5 Kisah Nabi Sulaiman Lengkap dari Lahir sampai wafat

Kisah Nabi Sulaiman
image by: republika.co.id

Waktuku.com – Kisah Nabi Sulaiman sangat erat kaitannya dengan kebijaksanaan. Sebab, karena kebijaksanaannya, beliau mampu memimpin kerajaan yang amat dan bukan hanya manusia saja yang dipimpin tetapi juga jin.

Nabi Sulaiman bahkan memiliki kekayaan yang luar biasa, namun itu tidak membuat beliau sombong. Nabi Sulaiman sendiri adalah putra Nabi Daud.

Kisah Nabi Sulaiman dengan Mukjizatnya dan Kedatangan Ratu Saba ke Istananya

Beliau adalah seorang yang dikenal cerdas dan dengan kecerdasan tersebut, beliau mampu menangani Bani Israil menggantikan ayahnya.

1. Berbagai Mukjizat Nabi Sulaiman

Mukjizat Nabi Sulaiman
image by: grid

Cerita tentang Nabi Sulaiman tentu tidak terlepas dari berbagai mukjizat yang Allah Swt anugerahkan kepada beliau.

Diantara mukjizat tersebut ialah beliau bisa memahami sekaligus bisa berkomunikasi dengan berbagai jenis binatang, termasuk semut.

Kisah Nabi Sulaiman dan semut merupakan kisah yang sangat menarik untuk dibanyakan pada buah hati.

Disebutkan bahwasanya beliau beserta dengan segenap pasukan yang terdiri atas manusia, jin serta burung tengah berbaris dan melalui lembah.

Ternyata lembah tersebut adalah rumah para semut. Melihat kedatangan pasukan ini, ada satu semut yang berkata kepada sebangsanya untuk bersembunyi di rumahnya sebelum Nabi Sulaiman menghancurkan dan menginjaknya.

Karena Nabi Sulaiman adalah seorang yang paham dengan bahasa binatang, beliau mengerti apa yang diucapkan oleh semut tadi.

Mengingat hal ini, beliau jadi tersenyum sekaligus bersyukur atas mukjizat yang diberikan oleh Allah Swt.

Karena dengan mukjizat ini, beliau memerintahkan segenap pasukannya agar berhati-hati dalam melangkah mengingat di sana ada banyak sekali semut yang hidup. Nabi Sulaiman tidak hanya mengerti bahasa binatang. Beliau juga merupakan nabi yang kaya raya.

Nabi Sulaiman mempunyai istana yang amat megah serta dibangun secara bergotong royong oleh jin dan juga manusia.

Kisah Nabi Sulaiman as banyak disebutkan dalam Al-Qur’an, diantaranya dalam Surat An-Naml ayat 16 berikut ini.

وَوَرِثَ سُلَيْمَٰنُ دَاوُۥدَ ۖ وَقَالَ يَٰٓأَيُّهَا ٱلنَّاسُ عُلِّمْنَا مَنطِقَ ٱلطَّيْرِ وَأُوتِينَا مِن كُلِّ شَىْءٍ ۖ إِنَّ هَٰذَا لَهُوَ ٱلْفَضْلُ ٱلْمُبِينُ

Artinya: Dan Sulaiman telah mewarisi Daud, dan dia berkata: “Hai Manusia, kami telah diberi pengertian tentang suara burung dan kami diberi segala sesuatu. Sesungguhnya (semua) ini benar-benar suatu kurnia yang nyata”.

2. Nabi Sulaiman dan Masjid Al Aqsha

Masjid Al Aqsha
image by: kompas

Ada kisah Nabi Sulaiman singkat yang berhubungan dengan Masjid Al Aqsha. Ini adalah masjid yang dibangun pertama kali oleh Nabi Adam, lalu dibangun kembali oleh Nabi Ibrahim ratusan tahun setelahnya.

Masjid kembali runtuh setelah beberapa generasi dan saat Nabi Daud menjadi Raja Yerussalem, beliau juga membangun ulang Masjid Al Aqsha tersebut. Sayangnya, Nabi Daud meninggal dunia sebelum pembangunan masjid selesai.

Pembangunan masjid dilanjutkan oleh Nabi Sulaiman beserta pasukannya. Ketika proses pembangunan masjid berlangsung, Nabi Sulaiman berdoa dan meminta tiga hal kepada Allah Swt. Ketiga hal yang dimaksud ialah sebagai berikut.

– Nabi Sulaiman meminta agar dijadikan orang yang bijak sehingga apapun keputusan yang beliau ambil di tengah orang-orang yang sedang berdebat, Allah Swt tetap akan menyukainya

– Nabi Sulaiman meminta kerajaan yang sebelumnya tidak dimiliki oleh siapapun, begitu juga dengan setelahnya

– Nabi Sulaiman meminta agar Allah Swt mengampuni dosa setiap orang yang mengunjungi masjid ini serta menjadikannya kembali murni sebagaimana saat seseorang tersebut dilahirkan ke dunia ini

Saat memperhatikan perbaikan Masjid Al Aqsha, Nabi Sulaiman meninggal dunia. Beliau meninggal dalam posisi memegang tongkatnya sehingga tidak ada satupun yang menyadari bahwa sebenarnya beliau sudah tidak bernyawa lagi.

Para jin yang takut dengan Nabi Sulaiman hanya berfokus pada pembangunan masjid. Hingga beberapa hari kemudian, tongkat yang menopang tubuh Nabi Sulaiman mulai rapuh dan patah. Hal ini membuat tubuh Nabi Sulaiman jatuh. Saat itulah orang-orang menyadari Nabi Sulaiman sudah meninggal dunia.

3. Kisah Nabi Sulaiman dan Burung Hud-Hud

Burung Hud-Hud
image by: okezone

Salah satu penggal kisah Nabi Sulaiman yang sangat populer ialah yang berhubungan dengan Ratu Balqis.

Dia adalah ratu yang memimpin negeri Saba’. Kerajaannya sangat luas dan rakyatnya juga hidup dalam kemakmuran.

Sayangnya, penduduk negeri ini beserta ratunya menyembah pada matahari, bukannya pada Allah Swt.

Kisah ini dimulai dengan Nabi Sulaiman yang kagum dengan mekanisme penyaluran air di Yaman saat beliau melakukan perjalanan ke sana.

Nabi Sulaiman ingin meniru mekanisme tersebut di negaranya sendiri, namun sayang mata airnya tidak cukup.

Nabi Sulaiman kemudian mencari burung Hud-hud yang diketahui mempunyai kemampuan mendeteksi air bawah tanah.

Saat dicari, burung ini tidak terlihat dan beberapa saat setelahnya, burung yang dimaksud datang sembari membawa berita bagus.

Berita itu adalah adanya seorang ratu yang mempunyai singgasana besar. Ratu yang dimaksud adalah Ratu Balqis yang menyembah matahari.

Mendengar berita ini, Nabi Sulaiman bertekad dan akan mengajak ratu tersebut beserta seluruh rakyatnya agar kembali menyembah kepada Allah Swt. Oleh karenanya, Nabi Sulaiman kemudian mengirimkan surat kepadanya.

4. Kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis

Kisah Nabi Sulaiman dan Ratu Balqis
image by: muslimobsession.com

Isi surat yang dikirimkan oleh Nabi Sulaiman adalah agar Ratu Balqis datang sebagai seorang muslim.

Mendapat surat seperti itu, Ratu Balqis memanggil para penasehatnya untuk memutuskan apakah yang harus diberikan sebagai balasan surat tersebut.

Pertemuan ini menghasilkan keputusan bahwa Ratu Balqis akan mengutus orang untuk mengirim beberapa hadiah yang berharga kepada Nabi Sulaiman.

Hadiah ini dimaksudkan sebagai perdamaian mengingat Ratu Balqis diceritakan sebagai sosok yang tidak suka dengan perang.

Akan tetapi, Nabi Sulaiman menolak hadiah tersebut. Pasalnya, Nabi Sulaiman memiliki harta yang tentunya lebih menarik dibandingkan dengan hadiah yang dikirimkan oleh sang ratu penyembah matahari tersebut.

Bersamaan dengan ini, Nabi Sulaiman turut menitipkan pesan pada utusan Ratu Balqis agar memeluk agama Allah Swt. Dengan kata lain, Ratu Balqis harus meninggalkan kebiasaannya yang menyembah matahari.

Dalam pesan ini juga ditekankan bahwa jika Ratu Balqis dan juga rakyatnya mau memeluk agama Allah Swt, negeri Saba’ akan selamat dan aman. Setelah pesan Nabi Sulaiman didengar oleh Ratu Balqis, dia lalu memutuskan untuk datang langsung ke kerajaan Nabi Sulaiman.

5. Kedatangan Ratu Balqis

Kedatangan Ratu Balqis
image by: sindonews.net

Kisah Nabi Sulaiman ini terus berlanjut dengan Ratu Balqis yang benar-benar datang ke negeri Sulaiman.

Mendengar rencana tersebut, Nabi Sulaiman juga memutuskan untuk menunjukkan langsung kepada Ratu Balqis perihal mukjizat dan kekuatan yang dianugerahkan Allah Swt.

Untuk melaksanakan rencana tersebut, Nabi Sulaiman mengumpulkan pasukannya. Beliau bertanya apakah ada dia antara mereka yang sanggup memindahkan kerajaan Ratu Balqis sebelum rombongan sang ratu tiba.

Menanggapi pertanyaan tersebut, ada satu jin yang menyatakan kesanggupannya untuk membawa singgasana Ratu Balqis dalam waktu yang sangat singkat meskipun jarak yang harus ditempuh sekitar 2.000 mil.

Nabi Sulaiman mempercayakan pemindahan singgasana ini pada jin tersebut. Selanjutnya Nabi Sulaiman juga memerintahkan jin untuk membangun istana yang lantainya dibuat dari kaca, sedang di bawahnya mengalir sungai-sungai.

Saat Ratu Balqis tiba, dia melihat singgasana yang sangat menarik perhatian. Melihat itu, Nabi Sulaiman bertanya apakah singgasana di negeri Saba’ seperti itu dan Ratu Balqis membenarkannya. Lalu saat sang ratu hendak masuk ke istana, dia sempat mengira bahwa lantai kaca itu tidak nyata.

Makanya dia mengangkat roknya dengan maksud agar tidak basah terkena air. Namun setelah dijelaskan bahwa itu hanyalah lantai kaca, Ratu Balqis merasa malu. Beberapa saat berada di istana Nabi Sulaiman, Ratu Balqis melihat kerendahan hati sekaligus kebijaksanaan beliau.

Ratu Balqis juga menyaksikan betapa besarnya kekuatan yang dimiliki oleh Nabi Sulaiman. Setelahnya, ratu ini menyatakan tobatnya untuk memeluk agama Allah Swt.

Beberapa penggal kisah Nabi Sulaiman di atas bisa disimak terutama untuk mengetahui bagaimana hebat dan bijaksananya beliau yang tentu saja hal ini terjadi atas kehendak Allah Swt.

Nabi Sulaiman menjadi sosok yang patut diteladani termasuk kegigihannya dalam menyebarkan Allah Swt. Wallahu a’lam bish shawab.