Ini 5 Kisah Nabi Yahya Cerdas Dicintai Semua Makhluk

Kisah Nabi Yahya
image by: pengetahuanislam.com

Waktuku.com – Kisah nabi Yahya Alaihissalam memberikan banyak hikmah yang bisa dipetik oleh para pembaca atau pendengarnya.

Nabi dan rasul sendiri merupakan salah satu hal yang keberadaannya wajib diimani oleh umat muslim, termasuk Nabi Yahya.

Pada kesempatan ini, akan dijelaskan secara lengkap mengenai kisah hidup nabi Yahya. Mulai dari beliau kecil, beranjak dewasa, hingga ajal menjemputnya kembali kepada Allah subhanahu wa ta’ala. Simak kisah selengkapnya berikut ini.

Mengenal Kisah Nabi Yahya AS

Sebelum membahas mengenai kisah nabi Yahya lebih jauh, sebaiknya pahami dulu siapa itu nabi Yahya?

Nabi Yahya alaihissalam merupakan nabi ke-23 dari 25 nabi yang wajib diyakini oleh umat Islam. Beliau merupakan putra dari nabi Zakaria alaihissalam. Kehadiran nabi Yahya telah dinantikan selama puluhan tahun oleh nabi Zakaria beserta istrinya.

Nabi Zakaria beserta istrinya sempat dinyatakan mandul karena tidak kunjung memiliki buah hati hingga berusia senja. pada saat itu nabi Zakaria alaihissalam berdoa kepada Allah dengan kalimat berikut.

“Wahai Tuhanku berikanlah aku seorang keturunan yang baik di sisi-Mu. sesungguhnya engkau adalah maha mendengar doa.”

Allah menjawab doa dua orang ini dengan kehadiran seorang anak laki-laki yang bernama Yahya. Hal ini disebutkan dalam surat Maryam ayat ke-7. Berikut adalah ayat beserta artinya.

يٰزَكَرِيَّآ اِنَّا نُبَشِّرُكَ بِغُلٰمِ ِۨاسْمُهٗ يَحْيٰىۙ لَمْ نَجْعَلْ لَّهٗ مِنْ قَبْلُ سَمِيًّا

Artinya:
(Allah berfirman), “Wahai Zakaria! Kami memberi kabar gembira kepadamu dengan seorang anak laki-laki namanya Yahya, yang Kami belum pernah memberikan nama seperti itu sebelumnya.”

Nabi Yahya lahir pada 1 tahun sebelum Masehi. Namun dalam beberapa riwayat lainnya disebutkan bahwa nabi Yahya lahir 3 bulan lebih awal dibandingkan kelahiran nabi Isa alaihissalam.

Kisah Nabi Yahya AS

Setelah mengenal sedikit tentang nabi Yahya alaihissalam, perhatikan kisah-kisah dari nabi Yahya secara lebih lengkap di bawah ini.

1. Masa Kecil Nabi Yahya AS

Masa Kecil Nabi Yahya AS
image by : inews.id

Ini adalah kisah nabi Yahya ketika masih kecil. Nabi Yahya kecil tumbuh menjadi seorang anak yang cerdas serta memiliki perilaku yang baik dan pandai dalam menahan hawa nafsunya. Sifat nabi Yahya ini dijelaskan dalam firman Allah di dalam surat Ali Imron ayat ke 39.

Berikut ini kutipan surat Ali Imran ayat 39 beserta artinya.

فَنَادَتْهُ الْمَلٰۤىِٕكَةُ وَهُوَ قَاۤىِٕمٌ يُّصَلِّيْ فِى الْمِحْرَابِۙ اَنَّ اللّٰهَ يُبَشِّرُكَ بِيَحْيٰى مُصَدِّقًاۢ بِكَلِمَةٍ مِّنَ اللّٰهِ وَسَيِّدًا وَّحَصُوْرًا وَّنَبِيًّا مِّنَ الصّٰلِحِيْنَ

Artinya:
Kemudian para malaikat memanggilnya, ketika dia berdiri melaksanakan salat di mihrab, “Allah menyampaikan kabar gembira kepadamu dengan (kelahiran) Yahya, yang membenarkan sebuah kalimat (firman) dari Allah, panutan, berkemampuan menahan diri (dari hawa nafsu) dan seorang nabi di antara orang-orang saleh.”

Selain memiliki perilaku yang baik, nabi Yahya juga dikenal akan kecintaannya terhadap binatang.

Pada suatu hari, dikisahkan nabi Yahya pernah menegur teman-temannya yang sedang menyiksa seekor burung.

Beliau meminta kepada teman-temannya untuk melepaskan burung yang pernah disiksa atau dimainkan mereka.

Kisah ini tertuang dalam Quran surat Maryam ayat 13 hingga 14. Berikut kutipan ayat dan artinya.

وَّحَنَانًا مِّنْ لَّدُنَّا وَزَكٰوةً ۗوَكَانَ تَقِيًّا ۙ وَّبَرًّاۢ بِوَالِدَيْهِ وَلَمْ يَكُنْ جَبَّارًا عَصِيًّا

Artinya:
dan (Kami jadikan) rasa kasih sayang (kepada sesama) dari Kami dan bersih (dari dosa). Dan dia pun seorang yang bertakwa, dan sangat berbakti kepada kedua orang tuanya, dan dia bukan orang yang sombong (bukan pula) orang yang durhaka.

Tidak hanya sampai di situ, nabi Yahya juga pernah menasehati teman-temannya yang punya kegemaran melemparkan batu kepada unta.

Dalam buku nabi Yahya AS Sang Penyayang Makhluk Hidup karya Novi Vidiy S dan Tim Emir terdapat kutipan ucapan dari nabi Yahya berikut ini.

“Wahai kawan-kawanku, unta merupakan makhluk ciptaan Allah subhanahu wa ta’ala. Maka jangan sekali-kali kita menyakiti binatang tersebut. Terlebih unta yang memiliki banyak manfaat untuk kehidupan kita.”

2. Nabi Yahya Berdakwah Mengikuti Sang Ayah

Nabi Yahya Berdakwah Mengikuti Sang Ayah
image by: dailysia.com

Nabi Yahya menjadi seorang remaja yang cerdas. Bahkan di usianya yang masih terbilang belia, beliau sudah mampu menghafalkan seluruh isi kitab Taurat.

Bersama sang ayah, nabi Yahya alaihissalam akhirnya ikut berdakwah kepada kaum Bani Israil.

Sebelumnya, nabi Zakaria alaihissalam sudah diutus oleh Allah untuk kaum Bani Israil tersebut.

Setelah nabi Yahya dewasa, keduanya bahu membahu untuk menyampaikan kebenaran kepada kaum tersebut.

Dalam masa dakwah ini, nabi Yahya memberikan anjuran kepada Bani Israil untuk bertobat.

Caranya adalah dengan mandi di sungai Jordan atau Asy Syariah. Prosesi ini dikenal dengan sebutan mandi besar guna menyucikan diri.

Dalam ajaran agama Kristen saat ini, prosesi tersebut dikenal dengan istilah pembaptisan. Perlu diketahui juga bahwa nabi Isa dibaptis oleh nabi Yahya.

3. Kisah Perlawanan Terhadap Raja Herodus

Kisah Perlawanan Terhadap Raja Herodus
image by: cawanhikmat.com

Dalam kisah nabi Yahya dan nabi Zakaria, kaum Bani Israil dipimpin oleh seorang raja yang zalim bernama Herodus.

Raja tersebut sangat tidak senang akan kehadiran nabi Yahya karena sikap bijaksana dan alim yang dimilikinya.

Pada saat itu, nabi Yahya mampu menyiarkan agama Allah dengan sangat baik. Sehingga Bani Israil pun berpaling dari raja Herodus. Hal inilah yang membuat raja Herodus menjadi sangat tidak senang dengan nabi Yahya.

Suatu ketika raja Herodus memanggil nabi Yahya ke istananya untuk meminta pendapat. Raja Herodus memiliki keinginan untuk menikah dengan Putri Herodia. Beberapa riwayat menyebut bahwa Putri tersebut merupakan anak dari raja Herodus.

Dengan begitu, pernikahan yang akan dilakukan pun tidak halal sehingga nabi Yahya menentangnya.

Raja Herodus tidak senang dengan pendapat tersebut. Dirinya memerintahkan nabi Yahya untuk mengubah fatwanya tersebut.

Namun nabi Yahya alaihissalam teguh dengan pendiriannya untuk menegakkan hukum Allah. Raja Herodus pun murka dan memerintahkan untuk memenjarakan nabi Yahya.

4. Pembunuhan Nabi Yahya

Pembunuhan Nabi Yahya
image by: blogspot.com

Hukuman yang diberikan kepada nabi Yahya oleh raja Herodus ternyata masih belum cukup.

Putri Herodia yang juga tidak senang dengan nabi Yahya meminta tambahan hukuman. Dirinya meminta kepada Herodus untuk menghukum penggal nabi Yahya.

Tanpa pikir panjang, raja Herodus pun mengabulkan permintaan dari anaknya tersebut. Sehingga nabi Yahya dibunuh dengan memenggal kepalanya. Beliau wafat pada usia yang masih sangat muda, yakni 32 tahun.

Karena meninggal dalam melawan kezaliman dan menegakkan kebenaran hukum Allah, Allah subhanahu wa ta’ala pun menyanyikan kesejahteraan bagi nabi Yahya alaihissalam. Hal ini tercantum di dalam surat Maryam ayat ke-15 berikut ini.

وَسَلٰمٌ عَلَيْهِ يَوْمَ وُلِدَ وَيَوْمَ يَمُوْتُ وَيَوْمَ يُبْعَثُ حَيًّا ࣖ

Artinya:
Dan kesejahteraan bagi dirinya pada hari lahirnya, pada hari wafatnya, dan pada hari dia dibangkitkan hidup kembali.

5. Azab bagi Raja Herodus

Azab bagi Raja Herodus
image by: beritaku.id

Kisah nabi Yahya masih belum berakhir. Akibat perbuatan keji yang dilakukan oleh raja Herodus, dirinya menerima azab dari Allah subhanahu wa ta’ala.

Azab yang diterima oleh raja Herodus beserta keluarganya adalah ditenggelamkan ke dalam tanah hidup-hidup.

Mereka pun mati dalam kondisi yang sangat mengenaskan. Ini merupakan azab yang setimpal dengan perbuatan mereka yang membunuh Rasul Allah.

Penjelasan mengenai azab ini terdapat di dalam surat Ali Imran ayat 21. Berikut kutipan ayat beserta artinya.

اِنَّ الَّذِيْنَ يَكْفُرُوْنَ بِاٰيٰتِ اللّٰهِ وَيَقْتُلُوْنَ النَّبِيّٖنَ بِغَيْرِحَقٍّۖ وَّيَقْتُلُوْنَ الَّذِيْنَ يَأْمُرُوْنَ بِالْقِسْطِ مِنَ النَّاسِۙ فَبَشِّرْهُمْ بِعَذَابٍ اَلِيْمٍ

Artinya:
Sesungguhnya orang-orang yang mengingkari ayat-ayat Allah dan membunuh para nabi tanpa hak (alasan yang benar) dan membunuh orang-orang yang menyuruh manusia berbuat adil, sampaikanlah kepada mereka kabar gembira yaitu azab yang pedih.

Mukjizat Nabi Yahya AS

Hampir seluruh nabi dan Rasul diberikan mukjizat oleh Allah subhanahu wa ta’ala. Begitu juga dengan nabi Yahya alaihissalam.

Keistimewaan nabi Yahya yang dikaruniakan oleh Allah adalah Al Hanan. Artinya adalah ilmu mengenai rasa cinta terhadap seluruh makhluk serta alam semesta.

Oleh karena mukjizat tersebut, nabi Yahya pun sangat dicintai oleh makhluk lainnya. Contohnya seperti binatang buas, burung, bahkan gurun hingga gunung.

Tidak hanya itu, mukjizat lain yang dimiliki oleh nabi Yahya alaihissalam adalah kemampuannya menghafal isi kitab Taurat.

Kitab Taurat sendiri diturunkan sebagai kitab suci bagi kaum Bani Israil. Mukjizat ini tidak dapat terlepas dari campur tangan kedua orang tua nabi Yahya dalam mendidiknya.

Di usianya yang masih muda tersebut, nabi Yahya alaihissalam tidak hanya hafal isi Taurat. Beliau juga sudah memahami kandungan serta ajaran yang terdapat di dalam kitab suci tersebut.

Beberapa hikmah bisa dipetik dari kisah nabi Yahya di atas. Antara lain bersikap lembut dan penuh kasih sayang kepada semua makhluk Allah termasuk binatang.

Hikmah yang lainnya adalah umat muslim wajib untuk menegakkan hukum Allah meski berisiko dihukum oleh manusia lain di dunia.