6 Kisah Nabi Yunus Lengkap dari Lahir Sampai Wafat

Kisah Nabi Yunus
image by: dictio.id

Waktuku.com – Kisah Nabi Yunus ditelan ikan paus menjadi salah satu kisah nabi yang paling banyak diceritakan karena memiliki banyak hikmah.

Selain itu, perjalanan Nabi Yunus dalam melakukan dakwah juga dapat dijadikan sebagai teladan hidup.

Seperti apa kisah lengkap dari perjalanan hidup Nabi Yunus? Anda bisa memperoleh cerita lebih lengkapnya dengan membaca artikel di bawah ini.

Pastikan untuk membaca artikel hingga akhir agar bisa mengambil hikmah dan teladan dari perjalanan hidup Nabi Yunus!

Mengenal Sosok Nabi Yunus

Siapakah Nabi Yunus AS? Nabi Yunus merupakan seorang nabi yang hidup sekitar abad ke-8 SM. Beliau berasal dari negeri Syam.

Nabi Yunus mendapat tugas dari Allah SWT untuk berdakwah ke penduduk Ninawa di Mosul, Irak agar tetap menyembah Allah SWT.

Cerita tentang perjalanan hidup Nabi Yunus diceritakan sebanyak empat kali di dalam Al-Quran. Berikut ini ayat-ayat Al-Quran yang menceritakan kisah tersebut, yaitu:

– Surah Yunus (10) ayat 98
– Surah Al-Anbiya’ (21) ayat 87—88
– Surah As-Saffat (37) ayat 139—148
– Surah Al-Qalam (68) ayat 48—50

Apakah mukjizat Nabi Yunus AS? Mukjizat dari sosok Nabi Yunus adalah mampu bertahan hidup ketika berada di dalam perut ikan.

Kisah Nabi Yunus

Berikut ini beberapa kisah atau cerita tentang perjalanan Nabi Yunus, yaitu:

1. Kisah Perjalanan Dakwah Nabi Yunus

Kisah Perjalanan Dakwah Nabi Yunus
image by: tribun jateng

Allah memerintahkan Nabi Yunus untuk berdakwah kepada penduduk Ninawa yang disebut kaum Asyiria.

Kaum Asyiria ini tinggal dan bermukim di bagian utara Irak atau tepatnya di daerah Mosul. Beliau pun akhirnya melakukan perjalanan panjang dari Negeri Syam.

Sesampainya di sana, Nabi Yunus melihat bahwa penduduk Ninawa terjebak dalam perbuatan-perbuatan kafir.

Mereka membuat berhala dan menyembahnya sebagai tuhan. Ritual penyembahan berhala ini sudah berlangsung sejak lama.

Nabi Yunus yang dianggap orang asing oleh penduduk Ninawa berusaha keras untuk berdakwah menyampaikan ajaran Allah SWT. Beliau ingin agar penduduk Ninawa kembali bertaubat dan menyembah serta mengikuti Ajaran Allah.

Namun, penduduk Ninawa tidak memperdulikan perkataan Nabi Yunus. Mereka bahkan mengolok-ngolok beliau. Mereka juga marah karena menganggap Nabi Yunus menghina agama nenek moyang mereka.

2. Cerita Ketika Nabi Yunus Meninggalkan Kaumnya

Nabi Yunus Meninggalkan Kaumnya
image by: spirit muslim

Nabi Yunus tetap sabar menghadapi kaum Ninawa. Beliau tetap berusaha berdakwah agar mereka cepat bertaubat dan kembali ke jalan Allah SWT. Beliau terus melakukan dakwah hingga bertahun-tahun lamanya, tetapi kaum Ninawa tetap tidak berubah.

Melihat kondisi tersebut kesabaran Nabi Yunus pun habis dan beliau meninggalkan kaumnya. Namun, sebelum itu, Nabi Yunus berpesan kepada kaum Ninawa bahwa mereka akan ditimpa azab oleh Allah SWT. Nabi Yunus pun pergi dengan perasaan sedih, kecewa, dan marah.

Beberapa hari setelah Nabi Yunus meninggalkan penduduk Ninawa, azab Allah pun menimpa mereka. Awan gelap menutupi langit, angin kencang bertiup, dan petir menggelegar keras. Tidak hanya itu, di tempat tersebut juga terjadi gempa bumi.

3. Kisah Nabi Yunus Ketika Ditelan Ikan dan Berada di dalam Perutnya

nabi yunus ditelan oleh ikan
image by: grahabignews.com

Nabi Yunus pergi menuju dermaga dan berniat meninggalkan penduduk Ninawa. Beliau diperbolehkan menumpang sebuah kapal yang sebenarnya sudah kelebihan muatan.

Pada saat mulai berlayar, kondisi cuaca sedang cerah, tetapi ketika sampai di tengah laut tiba-tiba cuaca berubah buruk.

Awan hitam menyelimuti langit disertai dengan angin kencang dan gelombang laut pun datang bertubi-tubi.

Menghadapi situasi seperti itu, Nabi Yunus pun mengajak seluruh penumpang kapal untuk berzikir dan memohon pertolongan Allah SWT.

Nahkoda memerintahkan awak kapal untuk membuang barang-barang di dalam kapal agar kapal tersebut tetap stabil.

Namun, kapal belum juga stabil, sehingga akhirnya dibuat undian untuk menentukan penumpang yang harus keluar dari kapal.

Nama Nabi Yunus pun keluar dua kali dalam undian tersebut, sehingga beliau harus keluar dari kapal. Nabi Yunus pun akhirnya terjun ke laut dan terombang-ambing oleh gelombang laut.

Lalu Allah SWT memerintahkan seekor ikan untuk menelan Nabi Yunus, tetapi tidak meremukkan tulang atau daging beliau.

Nabi Yunus mengira bahwa dirinya telah meninggal, tetapi ternyata beliau masih hidup di dalam perut ikan.

Beliau pun bersujud dan mulai mendengar suara tasbih dari para penghuni lautan.
Kejadian ini menyadarkan Nabi Yunus bahwa perbuatannya meninggalkan kaumnya ketika marah adalah tindakan salah.

Beliau pun merasa sangat sedih dan menyesal telah melakukannya. Beliau juga sadar bahwa kejadian yang menimpanya saat ini adalah hukuman Allah atas tindakannya.

Berapa lama Nabi Yunus di perut ikan paus? Banyak pendapat yang menyatakan waktu lamanya Nabi Yunus berada di dalam perut ikan. Misalnya, dhuha hingga sore, 3 hari, 7 hari, dan 40 hari.

Selama berada di dalam perut ikan, beliau selalu berdoa memohon ampun kepada Allah SWT. Berikut ini doa yang diucapkan oleh Nabi Yunus, yaitu:

“… maka dia berdoa dalam keadaan yang sangat gelap. ‘Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim;” (Surat al-Anbiya ayat ke-87).

Allah pun mengabulkan doa Nabi Yunus dan memerintahkan ikan untuk memuntahkan beliau. Apa yang terjadi pada Nabi Yunus AS setelah dikeluarkan dari mulut ikan?

Nabi Yunus pun terdampar di sebuah daratan tandus. Namun, Allah menumbuhkan tanaman yaqhitanah untuk dimakan oleh Nabi Yunus.

4. Ayat dalam Al-Quran tentang Cerita Nabi Yunus

ayat quran tentang nabi yunus
image by: pikiran-rakyat.com

Kisah Nabi Yunus tersebut terdapat pada Al-Quran atau lebih tepatnya ada di Surah As-Saffat (37) ayat 139—148.

“Sesungguhnya Yunus benar-benar salah seorang rasul, (ingatlah) ketika ia lari ke kapal yang penuh muatan, kemudian ia ikut berunding, lalu dia termasuk orang-orang yang kalah dalam undian.

Maka ia ditelan oleh ikan besar dalam keadaan tercela. Maka kalau sekiranya dia tidak termasuk orang-orang yang banyak mengingat Allah, niscaya ia akan tetap tinggal di perut ikan itu sampai hari berbangkit.

Kemudian Kami lemparkan dia ke daerah yang tandus, sedangkan ia dalam keadaan sakit. Dan Kami tumbuhkan untuk dia sebatang pohon dari jenis labu. Dan Kami utus dia kepada seratus ribu orang atau lebih.

Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.”

5. Kisah Nabi Yunus Ketika Kembali ke Penduduk Ninawa

Kisah Nabi Yunus Ketika Kembali ke Penduduk Ninawa
image by: ebookanak.com

Allah kembali mengutus dan menuntun Nabi Yunus untuk kembali kepada penduduk Ninawa.

Tidak disangka-sangka bahwa Nabi Yunus mendapat sambutan dari para penduduk Ninawa. Mereka sangat bersyukur dan bersuka cita atas datangnya kembali Nabi Yunus kepada mereka.

Mengapa hal tersebut dapat terjadi? Peristiwa tersebut terjadi karena penduduk Niwana ternyata sudah bertaubat. Mereka bertaubat setelah mengalami peristiwa azab selepas kepergian Nabi Yunus dulu. Setelah kejadian tersebut, mereka memang mencari Nabi Yunus.

Allah pun melimpahkan keberkahan dan kenikmatan hidup kepada Nabi Yunus dan penduduk Ninawa hingga waktu tertentu. Nabi Yunus pun mulai berdakwah dan mengajarkan tentang ajaran kebenaran Allah SWT kepada kaum Ninawa.

6. Wafatnya Nabi Yunus

Wafatnya Nabi Yunus
image by: sindonews

Nabi Yunus terus berdakwah dan menyerukan ajaran kebenaran Allah SWT hingga akhir hayatnya. Pada akhirnya Nabi Yunus meninggal pada saat usia beliau 110 tahun.

Pembelajaran Berharga dari Perjalanan Hidup Nabi Yunus

Kisah Nabi Yunus lengkap memberikan pembelajaran yang sangat berarti bagi siapa pun yang membaca ceritanya. Apa saja pembelajaran dan teladan yang bisa diambil dari cerita Nabi Yunus? Berikut ini beberapa pembelajaran berharga yang penuh inspirasi dari kisah tersebut, yaitu:

– Berusaha keras dalam menyampaikan dan menyerukan kebaikan.

– Sabar dalam menghadapi cemooh dan hinaan orang lain.

– Banyak zikir kepada Allah SWT.

– Berdoa dan berserah diri dengan tulus terhadap apapun keputusan Allah SWT.

– Memohon ampunan dengan tulus kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang pernah dilakukan.

– Tidak mengambil keputusan gegabah ketika sedang marah atau emosi.

Kisah Nabi Yunus saat melakukan dakwah, tertelan oleh ikan, dan kembalinya ke kaum Ninawa memberikan pembelajaran yang sangat berharga.

Sudah sepantasnya setiap umat musim meneladani sikap Nabi Yunus, seorang hamba yang saleh dan disayangi Allah SWT.