3 Doa Nabi Yunus Lengkap Beserta Keutamaan dan Manfaatnya

Doa Nabi Yunus
image by: harapanrakyat.com

Waktuku.com – Doa Nabi Yunus merupakan doa yang dipanjatkan oleh sang nabi ketika dirinya sedang menghadapi ujian yang berat. Salah satu ujian berat yang dihadapi oleh Nabi Yunus adalah saat dirinya dimakan oleh ikan paus.

Ketika dimakan oleh ikan paus dan berada di dalam perut paus yang gelap itu, Nabi Yunus memanjatkan doa kepada Allah SWT. Doa yang dipanjatkan oleh Nabi Yunus itu pun diabadikan di dalam Al Quran.

Doa yang diabadikan tersebut pun dianjurkan untuk dibaca oleh umat Islam ketika mengalami cobaan. Doa Nabi Yunus juga memiliki manfaat dan keutamaannya tersendiri. Lantas, seperti apa bacaan doa yang dipanjatkan Nabi Yunus? Yuk, simak pembahasannya.

Doa Nabi Yunus Serta Manfaat dan Keutamaannya

Bacaan Doa Nabi Yunus dan Artinya

Bacaan Doa Nabi Yunus dan Artinya
image by: cuitandokter.com

Doa Nabi Yunus dibaca saat ia berada di dalam kegelapan perut ikan paus. Dalam suasana yang gelap dan mencekam tersebut, Nabi Yunus merasakan penyesalan dan juga ketakutan.

Karena itulah ia kemudian berdoa kepada Allah SWT dengan doa yang berbunyi seperti berikut:

Laa ilaaha illa Anta, subhanaka innii kuntu minaz zaalimiin.

Artinya: “Tidak ada Tuhan selain Engkau, Maha Suci Engkau. Sungguh, aku termasuk orang-orang yang zalim”

Selama berada di dalam perut ikan paus, nabi yunus terus berdoa dan meminta pengampunan kepada Allah SWT. Hal itu dilakukannya selama 40 hari berturut-turut.

Karena kesungguhannya dalam bertaubat dan berdoa, maka Allah pun mengabulkan doa Nabi Yunus dan mengeluarkannya dari perut ikan paus.

Keutamaan Doa Nabi Yunus

Ada beberapa keutamaan yang terdapat pada doa Nabi Yunus. Salah satunya adalah doa tersebut diabadikan di dalam Al Quran, yakni di surat Al Anbiya ayat 87-88 yang artinya:

“Dan (ingatlah kisah) Dzun Nun (Yunus), ketika ia pergi dalam keadaan marah, lalu ia menyangka bahwa Kami tidak akan mempersempitnya (menyulitkannya), maka ia menyeru dalam keadaan yang sangat gelap:

‘Bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Engkau. Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku adalah termasuk orang-orang yang zalim’.

Maka Kami telah memperkenankan doanya dan menyelamatkannya dari pada kedukaan dan demikianlah Kami selamatkan orang-orang yang beriman.” (QS. Al Anbiya:87-88).

Selain itu, doa Nabi Yunus juga dikenal merupakan doa yang mustajab. Seperti salah satu hadis Rasulullah SAW yang artinya:

“Doa Dzun Nun (Nabi Yunus) ketika ia berdoa dalam perut ikan paus adalah: ‘Laa ilaaha illaa anta, subhaanaka innii kuntu minaz zaalimiin’ (Tidak ada Tuhan yang berhak disembah kecuali Engkau, Maha Suci Engkau, sesungguhnya aku termasuk orang yang zalim).

Sesungguhnya tidaklah seorang muslim berdoa dengannya dalam suatu masalah, melainkan Allah kabulkan baginya.” (HR At Tirmidzi).

Manfaat Doa Nabi Yunus

Manfaat Doa Nabi Yunus
image by: risalahislam.com

Tak hanya merupakan sebuah doa yang memiliki keutamaan, doa Nabi Yunus juga memiliki manfaat yang akan dirasakan oleh orang yang membacanya. Beberapa keutamaan tersebut di antaranya seperti:

1. Diampuni Dosa-dosanya oleh Allah SWT

Pada doa Nabi Yunus berisi permintaan maaf dan permohonan ampun kepada Allah SWT atas dosa-dosa yang pernah dilakukan. Apabila membaca doa yang satu ini dengan sungguh-sungguh, maka Allah SWT akan meridhoi dan mengampuni dosa serta menerima taubat umatnya.

2. Keinginan Dikabulkan oleh Allah SWT

Manfaat yang selanjutnya adalah keinginan kita akan dikabulkan oleh Allah SWT. Hal itu seperti hadis Rasulullah SAW yang terdapat pada bagian sebelumnya.

Dalam hadis tersebut dikatakan bahwa tidaklah seorang muslim berdoa dengan doa yang dibaca Nabi Yunus dalam sebuah masalah, melainkan akan Allah kabulkan keinginannya baginya.

3. Mendapat Pahala Syahid

Dalam sebuah hadis riwayat Al Hakim dari Sa’ad bin Abi Waqash disebutkan bahwa apabila seseorang membaca doa ini sebanyak 40 kali saat sakit lalu ia meninggal, maka dirinya akan mendapatkan pahala seperti orang yang meninggal secara syahid.

Kisah Nabi Yunus

Kisah Nabi Yunus
image by: tawheed.com.au

Nabi Yunus adalah salah satu dari 25 nabi dan rasul yang wajib diimani oleh umat Islam. Sejarah mencatat bahwa Nabi Yunus merupakan nabi yang ke-21 dalam urutan 25 nabi tersebut.

Nabi Yunus diketahui diangkat dan terpilih menjadi utusan Allah saat usianya 30 tahun. Lalu selama 30 tahun kemudian Nabi Yunus terus menyeru kepada kaumnya untuk menyembah Allah SWT.

Akan tetapi, umat Nabi yunus justru membangkang dan tidak ada satu pun yang mau mengikutinya kecuali dua orang saja.

Karena sebagian besar kaumnya tidak mau mengikuti ajakannya untuk beriman dan menyembah Allah SWT, maka Nabi Yunus pun terus memohon agar Allah memberikan petunjuk.

Kemudian Allah SWT menurunkan wahyu yang memerintahkan Nabi Yunus untuk terus berupaya agar kaumnya tersebut beriman kepada Allah selama 40 hari.

Apabila dalam waktu 40 hari tersebut mereka tidak juga beriman, maka Allah akan menurunkan azab dan siksaan. Ternyata, setelah 40 hari kaum Nabi Yunus tetap tidak beriman kepada Allah, sehingga terlihatlah awan hitam menggumpal di atas langit.

Nabi Yunus pun meninggalkan kaumnya tersebut. Ternyata setelah melihat gumpalan awan hitam itu, kaum Nabi Yunus merasa takut dan akhirnya bertaubat kepada Allah.

Taubat mereka pun diterima oleh Allah SWT dan awan hitam itu perlahan menghilang. Akan tetapi, Nabi Yunus sudah terlanjur kecewa pada umatnya dan tetap melanjutkan perjalanannya.

Hingga akhirnya ia menaiki sebuah perahu dan di tengah laut terjadi badai yang membahayakan perahu tersebut. Nahkoda pun memutuskan untuk mengurangi satu penumpang dengan menggunakan undian.

Setelah beberapa kali diundi, ternyata hasil yang keluar selalu nama Nabi Yunus. Akhirnya, sang nabi pun terpaksa melompat ke laut. Atas izin Allah SWT, Nabi Yunus yang melompat ke laut justru masuk ke dalam mulut ikan paus.

Meski ditelan oleh ikan paus, atas kehendak-Nya Nabi Yunus tidak mati dan tetap hidup di dalam perut ikan tersebut. Selama berada di dalam perut ikan tersebutlah Nabi Yunus terus memanjatkan doa kepada Allah SWT.

Allah SWT pun akhirnya mengabulkan doa Nabi Yunus. Ikan paus yang menelannya itu akhirnya menepi ke pinggir pantai dan memuntahkan tubuh Nabi Yunus ke daratan. Saat itu sang nabi berada dalam keadaan yang sangat lemah.

Setelah keluar dari mulut ikan paus dan kondisinya sudah kembali pulih, Nabi Yunus kembali pulang kepada kaumnya. Kaumnya yang kini sudah beriman kepada Allah pun menyambut kedatangan Nabi yunus dengan gembira.

Hal tersebut diabadikan pada surat Ash Shaffat ayat 147-148 yang artinya:

“Dan Kami utus dia (Yunus) kepada seratus ribu orang atau lebih. Lalu mereka beriman, karena itu Kami anugerahkan kenikmatan hidup kepada mereka hingga waktu yang tertentu.” (QS Ash Shaffat: 147-148).

Seperti itulah doa Nabi Yunus yang penuh dengan keutamaan dan manfaat bagi mereka yang membacanya dengan penuh kesungguhan.

Dari doa dan kisah Nabi Yunus tersebut, ada banyak hikmah dan pelajaran yang bisa diambil oleh orang-orang yang beriman.