Busi Motor Harus Segera Diganti

Waktuku.com5 Tanda Busi Motor Harus Segera Diganti, Busi merupakan komponen penting sepeda motor. Jika kamu terlambat mengganti busi motor, alhasil motor kamu akan mogok di tengah jalan ketika sedang digunakan. Dan pastinya akan membuat kamu kesal akan hal ini.

Melansir dari harianbernas, menurut Ilham Wahyudi, General GM Service PT. Surya Timur Sakti Jatim (STSJ) di Surabaya, ia memberitahukan beberapa gejala busi yang sudah saatnya minta diganti.

“Ada beberapa point gejala busi sudah mulai terdeteksi akan rusak, jadi sebaiknya jika mengalami beberapa gejala ini secepatnya dicek dan diganti sebelum terjadi mogok di tengah perjalanan,” kata Ilham Wahyudi.

Sebelum mengulas tentang tanda atau gejala busi harus kamu ganti. Ada baiknya, jika terlebih dahulu kita mengetahui apa fungsi dari busi itu sendiri.

Fungsi busi menghasilkan percikan api di ruang bakar. Percikan api busi meledakkan campuran antara udara dan bensin yang masuk ke ruang bakar. Dan dari ledakkan itulah, tenaga mesin dihasilkan yang ditandai dengan bergeraknya roda belakang.

Tentunya jika komponen pemercik api di ruang bakar ini bermasalah, tentu membuat kinerja atau performa mesin menurun, bahkan mesin bisa mati.

5 Tanda Busi Motor Harus Segera Diganti

Untuk itu, kamu harus mengetahui tanda-tanda atau gejala pada motor yang businya harus segera kamu ganti. Berikut ini 5 tanda busi motor harus segera diganti.

1. Dengarkan suara mesin saat motor sudah di hidupkan

Kamu bisa memeriksa suara sepeda motor kamu sedang dalam keadaan hidup. Yang perlu diperhatikan, yaitu jika suara mesin saat stasioner biasanya akan terdengar halus dan konstan. Namun, jika suara motor terdengar kasar dan serasa ada vibrasi atau terasa ada getaran yang dirasakan pada motor, bisa jadi busi motor kamu perlu diganti.

2. Mesin motor susah dihidupkan, baik menggunakan electrik starter atau kick starter

Ketika kamu akan menghidupkan motor, namun tak kunjung hidup. Entah itu mulai dari electrik starter sampai kick starter dilakukan pun masih tak kunjung hidup juga. Kemungkinan besar, jika seperti itu busi motor kamu perlu segera diganti.

Mesin motor yang tidak hidup, diakibatkan oleh busi yang tidak mampu memberi percikan api yang cukup di ruang bakar. Alhasil, mesin motor jadi susah untuk di nyalakan.

3. Mesin motor muncul gejala, seperti berhenti sesaat (delayed)

Namun, waktu di gas sedikit mesin kembali berkitir seperti biasa. Gejala itu kemungkinan terjadi missed fire dalam ruang bakar alias silinder, yang diakibatkan busi telah menurun kinerjanya.

4. Surging

Surging atau pasokan udara yang terlalu besar di ruang bakar. Busi akan cepat kotor dan kemudian mati apabila ada udara yang terlalu banyak masuk di ruang bakar. Hal ini, dikarenakan proses pembakaran yang tidak selesai di ruang bakar.

Kamu bisa memeriksa setelan angin yang masuk ke ruang bakar pada motor kamu. Agar udara tidak overload di ruang bakar demi mengantisipasi kerusakan busi di motor kamu.

5. Ketika motor digunakan, berakselerasi berasa tidak maksimum

Biasanya tarikan motor akan terasa tidak responsif ketika digeber dan membuat akselerasi tidak maksimal. Untuk mengatasi motor kamu yang tidak terkendalan dari masalah-masalah busi yang terlewat untuk diganti, maka dianjurkan sebaiknya periksalah secara rutin kondisi busi pada kelipatan 3.000 km dan ganti setiap 6.000 km

Dianjurkan ketika kamu sedang dalam perjalanan panjang dan jauh, ada baiknya untuk membawa busi cadangan. Semoga bermanfaat..

Dewabet