 Indonesia, di Asian Games Qatar. Namun, ia harus absen karena menderita cedera. Lalu pada tahun 2010 ia tergabung lagi dalam timnas senior Indonesia dalam Piala AFF 2010 di bawah pelatih Alfred Riedl.

Gol Internasional

– 1 Desember 2010, di stadion utama Gelora Bung Karno Jakarta, Indonesia ketika bertanding dengan Malaysia.

– 4 Desember 2010, di stadion utama Gelora Bung Karno Jakarta, Indonesia ketika bertanding dengan Laos.

– 5 Juni 2012, Stadion Rizal Memorial Manila Filipina ketika bertanding dengan Filiphina.

– 26 September 2012, Stadion Sultan Hassanal Bolkiah Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam ketika bertanding dengan Brunei Darussalam.

– 26 September 2012, Stadion Sultan Hassanal Bolkiah Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam ketika bertanding dengan Brunei Darussalam.

– 26 September 2012, Stadion Sultan Hassanal Bolkiah Bandar Seri Begawan, Brunei Darussalam ketika bertanding dengan Brunei Darussalam.

Irfan Bachdim juga pernah bermain dalam filmografi pada tahun 2011 yang berjudul ” Tendangan Dari Langit”. Itulah biografi dari pesepak bola Bali United.